in: Article - Highlights | April 12, 2018 | by: Tim Jagat Review

Wujudkan Server Konten Impian dengan NAS Synology dan HDD Seagate

Advertorial dari Seagate

Content creator di era saat ini tentunya sudah tidak asing lagi dengan video 360°, video 4K, atau bahkan video 8K. Ya, konten-konten seperti itu memang sudah makin umum dicari, dan didukung pula oleh banyak platform di Internet, sehingga wajar saja bila peminatnya makin banyak. Namun, makin diminatinya konten-konten seperti itu menghadirkan tantangan tersendiri bagi content creator bila mereka ingin menyediakan konten “modern” seperti itu.

Tantangan Besar untuk Konten “Modern”

Satu hal yang umumnya menjadi tantangan terkait dengan konten “modern” di kalangan content creator adalah menyimpan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat konten tersebut serta konten hasil kerja mereka. Ukuran file bahan dan hasil konten video 360° dan video 4K/8K tentu sangatlah besar, terutama bila disimpan di kualitas terbaiknya. Selain itu, ada juga kebutuhan untuk mengelola file-file bahan konten serta konten yang dibuat, dan mungkin saja mengamankannya agar hasil kerja tidak hilang begitu saja bila terjadi masalah di komputer kerja mereka, para content creator.

Content creator adalah profesi yang banyak berurusan dengan data berukuran besar

Kebutuhan yang ada tersebut mengarahkan content creator untuk membangun server konten mereka sendiri, yang akan membantu menyimpan, mengelola, serta mengamankan konten-konten mereka. Salah satu bentuk server konten yang paling banyak digunakan adalah Network Attached Storage (NAS), yang memang merupakan perangkat penyimpanan data yang fleksibel, mudah digunakan, serta menawarkan berbagai kegunaan menarik. NAS, untuk content creator, bisa dikatakan adalah server konten impian yang bisa membantu mereka dalam keseharian mereka.

Server Konten Impian Content Creator: Seperti Apa?

Melihat ukuran konten saat ini yang semakin besar, tempat penyimpanan data yang mendukung kapasitas besar tentu saja makin dibutuhkan oleh content creator. Dalam hal ini, NAS memang mendukung kapasitas yang besar, bahkan lebih besar dari yang ditawarkan oleh kapasitas dari satu HDD, karena NAS memang bisa “menggabungkan” kapasitas beberapa HDD menjadi satu. Selain itu, untuk keamanan data, NAS juga bisa menduplikasi isi dari HDD ke HDD lain secara otomatis, yang tentunya akan membantu mempertahankan data mereka dari ancaman hilang karena kerusakan HDD. Fungsi-fungsi dasar itu tampaknya bisa jadi bagian dari server konten impian content creator, tetapi sebenarnya NAS masa kini bisa menawarkan lebih dari itu, dan membuat banyak mimpi lain dari content creator jadi kenyataan.

NAS mendukung penggunaan lebih dari 1 HDD, untuk kapasitas maupun backup

Selain fungsi-fungsi dasar tersebut, NAS masa kini juga dibekali dengan fitur yang lebih modern, seperti menjadi personal cloud, di mana pengguna bisa mengakses file-file yang ada di dalamnya dari mana saja selama NAS dan pengguna terhubung ke Internet. Selain itu, ada juga fitur backup otomatis dari komputer ke NAS, yang memastikan pengguna memiliki backup data penting mereka, sekalipun mereka lupa untuk melakukan backup otomatis. Kedua fitur ini seharusnya akan banyak membantu keseharian dari content creator.

Bila masih dirasa kurang, NAS masa kini juga menawarkan fitur multimedia server, yang juga akan berguna bagi content creator. Mereka bisa menyimpan konten hasil kreasi mereka di NAS, kemudian mengakses konten tersebut dengan melakukan streaming dari perangkat-perangkat lain, sehingga mereka tidak perlu harus selalu mengkopi konten berukuran besar ke perangkat-perangkat lain hanya untuk menunjukkan seperti apa kreasi konten yang mereka ciptakan. Ada juga fitur yang memungkinkan data di dalam NAS tidak bisa diakses oleh sembarang orang, yang memastikan file-file di dalamnya aman, tidak jatuh ke tangan yang salah.

Contoh NAS Impian Content Creator: Synology DS218+

Salah satu contoh NAS yang sesuai dengan konsep server konten impian content creator di atas adalah Synology DS218+. NAS yang satu ini mendukung kapasitas maksimal hingga 2x lipat kapasitas terbesar HDD yang ada saat ini, dengan memanfaatkan fitur RAID 0. Atau, bila pengguna ingin mengamankan data mereka, mode RAID 1 bisa dipilih, yang akan membuat NAS ini secara otomatis menyimpan data di dua HDD di dalamnya, sehingga bila salah satu HDD rusak, pengguna masih memiliki satu HDD dengan isi sama persis yang bisa mereka akses.

Fitur DS Cloud dan Quick Connect yang ditawarkan juga memungkinkan pengguna mengakses isi dari NAS tersebut dari mana saja, sehingga content creator bisa memamerkan karya mereka tanpa harus membawa konten tersebut ke mana saja mereka bepergian. DS Video dan Video Station juga memungkinkan untuk melakukan streaming konten multimedia, hingga resolusi 4K, langsung dari file konten yang tersimpan dalam NAS, ke perangkat lain. Sementara saat mereka mendapatkan bahan konten baru yang menarik, mereka juga bisa menyimpan konten-konten itu ke NAS, bahkan secara otomatis melalui fitur sinkronisasi yang hadir dalam paket Cloud Station Suite, di manapun mereka berada, selama terhubung ke Internet.

Memanfaatkan DS Video di NAS Synology, konten bisa ditampilkan ke perangkat pintar apa saja di rumah.

Terakhir, untuk keamanan data, fitur-fitur lengkap dalam DiskStation Manager pun bisa melindungi data pengguna, termasuk konten-konten penting. Pengguna bisa mengatur dengan mudah siapa saja yang berhak mengakses konten yang ada di dalam NAS, baik dari jaringan lokal, maupun cloud access dari Internet, termasuk dengan memanfaatkan 2-step verification yang menjamin akses benar-benar diberikan oleh pemilik NAS. Selain itu, ada juga fitur enkripsi, sehingga data di dalam NAS benar-benar tidak bisa diakses oleh yang tidak berkepentingan, termasuk dengan cara paksa, misalnya melepas HDD di dalam NAS dan membuka HDD tersebut dari perangkat lain. Jadi, Synology DS218+ ini benar-benar menawarkan fitur-fitur yang harus ada dalam server konten impian content creator.

Memilih HDD untuk NAS

Satu hal yang harus diperhatikan, NAS tentu saja membutuhkan HDD agar bisa berfungsi sebagai server konten. Tidak semua HDD cocok untuk dipasang ke dalam NAS. Karena NAS digunakan dengan cara yang berbeda dari komputer kita sehari-hari, HDD yang dipasang di dalam NAS pun harus bisa mengakomodasi cara penggunaan yang berbeda itu. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih HDD untuk NAS adalah:

  • Siap untuk Kerja Keras: kerja keras di sini mengacu ke tuntutan HDD di dalam NAS harus bisa bekerja secara non-stop dan menangani lebih banyak akses data di dalamnya secara bersamaan. NAS memang berbeda dari PC, di mana NAS biasanya dihidupkan terus-menerus, tidak seperti PC yang hanya dihidupkan saat pengguna membutuhkannya, sehingga saat pengguna tetap bisa mengakses data di dalamnya dari manapun dan kapanpun. Selain itu, akses NAS, di mana HDD bisa saja harus menangani lalu lintas data, baik pembacaan maupun penulisan, dari beberapa sumber sekaligus, membuat HDD NAS dituntut siap melakukan “multitasking“.

    NAS bisa saja harus menangani akses sekaligus dari beberapa perangkat, dan HDD di dalamnya pun tentu harus bekerja keras.
  • Daya Tahan Tinggi: lingkungan kerja HDD NAS juga umumnya bisa dikatakan sebagai lingkungan yang kurang bersahabat untuk HDD, di mana di sebuah ruang yang terbilang sempit, beberapa HDD bekerja keras bersama-sama, sehingga bisa saja menghasilkan suhu tinggi dan tingkat getaran di atas batas normal. Hal ini menuntut daya tahan yang sangat baik dari HDD NAS, agar tetap bisa menjalankan fungsi mereka dengan baik, sembari mempertahankan fungsi itu dalam jangka waktu panjang.

    HDD NAS harus bisa bekerja dengan baik di lingkungan yang sangat menuntut daya tahan tinggi.
  • Cocok untuk Lingkungan Multi-Drive: NAS umumnya digunakan dalam mode di mana dua atau lebih HDD harus bisa bekerja secara bersama-sama. Ini menuntut HDD untuk bisa melakukan optimasi untuk beban kerja yang mereka terima, sehingga kinerja NAS secara keseluruhan tidak terganggu, dan aktivitas pengguna pun menjadi terganggu juga.

Mengakomodasi kebutuhan-kebutuhan tersebut, produsen HDD kini menawarkan lini khusus untuk produk mereka yang ditujukan secara khusus untuk NAS. HDD itu pastinya menawarkan kemampuan yang berbeda dari HDD untuk PC biasa. Seperti salah satunya produk dari Seagate ini.

HDD NAS yang Andal dan Terpercaya: Seagate IronWolf

Seagate memberi nama IronWolf untuk lini HDD NAS mereka. HDD IronWolf ini secara khusus didesain agar bisa bekerja non-stop 24/7 bahkan di lingkungan yang kurang bersahabat, dengan toleransi suhu operasi yang lebih tinggi dari HDD pada umumnya, mencapai 70 °C. Seluruh HDD IronWolf juga memiliki Rotational Vibration (RV) Sensor, yang memungkinkan HDD mengatasi potensi bahaya dari getaran saat beroperasi di dalam NAS. Ini memungkinkan HDD IronWolf untuk tetap bisa bekerja dengan optimal di kondisi yang seharusnya sudah membuat HDD biasa tidak bisa bekerja dengan baik, atau bahkan menyerah.

Agar bisa bekerja di lingkungan multi-drive dengan baik, Seagate menanamkan fitur AgileArray di dalam HDD IronWolf, yang memungkinkannya mendukung RAID dengan optimal, salah satunya berkat teknologi Dual-Plane Balancing di dalamnya. Selain bisa menawarkan konsumsi daya rendah karena optimasi kerja dari beberapa HDD IronWolf yang terpasang di dalam satu NAS, kinerja yang optimal dari HDD di dalam NAS juga memungkinkan NAS tidak menghasilkan tingkat kebisingan tinggi, baik dari putaran HDD maupun kipas, serta menurunkan suhu operasi NAS secara keseluruhan. Semua hal ini juga akan berpengaruh terhadap daya tahan HDD.

Tidak ketinggalan, HDD IronWolf ini dibekali dengan kapasitas besar, hingga 12 TB (10 TB untuk varian yang tersedia di Indonesia), dengan cache besar, 256 MB, yang mendukung operasi “multitasking” dengan baik. HDD IronWolf ini juga dilindungi dengan IronWolf Health Management (IHM), yang memungkinkan deteksi kondisi HDD dan informasinya bisa diakses dengan mudah oleh pengguna. Bila digunakan di dalam produk NAS dari Synology, informasi yang diberikan IHM ini pun bisa diakses dari user interface NAS tersebut, memungkinkan pengguna melakukan tindakan pencegahan dan pengamanan data sebelum terjadi masalah yang bisa saja membuat data berharga hilang.

Jadi, untuk content creator atau siapa saja yang ingin membuat server konten impian, NAS, terutama produk dari Synology, bisa dijadikan basis dari server konten impian itu. NAS Synology secara umum sudah menyediakan fitur yang dibutuhkan dari sebuah server konten impian, yang bisa memudahkan penggunanya dalam menyimpan dan mengelola konten, serta mendukung aktivitas penggunanya, di mana saja mereka berada. Namun, untuk mendapatkan yang terbaik dari server konten impian tersebut, HDD yang cocok digunakan di dalam NAS juga harus digunakan, seperti Seagate IronWolf ini. Kombinasi NAS Synology dan HDD NAS Seagate IronWolf memastikan server konten siap bertugas 24/7, kapanpun dibutuhkan oleh pengguna, siap menangani beban kerja “multitasking” berat, serta menawarkan daya tahan penggunaan yang tinggi, dibarengi dengan konsumsi daya yang rendah untuk performa optimal yang ditawarkan.

Advertorial dari Seagate

Tags: