in: News | June 13, 2018 | by: Friska Suryawinata

CES Asia 2018 Resmi Digelar

Pada Rabu (13/6), Consumer Electronic Show (CES) Asia 2018 resmi digelar di Shanghai, Tiongkok. Sebagai acara tahunan untuk ke-4 kalinya digelar di Asia, CES Asia 2018 akan memaparkan beragam topik teknologi terkini yang semakin berkembang pesat dan mulai bisa diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“CES Asia merupakan ajang teknologi terbesar yang merupakan cabang dari CES global yang mungkin lebih banyak dikenal oleh sebagian masyarakat di mana CES global selalu diadakan di Las Vegas. CES Asia sejak tahun 2015 lalu memilih negara Tiongkok sebagai pusat teknologi dan industri berkembang untuk Asia, di mana seperti yang diketahui bahwa perkembangan teknologi dan IT di Tiongkok selalu pesat dan tidak kalah dari negara lain. CES Asia ini sendiri tidak hanya terfokuskan kepada perusahaan asal Tiongkok saja, tetapi juga terdapat banyak perusahaan lain yang turut bergabung di dalam ajang ini untuk memamerkan teknologi terkini mereka,” ujar Gary Shapiro, selaku Consumer Technology Association (CTA) President and CEO dalam Keynote pertama yang sekaligus menandai dimulainya CES Asia 2018 kali ini.

Dalam keynote yang sama, selain menjelaskan tentang tren dan teknologi apa saja yang bisa disaksikan, disebutkan juga bahwa salah satu teknologi penting yang turut berkembang di dalam masyarakat modern saat ini adalah teknologi Artificial Intelligence (AI). “Teknologi AI yang diaplikasikan di dalam beragam perangkat yang mendukung hidup sehari-hari ini akan memberikan penggunanya sebuah hidup yang lebih sehat, lebih aman, dan tentunya akan lebih menyenangkan dan sesuai dengan kebutuhan para pengguna,” lanjutnya.

Selain itu, Zhou Houjian selaku Hisense Co., Ltd. Chairman of Hisense Group, juga turut mengutarakan informasi tentang perkembangan teknologi AI yang mereka tengah uji cobakan, untuk bisa diaplikasikan ke dalam teknologi televisi yang kini semakin turut berkembang juga. Hisense sekaligus memberikan praktek seperti apa teknologi AI dapat membantu para penikmat konten di dalam televisi dalam memaksimalkan tontonan atau hiburan yang mereka butuhkan di dalam sebuah televisi.

“Hisense turut memberikan teknologi AI untuk bisa dibenamkan ke dalam AI TV. Berbeda dengan Smart TV, AI TV ini akan lebih interaktif, dapat dioperasikan lewat suara, dan tentunya mampu memberikan berbagai kebutuhan dan konten hiburan yang lebih maksimal dan tanpa batas,” ujarnya. Salah satu contoh nyata yang dipraktekkan adalah ketika menonton siaran World Cup 2018 dengan AI TV ini, pengguna bisa melakukan operasi atau kontrol suara untuk bertanya siapa pemain bola yang tengah bermain di pertandingan yang sedang ditonton tersebut, profil dari si pemain tersebut, hingga kemungkinan untuk membeli merchandise resmi seperti jersey yang dipakai oleh si pemain bola, semua hanya perlu dengan kontrol suara saja.

Tags: