in: News | June 8, 2018 | by: Yufianto Gunawan

Synology Pamerkan Jajaran Produk Baru di Taipei, Taiwan

Perusahaan asal Taiwan yang satu ini, Synology, seharusnya sudah cukup dikenal namanya di Indonesia, terutama oleh yang sering memperhatikan perkembangan media penyimpanan data dan perangkat jaringan. Ya, perusahaan yang satu ini memang menaruh fokus lebih di NAS, salah satu bentuk perangkat penimpanan data, dan produk jaringan. Tentu saja, sebagai sebuah perusahaan dari Taiwan, Synology tidak ingin ketinggalan meramaikan Computex 2018. Memang, mereka tidak membuka booth di arena Computex 2018, tetapi mereka menggelar sebuah pameran menarik untuk produk-produk baru mereka di Eslite Xinyi Store, sebuah mall yang terletak tidak jauh dari Taipei 101 dan arena penyelenggaraan Computex 2018.

Pamerkan Produk Unggulan Terbaru di Pusat Keramaian

Daerah Xinyi di Taipei, Taiwan, memang bisa dikatakan sebagai salah satu pusat keramaian di kota tersebut. Karena itu, Synology membuka booth mereka di salah satu mall di area tersebut untuk mendekatkan diri dengan publik, sembari unjuk kemampuan produk-produk tersebut. Menariknya, Synology juga menggelar beberapa seminar terkait pemanfaatan NAS untuk berbagai hal, termasuk untuk penggunaan di rumah maupun untuk penggunaan di tempat kerja.

Jajaran NAS Performa Tinggi

Untuk jajaran produk yang mereka pamerkan, tentunya terkait dengan produk utama di mana nama Synology telah dikenal luas, yaitu NAS. Namun, tidak hanya NAS, Synology juga turut menampilkan router dan storage server baru mereka. Di jajaran NAS, terdapat satu produk dari 18 Series dan tiga produk 19 Series. Produk 18 Series yang ditampilkan adalah DS1618+, yang sesuai namanya bisa mendukung hingga 16 storage, melalui 6 drive-bay yang dimilikinya serta 10-bay di enclosure eksternal. NAS ini menggunakan prosesor Atom C3538, dengan DDR4 4 GB, yang bisa di-upgrade hingga 32 GB, empat port 1 GbE, serta dukungan untuk SSD SATA atau M.2 NVMe untuk cache, dan juga add-on card 10 GbE. Synology menyebutkan bahwa NAS ini akan cocok untuk penggunaan di lingkungan kerja yang membutuhkan storage untuk aktivitas data-intensive, yang memang merupakan salah satu target dari NAS kelas “+” yang merupakan kelas high-performance dari Synology,

DS1618+

Berikutnya, ada dua NAS 19 Series, yaitu DS2419+ dan DS1019+, yang juga sama-sama ditujukan untuk kebutuhan akan NAS berperforma tinggi, tetapi memiliki skenario penggunaan yang berbeda. DS2419+, sesuai namanya, mendukung hingga 24-drive bay, dengan 12-drive bay internal dan 12-drive bay di enclosure eksternal, yang cocok untuk kapasitas penyimpanan data yang super besar, untuk kebutuhan penggunaan yang terbilang intensif. NAS ini juga dibekali dengan Atom C3538, 4 port 1 GbE, serta port 10 GbE opsional di add-on card, dan juga RAM 4 GB yang bisa di-upgrade menjadi 32 GB total. Sementara DS1019+ lebih ditujukan untuk yang mencari NAS kapasitas besar yang handal untuk kebutuhan pengolahan & pengelolaan video, dengan menawarkan Intel Celeron 3455 yang mendukung transcoding video bahkan untuk resolusi 4K UHD sekalipun, RAM 4 GB yang bisa di-upgrade ke 8 GB, serta 2 port 1 GbE. NAS ini hadir dengan 2 slot M.2 terintegrasi untuk SSD cache, yang memang akan dibutuhkan untuk menangani file-file video ukuran besar dengan baik. DS1019+ bisa menampung hingga 10 HDD 3.5″, dengan 5 di antaranya di drive bay internal dan 5 sisanya di enclosure eksternal.

DS2419+ (kanan) dan DS1019+ (kiri)

Lalu, ada juga NAS DS619slim, yang merupakan NAS untuk storage 2.5″, sehingga memiliki ukuran yang ringkas. Walaupun memiliki ukuran ringkas, Synology menyebutkan bahwa NAS ini tetap menawarkan performa yang tinggi, dengan bekal prosesor Celeron J3355, RAM 2 GB DDR3L, serta 2 port 1 GbE. Melihat kapasitas media penyimpanan 2.5″ saat ini yang sudah cukup besar, serta enam drive-bay yang diusung, NAS ini seharusnya tetap bisa menawarkan kapasitas yang cukup besar, dan akan cocok untuk berbagai kebutuhan dengan media penyimpanan dengan ukuran ringkas.

DS619slim

Mesh Router: Makin Dibutuhkan di Era Saat Ini

Terakhir, untuk router, terdapat mesh router MR2200ac. Melihat nama tersebut, kita sudah bisa menebak bahwa router ini menawarkan dukungan untuk WiFi AC, dengan data rate total di 2.4 GHz dan 5 GHz sebesar 2200 Mbps. Tentu saja, sebagai mesh router, MR2200ac ini bisa terhubung satu sama lain, hingga 10 router dalam satu sistem, untuk memperluas jangkauan WiFi, dalam satu SSID. Synology juga menyebutkan bahwa router ini juga dapat terhubung ke router mereka yang sudah ada sebelumnya, RT2600ac, untuk mesh network.

Apa Kegunaan NAS Menurut Synology?

NAS sendiri selama ini lebih banyak dipandang sebagai sebuah media penyimpanan data semata. Hal ini memang wajar, mengingat “NAS” sendiri memang merupakan singkatan Network Attached Storage, yang merujuk ke sebuah media penyimpanan data. Namun, di era saat ini, NAS tidak hanya sekadar menawarkan kemampuan untuk menyimpan data saja. Terlebih lagi untuk NAS Synology, telah dilengkapi dengan DiskStation Manager, sistem operasi yang sangat fleksibel, dengan banyak add-on yang bisa memperluas fungsi NAS, canggih tetapi tetaplah mudah digunakan.

Mencoba mengajak publik mengenal fungsi-fungsi itu, Synology juga menyiapkan area demo di booth mereka di Eslite Xinyi Store tersebut. Kami pun juga sempat mengikuti demo-demo yang ada. Penasaran demo kemampuan apa saja yang ditampilkan Synology di NAS-NAS mereka kali ini? Tunggu saja artikel laporan kami berikutnya terkait Synology di Computex 2018!

Tags:

Comments

RANDOM ARTICLES