in: Audio | May 3, 2018 | by: Dian Syarifuddin

Hands-On Review Headphone: Sennheiser HD 4.40 BT

Headphone dengan mengusung konektivitas wireless, saat ini boleh dikatakan sudah mulai memenuhi pasar Indonesia. Para produsen terkemuka mulai berkompetisi menghadirkan headphone wireless terbaiknya, mulai dari yang ditujukan untuk kalangan mid-range hingga hidh-end. Melihat tren headphone wireless yang makin berkembang saat ini, Sennheiser tampaknya tidak begitu gentar dalam menghadapi persaingan. Produsen terkemuka asal Jerman ini kembali lagi menambah keluarga baru headphone wireless dari HD 4 Series dengan nama Sennheiser HD 4.40 BT. Ingin mengenal lebih jauh tentang headphone wireless Sennheiser yang satu ini? Berikut ulasan lengkapnya!

Spesifikasi:

  • Impedance: 18 ohm
  • Frequency Response: 18 – 22.000 Hz
  • Frequency Response Microphone: 100 – 10.000 Hz
  • Koneksi: Bluetooth & Audio Jack 3.5mm
  • Sensitivity: 113dB

Kemasan dan Paket Penjualan

Kemasan tampak depan

 

Kemasan tampak belakang
Paket penjualan Sennheiser HD 4.40 BT
Buku petunjuk pemakaian dan informasi garansi
Tersedia kabel charger dan audio jack 3.5mm
Tersedia kantung khusus

 

Desain

Secara desain, Sennheiser HD 4.40 BT mungkin boleh dibilang memiliki desain yang sangat mirip dengan headphone Sennheiser lainnya, yaitu HD 4.30. Desainnya teramat sangat mirip, bahkan dengan kabel audio jack yang dapat dilepas. Sennheiser HD 4.40 BT tampaknya bakal bisa dijadikan sebagai teman setia di perjalanan Anda, baik itu di kereta, mobil atau pesawat, karena dapat dilipat. Tersedia pula sebuah pouch (kantung) khusus yang cukup lembut untuk melindunginya dari benda keras saat disimpan di dalam tas untuk dibawa bepergian.

Sennheiser HD 4.40 BT memiliki rancangan over ear pada earpad-nya. Namun ukurannya boleh dibilang tidak terlalu besar. Earpad pada headphone ini menggunakan busa yang cukup lembut dan dibungkus dengan bahan kulit sintetis. Pada bagian headband bagian dalamnya dilapisi dengan bahan karet yang terasa cukup lembut saat hinggap di kepala.

Penggunaan

Dari segi penggunaannya kami tidak menemukan kendala sama sekali. Bila baterai pada Sennheiser HD 4.40 BT ini habis, Anda tentunya bisa memanfaatkan kabel audio jack 3.5mm yang sudah tersedia dalam paket penjualannya. Perlu diingat bahwa desain audio jack untuk slot headphone memiliki rancangan khusus pengunci sehingga kabel tidak akan mudah lepas dari headphone.

Untuk melakukan konektivitas Bluetooth pada perangkat lain seperti smartphone, tablet atau laptop, Anda hanya perlu menekan tombol power dalam beberapa detik sampai lampu LED indikator menyala kelap-kelip biru dan merah. Hal ini menandakan bahwa headphone siap untuk melakukan pairing Bluetooth ke perangkat mobile yang Anda miliki. Apabila smartphone atau tablet Anda sudah dilengkapi dengan fitur NFC (Near Field Communication) Anda bisa melakukan pairing dengan mudah cepat pada headphone ini.

Ketika Sennheiser HD 4.40 BT sudah terhubung, Anda tak perlu repot lagi menggunakan perangkat mobile Anda saat ingin melakukan beberapa pengaturan karena headphone ini sudah memiliki dua tombol pengaturan di antaranya untuk meningkatkan/menurunkan volume dan next/prev daftar lagu. Pada tombol next/prev ini, Anda juga bisa melakukan play/pause atau mengangkat telepon masuk dengan cara menekannya.

Nyaman digunakan

Soal penggunaannya, kami merasakan kenyamanan yang cukup baik saat kami membawa headphone ini bepergian. Dengan kendali dua tombol pada bagian kanan headphone membuat kami mudah untuk melakukan pengaturan seperti next/prev lagu, meningkatkan/menurunkan volume. Ketika menerima telepon, microphone juga berfungsi dengan baik.

Earpad dengan busa yang lembut serta dibungkus dengan kulit sintetis ternyata tidak membuat sekitar telinga terasa panas atau gerah dalam waktu cepat. Namun ketika sudah memasuki pemakaian dalam jangka waktu lama, sekitar telinga mulai terasa berkeringat dan hal ini tentunya bisa dibilang cukup wajar. Pada bagian headband yang sudah dilapisi dengan bahan karet yang cukup lembut juga terasa cukup nyaman saat hinggap di kepala. Headband juga terasa tidak licin ketika menyentuh rambut dan tidak terlalu menekan di kepala.

Daftar Isi
Pages: 1 2
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES