in: Highlights - Notebook / Laptop | April 3, 2018 | by: Gatot Tri Yuwono

Review Gigabyte Aero 15X v8: Kencang, Tipis, dan Terjangkau dengan Core i7 8750H

Konsumsi Daya

Note: Total system power consumption (In Watts)

Laptop gaming dengan prosesor Core i7 7700HQ umumnya akan memiliki konsumsi daya sekitar 80 Watt di pengujian Blender. Oleh karena itu tidak aneh jika konsumsi daya Core i7 8750H di Gigabyte Aero 15X v8 menorehkan angka di kisaran 100 Watt akibat penambahan core prosesor. Kenaikan masih tergolong wajar.

Battery Life

Setting: Windows Power Option – Balanced | Windows Brightness – 50% | Speaker Volume – 25 % | Airplane Mode – On (Video Playback) | WiFi On & Bluetooth Off (YouTube)

Masifnya kapasitas baterai Gigabyte Aero 15X v8 dengan 94,24 Wh dan hadirnya teknologi NVIDIA Optimus ternyata sukses membuat daya tahan baterai menembus lebih dari 5 jam di skenario non-gaming. Hasil yang menarik mengingat laptop ini diuji dengan setting kecerahan 50% dari Windows 10 dan ia menggunakan layar 144 Hz. Sayang sekali karena terbatasnya waktu pengujian Gigabyte Aero 15X v8 membuat kami belum sempat menguji daya tahan baterai di skenario gaming.

Untuk aktivitas yang dilakukan tidak secara terus menerus dengan memberikan jeda, daya tahan baterai seharusnya dapat bertahan lebih lama. Penggunaan sistem operasi, setting, dan aplikasi berbeda juga akan karakter penggunaan baterai akan berbeda. Akan tetapi cukup disayangkan proses pengisian batere memakan waktu lebih lama daripada saat menghabiskannya.

Kesimpulan

Core i7 8750H – Prosesor ini terhitung sukses memberikan performa komputasi luar biasa pada Gigabyte Aero 15X v8. Bahkan dengan menggunakan konfigurasi single channel, tidak ada prosesor laptop dalam daftar pengujian kami yang dapat mengimbangi kemampuan Core i7 8750H di Gigabyte Aero 15X v8. Meningkatnya core sekaligus thread prosesor membuat Core i7 8750H mampu meninggalkan jauh pendahulunya Core i7 7700HQ dengan selisih performa mencapai 60%.

Dengan DUA BELAS thread, Core i7 8750H membuat Gigabyte Aero 15X v8 sangat siap menangani komputasi berat baik di skenario gaming ataupun non-gaming. Terlebih laptop ini juga telah dilengkapi memori/RAM dengan kapasitas besar dan storage super cepat SSD. Cocok sekali untuk mereka yang berkutat di dunia 3D-modellingediting kelas profesional untuk gambar/video/audio, pembuatan animasi, CAD, dan masih banyak lagi. Performa Core i7 8750H di Gigabyte Aero 15X v8 pada dasarnya sudah tergolong luar biasa kencang tetapi seharusnya akan lebih optimal lagi jika menggunakan konfigurasi dual channel memory. Penggunaan SSD sebagai storage utama pun membuat Gigabyte Aero 15X v8 menjadi lebih responsif dan gesit saat digunakan. Proses loading aplikasi editing dan game juga menjadi lebih cepat.

GTX 1070 Max-Q – Meskipun graphics card ini merupakan versi hemat daya dari GTX 1070 Laptop, hasil pengujian kami menunjukkan kemampuan yang luar biasa. Terlebih GTX 1070 Max-Q di Gigabyte Aero 15X v8 dipadukan dengan layar Full HD yang membuat tingkat frame rate dapat dengan mudah menembus angka ratusan fps di sejumlah game yang kami uji. Tentu saja tingkat frame rate setinggi itu sangat ideal dengan digunakannya layar 144 Hz yang membuat pengalaman memainkan game semakin sempurna dengan tampilan animasi pergerakan yang lebih mulus.

GTX 1070 Max-Q memang membuat Gigabyte Aero 15X v8 siap menjalankan game keluaran terbaru sekalipun dengan lancar di tingkat kualitas visual maksimal. Kapasitas masif memori/VRAM 8 GB pun membuat Gigabyte Aero 15X v8 siap menangani game masa kini yang memakan banyak tempat di dalam chip GDDR5. Dan tentu saja Gigabyte Aero 15X v8 siap menjadi sistem untuk menampilkan konten VR (Virtual Reality) secara sempurna, yang dapat dibawa kemana saja dengan mudah.

Kami juga menemukan hal menarik dari hasil pengujian kami di Gigabyte Aero 15X v8. GTX 1070 Max-Q seharusnya memiliki level performa dibawah GTX 1070 Laptop akibat penggunaan kecepatan kerja lebih rendah. Akan tetapi pada sejumlah game yang sangat menyukai prosesor kencang dan bertenaga, performa GTX 1070 Max-Q dapat mengimbangi atau bahkan melebihi kemampuan GTX 1070 Laptop. Core i7 8750H tampaknya menjadi kunci terjadinya kondisi seperti itu.

Cooling Performance – Menjinakkan prosesor dan graphics card performa tinggi di laptop gaming tipis memang menjadi tantangan tersendiri untuk produsennya. Kami sendiri cukup terkejut dengan hasil uji performa sistem pendingin Gigabyte Aero 15X v8 mengingat pada versi ini, Gigabyte kembali menipiskan bodi yang sebelumnya sudah tergolong tipis. Untuk laptop gaming setipis ini, performa sistem pendingin dapat dikatakan nyaris memuaskan. Temperatur graphics card memang tidak mengkhawatirkan kami tetapi justru komponen prosesor yang sedikit mengkhawatirkan kami saat menjalankan game. Memang tergolong tinggi tetapi untunglah tidak terjadi gejala kestabilan akibat tingginya temperatur. Untungnya di skenario render 3D temperatur kerja Core i7 8750H mampu dijinakkan sepenuhnya oleh pendingin Gigabyte Aero 15X v8 sehingga berada di level yang aman.

Overall – Untuk saat ini belum ada kepastian berapa harga resmi Gigabyte Aero 15X v8. Akan tetapi kemungkinan ia akan berada di kelas harga 30 jutaan rupiah dengan menyertakan sistem operasi Windows 10. Harga yang ditawarkan memang terasa tinggi akan tetapi untuk apa yang ditawarkan seperti prosesor 6-core, RAM 16 GB, 512 GB SSD PCIe, GTX 1070 Max-Q, layar IPS 144 Hz dengan bezel super tipis, harga tersebut rasanya pantas dibayarkan. Harga seperti itupun tergolong terjangkau mengingat tidak banyak laptop gaming super tipis dengan fitur semewah itu ada di kelas harga 30 jutaan. Bodi alumunium super tipis nan ringan, per-key RGB backlit keyboard, Thunderbolt 3, Wi-Fi ac, dan juga memory card reader menjadi nilai tambah tersendiri laptop gaming ini selain tingginya spesifikasi komponen utama laptop

Kelebihan

(+) Bezel layar super tipis membuat bodi seperti laptop 14 inci

(+) Tipis hanya 18 mm

(+) Ringan dengan 2 kg

(+) Bodi alumunium

(+) Performa komputasi luar biasa kencang dengan prosesor hexa core

(+) Performa gaming memuaskan di kelasnya

(+) Temperatur kerja GTX 1070 Max-Q rendah

(+) Kecepatan kipas dapat diatur dengan pilihan pengaturan melimpah

(+) Dukungan kapasitas memori/RAM hingga 32 GB

(+) Layar IPS 144 Hz dengan sertifikasi X-Rite Pantone

(+) 512 GB SSD M.2 NVMe PCIe 3.0 x4

(+) Dua slot M.2

(+) Keyboard dengan per-key RGB

(+) Satu port USB 3.1 Gen 2

(+) Dua port USB 3.1 Gen 2

(+) Thunderbolt 3.0

(+) HDMI

(+) Mini Display Port

(+) Wi-Fi ac

(+) Bluetooth V4.2

(+) Kapasitas baterai masif, 94,24 Wh

(+) Daya tahan baterai panjang di skenario non-gaming

(+) Ventilasi mengarah ke belakang

(+) Area keyboard untuk memainkan game bebas paparan panas tinggi

(+) Utility pendukung melimpah dengan fungsi lengkap

(+) Charger laptop sangat ringan dan ramping untuk kemampuannya

(+) Charger laptop dilengkapi port USB untuk pengisian daya

Kekurangan

(-) Temperatur prosesor tinggi di skenario gaming

(-) Bekas sentuhan mudah membekas di bodi

(-) Desain ventilasi buangan menyebabkan paparan panas tinggi pada layar

(-) Posisi kamera laptop tidak biasa dan kurang nyaman

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES