in: Notebook / Laptop | February 27, 2018 | by: Gatot Tri Yuwono

Review Notebook Gaming: Dell Inspiron Gaming 15 7577

Hasil Pengujian – System Benchmark

PCMark 7

PCMark 7 Creativity berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa sistem dalam melakukan viewing, editing, transcoding, dan storing file foto dan video.

PCMark 7 Entertainment berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa sistem dalam melakukan recording, viewing, streaming, dan transcoding acara televisi beserta film. Performa sistem dalam melakukan importing, organizing, dan browsing file musik beserta bermain game juga diuji disini.

PCMark 7 Productivity berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa sistem dalam melakukan loading halaman werbsite dan menjalankan aplikasi office kelas rumahan.

PCMark 7 Computation berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa komputasi CPU dan GPU.

PCMark7 Storage berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa komponen storage pada sebuah sistem.

PCMark 8

PCMark 8 Home berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna pada umumnya pada sistem rumahan mereka. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing, Writing, Casual Gaming, Photo Editing, dan Video Chat.

PCMark 8 Creative berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna tingkat lanjut pada sistem rumahan mereka. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing, Photo Editing, Batch Photo Editing, Video Editing, Media To Go, Mainstream Gaming, dan Video Group Chat. Pengujian ini memiliki beban lebih berat terhadap sistem dibandingkan PCMark 8 Home.

PCMark 8 Work berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna di lingkungan perkantoran. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing dan Writing.

PCMark 8 Storage berisi sekumpulan beban pengujian untuk mengukur performa komponen storage seperti HDD, SSD, dan Hybrid Drive pada sebuah sistem. Pengujian ini akan menguji performa storage pada aplikasi Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowerPoint, Adobe Photoshop, Adobe After Effects, World of Warcraft, & Battlefield 3.

PCMark 10

Cinebench

CINEBENCH R15 SS

Cinebench merupakan aplikasi pengujian untuk mengukur kemampuan prosesor atau graphics card saat melakukan render sebuah objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, semakin baik. Grafik di bawah merupakan hasil pengujian pada komponen prosesor.

Autodesk 3DS Max

3DS Max merupakan salah satu aplikasi 3D modeling populer dan umum digunakan di industri film, game, dan masih banyak lagi. Kami menggunakan aplikasi ini untuk menguji performa prosesor dalam melakukan render pada objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam satuan waktu yaitu detik. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin baik.

Blender

Blender merupakan aplikasi 3D modeling bersifat gratis dan juga open source. Kami menggunakan aplikasi ini untuk menguji performa prosesor dalam melakukan render pada objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam satuan waktu yaitu detik. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin baik.

Handbrake

Handbrake

Handbrake merupakan salah satu aplikasi transcoding video gratis yang cukup popular. Aplikasi tersebut mampu memanfaatkan sejumlah thread prosesor dan sangat menyukai prosesor dengan clock speed tinggi. Oleh karena itu aplikasi tersebut sangat ideal untuk menguji “kekuatan” sebuah prosesor. Hasil pengujian disajikan dalam average frame per second alias jumlah frame yang dapat dikonversi/diolah prosesor setiap detiknya.

Video SourceTears Of Steel (3840 x 1714 pixels; H.264; Bitrate 73,244 Mb/s; Total Frame 17616)

Video Output: 1920 x 1080 pixels (H.264; Handbrake Normal Preset)

Video SourceTears Of Steel (3840 x 1714 pixels; H.264; Bitrate 73,244 Mb/s; Total Frame 17616)

Video Output: 1920 x 1080 pixels (H.265; Handbrake Normal Preset)

Photoshop CC

Photoshop CC merupakan aplikasi manipulasi gambar versi terbaru dari Adobe. Kami masih menguji menggunakan Action bernama Photoshop Speed Test yang telah sedikit kami modifikasi untuk lebih mencerminkan operasi-operasi yang biasa dilakukan apabila bekerja dengan Photoshop.

Storage Test

Crystal Disk Mark

SSD
HDD

Temperature

Suhu Operasional

Pengujian performa sistem pendingin Dell Inspiron Gaming 15 7577 di skenario rendering 3D dengan prosesor menunjukkan hasil yang cukup memuaskan. Temperatur kerja prosesor tampak masih relatif aman di bawah 90 °C. Terlebih temperatur seperti itu dicapai dengan menggunakan kecepatan kipas Auto saja. Memang cukup disayangkan laptop gaming ini tidak menyediakan opsi pengaturan kipas yang memungkinkan temperatur kerja dapat ditekan lebih rendah lagi meskipun akan menyebabkan tingkat kebisingan meningkat.

Pengujian temperatur kerja GTX 1060 Max-Q di Dell Ispiron Gaming 15 7577 sukses membuat kami tercengang tidak percaya. Siapa menyangka jika sebuah graphics card sekelas GTX 1060 Max-Q, dengan sistem pendingin laptop, dapat bekerja pada temperatur di bawah 65 °C. Jarang sekali kami dapat menemukan graphics card laptop yang memiliki temperatur kerja serendah ini terlebih dengan level performa sekelas GTX 1060 Max-Q. Bahkan GTX 1060 Max-Q atau GTX 1050 sekalipun yang pernah kami uji, temperatur kerja selalu tercatat lebih tinggi di rentang 70-80 °C. Temperatur kerja serendah itu membuat resiko thermal throttling menjadi lebih kecil dan graphics card dapat mengerahkan performa maksimal secara terus-menerus.

Menariknya lagi, temperatur kerja prosesor di skenario gaming ternyata tidak banyak berbeda dengan rendering 3D. Tentu hal ini menjadi nilai positif mengingat desain sistem pendingin yang digunakan membuat komponen prosesor dan graphics card dapat memanaskan satu sama lain.

Thermal Imaging

Untuk melihat titik panas pada permukaan bodi laptop, kami menjalankan game Metro Last Light selama beberapa waktu lalu melakukan pengukuran dan pemotretan thermal imaging. Pemotretan thermal imaging menggunakan perangkat FLIR ONE. Area dengan warna paling terang menunjukkan temperatur paling tinggi.

Area sebaran panas Dell Ispiron Gaming 15 7577 dengan warna paling terang berada di dekat engsel layar. Warna paling terang memang menunjukkan tempat dimana komponen prosesor dan graphics card berada sehingga memiliki temperatur paling tinggi.

Temperatur tombol ASDW masih tergolong baik dan masih belum melebihi temperatur normal tubuh manusia. Tombol tidak terasa hangat saat disentuh sehingga membuat sesi memainkan game dalam durasi lama menjadi lebih nyaman.

Sementara itu pada area tengah keyboard kami menjumpai temperatur berada di kisaran 40 °C saja. Sudah berada di atas temperatur normal tubuh manusia tetapi mungkin sensasi hangat masih agak sulit untuk dirasakan. Lagipula tombol keyboard di area ini cukup jarang digunakan saat memainkan game dan temperatur tombol keyboard tidak akan menyentuh angka setinggi itu saat digunakan untuk melakukan aktivitas ringan seperti mengetik.

Temperatur tombol di area numeric pad tampak lebih rendah dibandingkan tombol ASDW yang membuatnya tetap nyaman digunakan dalam waktu lama.

Temperatur pada area dimana komponen prosesor dan graphics card berada menujukkan angka sekitar 46 °C. Akan terasa hangat saat disentuh tetapi tidak akan memberikan rasa sakit atau tidak nyaman.

Temperatur area palm rest serta touchpad menunjukkan angka sangat baik di bawah 35 °C. Telapak tangan menjadi terbebas dari sensasi hangat yang mungkin dapat membuat rasa tidak nyaman saat memainkan game.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8
Tags:

Share This: