in: Notebook / Laptop | May 30, 2018 | by: Gatot Tri Yuwono

Review Notebook AMD Ryzen: Lenovo IdeaPad 720S-13ARR

Battery Life

Setting: Windows Power Option – Balanced | Windows Brightness – 50% | Speaker Volume – 25 % | Airplane Mode – On (Video Playback) | WiFi On & Bluetooth Off (YouTube)

Dengan kapasitas baterai hanya sebesar 48 Wh dan pengujian dilakukan di tingkat kecerahan layar 50%, daya tahan baterai Lenovo IdeaPad 720S-13ARR tergolong memuaskan. Laptop ini bahkan masih mampu bertahan selama 4 jam dengan tenaga baterai di PCMark 8 Work, yang mensimulasi aktivitas pengguna di lingkungan perkantoran, yang dilakukan secara terus menerus tanpa henti. Untuk skenario penggunaan sesungguhnya dimana pengguna akan melakukan rehat beberapa kali saat menggunakan laptop, daya tahan baterai Lenovo IdeaPad 720S-13ARR seharusnya dapat bertahan lebih lama lagi. Terlebih jenis aplikasi dan pengaturan pada Windows 10 juga akan mempengaruhi daya tahan baterai.

Kesimpulan

Ryzen 7 2700U (CPU) – Meskipun hadir dengan menggunakan konfigurasi single channel memory dengan kecepatan 2133 MHz, Ryzen 7 2700U ternyata mampu menawarkan kemampuan jauh di atas pendahulunya. Dibandingkan FX 9800P (Dual Channel – 1866 MHz) yang merupakan APU 7th Gen 15 Watt paling kencang, Ryzen 7 2700U menawarkan performa sekitar 2,3X saat diuji pada simulasi render 3D dengan menggunakan Cinebench. Akan tetapi cukup disayangkan, pada Lenovo IdeaPad 720S-13ARR performa puncak Ryzen 7 2700U hanya dapat dipertahankan dalam durasi tidak terlampau lama di skenario penggunaan yang akan membebani seluruh core prosesor secara terus menerus di 100% seperti kami temukan di aplikasi Blender, Handbrake, dan saat pengujian Cinebench R15 memasuki iterasi ketiga.

Pengujian yang kami lakukan memperlihatkan penurunan kecepatan kerja dari sekitar 2,5-2,6 GHz menjadi 1,5-1,6 GHz setelah durasi tertentu yang mengakibatkan penurunan performa secara signifikan. Kemungkinan besar hal ini dilakukan agar temperatur kerja laptop tetap berada pada batas aman dengan kemampuan sistem pendingin seperti itu. Walaupun Ryzen 7 2700U di Lenovo IdeaPad 720S-13ARR mengalami penurunan performa seperti itu, kemampuan yang ditawarkan ternyata masih tetap jauh lebih kencang daripada FX 9800P. Seperti dapat terlihat di pengujian 3DS Max yang memakan durasi pengujian sangat lama memperlihatkan Ryzen 7 2700U tetap mampu menyelesaikan proses rendering sekitar 37% lebih cepat dibandingkan FX 9800P. Skor Cinebench R15 Ryzen 7 2700U saat mengalami penurunan performa pun masih unggul sekitar 46% dibandingkan FX 9800P yang pernah kami uji sebelumnya. Untuk skenario penggunaan yang tidak membebani seluruh core secara terus menerus di 100%, performa puncak Ryzen 7 2700U seharusnya dapat terus dinikmati selama sesi penggunaan sehari-hari.

Radeon RX Vega 10 Graphics – Hadir menggunakan konfigurasi single channel memory dengan kecepatan 2133 MHz, kami memang tidak berharap banyak pada kemampuan Radeon RX Vega 10 Graphics di skenario gaming di laptop Lenovo IdeaPad 720S-13ARR. Jika Anda mencari laptop untuk aktivitas gaming serius, masih ada banyak pilihan lain di kelas harga Lenovo IdeaPad 720S-13ARR. Gaming tampaknya tidak menjadi terget skenario penggunaan laptop ini meskipun ia dilengkapi IGP sekelas Radeon RX Vega 10 Graphics. Lenovo IdeaPad 720S-13ARR sendiri masih cukup mumpuni untuk menjalankan sejumlah game ringan dengan lancar di resolusi 1280 x 720 piksel dengan setting grafis rendah seperti kami jumpai pada Pro Evolution Soccer 2016 dan dua game racing racikan Codemaster. Game MOBA seperti DOTA 2 tampaknya masih cukup dapat dinikmati meskipun Anda tidak dapat mengharapkan level permainan kompetitif dengan tingkat frame rate seperti itu.

Cooling Performance – Siapa menyangka dengan tebal bodi 1,36 cm saja, Lenovo IdeaPad 720S-13ARR mampu menempatkan sistem pendingin dengan performa yang tergolong luar biasa untuk ukurannya. Konfigurasi dua heatsink dan dua kipas tampaknya menjadi resep mujarab menjaga temperatur Ryzen 7 2700U tetap berada di bawah 80 °C baik di skenario render 3D atau gaming.

Overall – Laptop Lenovo IdeaPad 720S-13ARR dijual pada kisaran harga Rp. 15.499.000,- dengan menyertakan sistem operasi Windows 10. Sedang mengincar laptop AMD Ryzen dengan bodi ramping dan bobot ringan? Mungkin Anda akan kesulitan menemukannya pada produk selain Lenovo IdeaPad 720S-13ARR. Layar 13,3 inci dengan ketebalan 1,36 cm dan bobot 1,4 kg saja (laptop+charger) membuat Lenovo IdeaPad 720S-13ARR menjadi pilihan menarik dibandingkan merk lain yang saat ini kami temukan hadir dengan layar 15,6 inci. Harga yang ditawarkan mungkin tergolong tinggi untuk kalangan tertentu tetapi tergolong masih wajar untuk kelas laptop premium. Terlebih di dalamya ditanamkan varian tertinggi APU 8th Gen, Ryzen 7 2700U, dengan SSD PCIe 3.0 x4 yang memiliki kapasitas masif 512 GB. Belum lagi penggunaan bodi dari bahan alumunium, layar Full HD IPS, Wi-Fi ac, sensor sidik jari, Windows 10, dan masih banyak lagi.

Kelebihan

(+) Bodi alumunium

(+) Tipis dengan tebal 1,36 cm

(+) Bobot ringan hanya 1,1 kg (laptop)

(+) Bezel tipis membuat bodi seperti laptop 12 inci

(+) Kencang dengan Ryzen 7 2700U di skenario komputasi CPU

(+) SSD PCIe

(+) Kapasitas SSD besar, 512 GB

(+) Layar IPS Full HD anti glare

(+) Dua konektor Type-A USB

(+) Empat USB 3.1 Gen 1 (5 Gbps)

(+) Dua heatsink, dua kipas

(+) Temperatur kerja relatif sangat aman

(+) Backlit keyboard

(+) Keamanan dengan sensor sidik jari

Kekurangan

(-) Single channel memory mengakibatkan performa kurang maksimal

(-) Opsi dual channel memory tidak memungkinkan

(-) Seharusnya dapat menggunakan kecepatan memori/RAM 2400 MHz untuk performa lebih baik

(-) Kecepatan kerja CPU turun drastis di skenario tertentu yang berimbas pada performa

(-) Absennya memory card slot

(-) Area tengah keyboard menghangat di beban kerja tinggi

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES