in: News | March 20, 2018 | by: Bhisma Sidarto

AMD Potong Harga Ryzen

AMD umumkan bahwa mereka akan memotong harga dari prosesor Ryzen yang beredar di pasaran. Pemotongan harga ini meliputi dua buah SKU Ryzen Threadripper, tiga buah prosesor Ryzen 7, tiga buah prosesor Ryzen 5 dan dua buah prosesor Ryzen 3. Pemotongan harga ini bisa dianggap sebagai signal kedatangan prosesor Ryzen 2 “Pinnacle Ridge”.

Beberapa prosesor yang dipotong harganya antara lain adalah Ryzen 7 1800X, 1700X dan Ryzen 1700. Dengan harga awal USD 349, 309 dan 299, harga baru untuk prosesor ini adalah USD 329,289 dan 275. Masing-masing prosesor mendapatkan potongan harga sebesar USD 20. Untuk jajaran Ryzen 5, CPU yang mendapatkan potong harga adalah 1600X, 1500X dan 1400. Masing-masing juga mendapatkan potongan harga sebesar USD 20. Harga baru dari prosesor tersebut adalah USD 198 untuk Ryzen 5 1600X, USD 169 untuk Ryzen 5 1500X dan USD 149 untuk Ryzen 5 1400. Potongan harga juga diterima oleh lini Ryzen 3. Untuk lini ini potongan harga yang diterima lebih kecil dari dua lini diatasnya. Untuk Ryzen 3 1300X yang tadinya dihargai USD 129, sekarang hadir dengan harga USD 115. Sedangkan Ryzen3 1200 yang tadinya dijual dengan harga USD 109, setelah dipotong harganya menjadi USD 94.

Yang mengejutkan adalah AMD juga memotong harga dari prosesor Ryzen Threadripper. Potongan harga yang diberikan tidak tanggung-tanggung. Threadripper 1950X yang dijual dengan harga USD 999, dipotong harganya menjadi USD 869! Harganya dipotong sebesar USD 130! Sedangkan Threadripper 1920X juga mendapatkan potongan harga yang sama, menjadikan prosesor yang tadinya dijual sebesar USD 799, menjadi USD 699. Berdasarkan roadmap yang sempat bocor di internet, penerus dari Threadripper generasi pertama ini takkan diumumkan sampai pertengahan 2018. Tidak ada alasan AMD untuk ikut memotong harga prosesor HEDT ini. Banyak yang berspekulasi bahwa pemotongan harga ini bertujuan untuk menekan Intel di area HEDT. Saat ini Core i9 milik Intel dinilai sebagai prosesor yang bertenaga tetapi memiliki harga yang tidak wajar. Sejak hadirnya Threadripper, Core i9 semakin terdesak karena platform AMD ini menawarkan price-to-performance lebih baik dari produk Intel. Dengan diturunkannya harga Threadripper akan membuat pengguna semakin tidak punya alasan untuk memiliki Core i9 untuk HEDT.

Mari kita tunggu potongan harga ini hadir di Indonesia. Jika benar terjadi, kemungkinan besar kita akan menyaksikan perang harga yang cukup sengit di pasar tanah air. Tentunya pengguna akan lebih diuntungkan karena mempunyai lebih banyak pilihan untuk merakit PC.

Sumber: Anandtech

Tags: