in: News | June 8, 2018 | by: Pladidus Santoso

Nitro – Andalan ACER di Pasar Gaming Terjangkau

Tinggal menyuntikkan nama “Gaming” saja, dan Anda akan menemukan periferal, notebook, ataupun desktop yang fungsinya hampir sama, tiba-tiba ditawarkan dengan harga yang meroket. Sekedar gimmick? Tentu saja tidak. Salah satu alasan mengapa strategi seperti ini berhasil, hampir di semua brand, karena gamer sendiri sebagai konsumen memang merasakan langsung ekstra performa dan fitur yang mereka dapatkan.

Namun sulit rasanya untuk tidak mengakui bahwa brand-brand gaming ini memang cukup efektif untuk membuat isi tabungan Anda ringan dengan cepat, dengan produk yang seringkali berujung tidak sepadan. Kondisi seperti inilah yang mendorong ACER untuk masuk ke pasar gaming tidak hanya lewat satu brand saja. Seperti yang kita tahu, lewat Predator, ia mengejar pasar gamer-gamer antusias yang tidak segan mengeluarkan uang lebih untuk performa gaming dan fitur maksimal. Tetapi tahukah Anda bahwa ACER juga punya lini produk lain dari seri Aspire yang mereka sebut sebagai Nitro?

Cara paling sederhana untuk menjelaskan kata “Ntiro” adalah melihatnya sebagai lini produk yang ditawarkan ACER dengan satu tujuan utama – menawarkan varian produk gaming non-Predator yang lebih terjangkau. Tidak mengherankan jika ACER juga menjadikannya sebagai salah satu fokus yang pantas untuk dibicarakan di Computex 2018 ini. Tidak hanya satu atau dua, tetapi ada sekitar empat produk berbeda dari setidaknya tiga varian produk yang berbeda diperlihatkan ACER di ajang pameran teknologi terbesar di Asia ini. Apa saja itu?

Nitro 5

Nitro 5 merupakan jajaran notebook gaming non-Predator yang ditawarkan ACER. Tentu saja, harga lebih terjangkau adalah salah satu daya tarik utama.

Ditawarkan dalam beragam varian yang masing-masing darinya diperkuat dengan performa yang cukup optimal untuk tidak sekedar melakukan rangkaian kerja produktif saja, tetapi juga gaming jika Anda butuh hiburan ekstra, Nitro 5 merupakan lini produk Aspire yang memang didesain untuk menangani lingkup pasar seperti ini. Versi terkuatnya bahkan hadir dengan otak Core i7 8th Gen milik Intel ataupun Ryzen 2700U milik AMD tergantung pada preferensi Anda.

Untuk memastikannya mampu menangani rilis game-game terbaru, ragam varian Nitro 5 juga diperkuat dengan GTX 1050, baik versi Ti ataupun non-Ti. Ruang penyimpanan data cukup luang, dengan kombinasi SSD dan hard-disk di salah satu varian cukup untuk memberikan apa yang Anda inginkan. Sisanya, Anda hanya perlu mengatur kemana semua data Anda mengarah. Dikombinasikan dengan RAM minimal 8 GB DDR4, tidak ada hal yang perlu Anda khawatirkan dari Nitro 5 ini.

Game-game sekelas Star Wars Battlefront 2 pun bisa dimainkan dengan nyaman.
Tidak hanya satu spesifikasi saja, ACER menyediakan ragam model dengan ragam spesifikasi untuk memfasilitasi kebutuhan gamer yang berbeda-beda.

Terlepas dari beragam varian yang ditawarkan, Nitro 5 tetap punya basis teknologi dan fitur yang “menyatukan” kesemuanya sembari memberikan nilai jual sebagai alternatif produk gaming yang lebih terjangkau. Setiap produk notebook gaming Nitro 5 akan diperkuat dengan Dolby Audio Premium, layar IPS untuk sudut pandang lebih mumpuni, beragam port konektivitas, dan teknologi wireless yang mumpuni.

Nitro 50

Jika Nitro 5 merupakan jajaran lini notebook gaming, Nitro 50 adalah varian desktop gaming non-Predator Acer.

Jika Nitro 5 merupakan jajaran notebook gaming dari ACER Aspire, maka Nitro 50 adalah jajaran produk desktop gaming yang mengakar pada satu identitas yang sama. Teknologi lewat ragam fitur dan performa mumpuni adalah dua hal yang juga menjadi intisari produk Nitro 50 ini. Sebuah desktop gaming yang tidak hanya terlihat seperti desktop gaming saja, tetapi juga “terasa” seperti desktop gaming yang seharusnya. Semuanya dibalut dengan harga yang tetap terhitung masuk akal.

Seperti halnya Nitro 5, Nitro 50 juga dibagi ke dalam beberapa model terpisah yang masing-masing dari mereka siap untuk menangani game-game teranyar sekalipun. Varian paling mahalnya diperkuat dengan Intel Core i7-8700 processor hexa-core 3.20 GHz, GTX 1060 dengan 6GB Memory, 8 GB DDR4 SDRAM (mendukung hingga 64GB), 256 GB SSD, dan 1 TB HDD untuk ruang penyimpanan. ACER mendesainnya sebagai produk yang juga mampu menangani konten VR untuk Anda yang memang memiliki perangkat pendukungnya.

ACER juga menyediakan setidaknya tiga buah model dengan performa yang berbeda. Namun tentu saja, setiap dari mereka akan berfungsi sebagai “senjata” gaming mumpuni.
Bagian atas Nitro 50 ini berfungsi sebagai wireless charging station. Tentu saja, smartphone Anda memang harus mendukung fitur yang satu ini.

Diperkuat dengan warna LED merah super garang sebagai basis kosmetiknya, ACER juga menyuntikkan beragam fitur lain untuk menjadikan desktop gaming ini bukan sekedar nyaman untuk gaming saja. Ia sudah diperkuat dengan teknologi wireless charging pad untuk smartphone Anda yang mendukung fitur ini. Jadi alih-alih harus direpotkan dengan mengatur dan memasang kabel, Anda hanya harus meletakkan smartphone Anda di atas Nitro 50 ini begitu saja. Fitur audio mumpuni lewat Sound BlasterX 360 derajat ini juga disuntikkan di jajaran produk ini.

Nitro RG0 Series

Tidak lagi sekedar desktop dan notebook saja, Nitro kini juga punya jajaran monitor gaming.

Yang menarik? Tidak lagi sekedar produk notebook dan desktop gaming saja, ACER memutuskan untuk membawa produk Nitro andalannya ke ranah baru yang belum pernah mereka tempuh sebelumnya. Benar sekali, monitor gaming. Tidak hanya satu saja, tetapi langsung dua buah varian yang jika diperhatikan spesiifkasinya, seperti jelas bahwa ia didesain untuk dua pasar gamer yang berbeda. Mereka adalah ACER Nitro RG0 Series dan Nitro VG0 Series.

Keduanya berbeda, namun mengusung pondasi teknologi display yang serupa satu sama lain. Baik Nitro RG0 Series maupun Nitro VG0 Series hadir dengan dukungan AMD Radeon FreeSync, sekaligus Integrated Virtual Response Boost (VRB) yang diklaim mampu menurunkan efek blur pada gambar cepat dengan signifikan hingga menghasilkan efek response time 1ms yang sebenarnya. Keduanya juga dibangun dengan panel IPS untuk sudut lihat yang lebih baik dan brightness sekitar 250 nits. Keduanya juga diperkuat dengan Intergrated Acer Game Mode yang menyuntikkan pre-set display mode untuk optimalisasi visual berdasar konten.

Sedikit di atas rata-rata kebanyakan monitor gaming, RG0 mendukung refresh rate 75Hz.

RG0 Series hadir sebagai varian yang lebih bersahabat. Punya ukuran antara 23.8″ dan 27″, ia pun hanya tersedia dalam varian 1080p saja. Namun yang menarik, ACER membalutnya dengan refresh rate yang lebih tinggi sedikit dibandingkan rata-rata montior saat ini – 75Hz.

Nitro VG0 Series

Tidak hanya RG0 saja, ACER juga menyediakan varian yang lebih premium – VG0.

Lantas, yang membuat VG0 Series menjadi versi monitor yang lebih “atas” dibandingkan dengan RG0 Series yang kita bahas sebelumnya? Sederhana, karena ia menghadirkan segudang fitur yang lebih mumpuni. Hadir dalam tiga varian ukuran yang berbeda: 21,5″, 23,8″, dan 27″, ia juga menghadirkan refresh rate hingga 144Hz, yang tentu lebih optimal untuk Anda yang memang ingin berfokus ke game-game kompetitif.

Yang menarik, tidak seperti RG0 Series yang menawarkan resolusi 1080p saja, ACER memungkinkan Anda untuk memiliki opsi dengan Nitro VG0 Series kali ini. Ada tiga varian yang bisa Anda lirik dari seri ini: versi 1080p, 1440p, dan 2160p (4K). VG0 Series juga hadir dengan Color Gamut 100% sRGB yang membuatnya tidak hanya menarik untuk video gaming saja, tetapi juga bagi para professional yang membutuhkan monitor desain dengan akurasi warna yang baik.

Hadir dengan varian resolusi dan ukuran layar, VG0 menghadirkan kenyamanan 144Hz.

Dengan semua produk yang dipersiapkan ACER untuk lini Nitro kali ini, sepertinya jelas target pasar gamer di luar Predator seperti apa yang hendak mereka kejar. Pasar gamer yang tetap menginginkan notebook, dekstop, dan monitor gaming berkualitas namun tidak berujung dengan tabungan yang terkuras.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES