in: News | June 16, 2018 | by: Friska Suryawinata

Berkeliling di Pameran Teknologi Besar CES Asia 2018

Kita semua telah mengetahui tentang CES yang selalu diadakan di Las Vegas, dan Jagat Review menjadi salah satu media yang berkesempatan meliput acara bergengsi tahunan tersebut sejak tahun 2016 lalu hingga tahun ini. Kini, berlanjut dari Las Vegas, CES pun menggelar kembali acara tahunannya, kini berlokasi di Shanghai, Tiongkok, dengan nama CES Asia 2018. Sesuai namanya, CES Asia akan lebih banyak terfokuskan kepada beragam brand dan perusahaan asal Tiongkok dan sekitarnya.

CES Asia 2018 ini merupakan pertama kalinya Jagat Review diberikan kesempatan untuk mengikuti ajang tahunan bergengsi tersebut selain di Las Vegas. Dan harus diakui, pastinya akan memiliki berbagai perbedaan jika dibandingkan dengan CES yang sudah berjalan lebih dulu di awal Januari 2018 kemarin.

CES Asia 2018 ini sendiri diselenggarakan sejak tanggal 13 Juni kemarin, hingga 15 Juni 2018, dengan terdapat berbagai Keynote dan Sesi Konferensi terpisah untuk membahas lebih dalam mengenai topik-topik besar yang diangkat untuk tahun ini, seperti di antaranya tentang teknologi AI, VR dan AR, 5G, hingga kendaraan kendali otomatis.

Tahun ini, CES Asia memiliki setidaknya lebih dari 500 perusahaan yang memamerkan teknologi mereka, dengan terbagi di dalam 20 kategori berbeda, dan diprediksi telah memiliki lebih dari 40.000 pengunjung yang menghadiri pergelaran besar ini. Ruang pameran yang berlokasi di Shanghai New International Expo Centre, Pudong, memiliki setidaknya sebesar 50.000 meter persegi untuk bisa dipergunakan oleh para peserta pameran dalam memamerkan teknologi dan inovasi mereka di dalamnya.

CES Asia 2018 memiliki 5 buah Hall berbeda yang bisa dikunjungi, dengan masing-masing Hall akan memiliki topik dan tema berbeda satu dengan yang lain yang bervariasi mulai dari teknologi Smart Home, Audio, Visual, Wearable Devices, AI, VR dan AR, Robot, hingga Otomotif. Tahun ini juga, CES Asia memiliki Hall khusus yang dimanfaatkan sebagai Startup Park, di mana ruang ini merupakan ruang untuk para startup dari berbagai wilayah Tiongkok dan luar negeri bisa unjuk kebolehan produk dan solusi mereka masing-masing.

Yang cukup disayangkan dari ajang pameran ini, bahwa dikarenakan terdapat begitu banyak brand lokal Tiongkok dan sekitarnya yang turut bergabung di sini, sehingga tidak semua peserta memiliki kemampuan untuk bisa berbahasa Inggris dengan pengujung yang datang dari luar negeri. Namun mengesampingkan kesulitan dan hambatan dari segi bahasa dan komunikasi, CES Asia 2018 ini menarik untuk disaksikan, terutama ketika mengikuti beragam Keynote yang ada setiap harinya sebagai gambaran besar akan teknologi dan tren apa saja yang sedang bertumbuh pesat dan akan semakin besar di masa yang akan mendatang.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES