in: Highlights - Notebook / Laptop | July 25, 2018 | by: Gatot Tri Yuwono

Laptop Gaming Masa Kini Harusnya Punya Bezel Layar Yang Tipis

Rilis prosesor Intel Core i 8th Gen “Coffee Lake” H-Series bulan April lalu memicu dimulainya babak baru untuk produk laptop gaming di pasaran. Selain tentu saja menjual daya tarik pada dapur pacu lebih kuat, laptop gaming edisi tahun 2018 ternyata mulai menawarkan tren baru yang menarik pada desain layar dengan bezel tipis dengan tebal hanya beberapa milimeter saja sehingga nyaris tidak terlihat. Pada laptop gaming generasi sebelumnya, sedikit sekali ditemukan merk/model laptop gaming dengan kriteria seperti itu. Desain layar dengan bezel tipis sendiri jamak sekali ditemukan pada laptop tipis premium yang dikhususkan untuk skenario non-gaming. Saat ini, nyaris semua merk laptop gaming setidaknya memiliki satu model yang menghadirkan desain layar dengan tebal bezel yang sangat ramping.

Tebal tipisnya bezel layar pada laptop mungkin akan terasa sepele dan dapat diabaikan. Terlebih salah satu faktor kehebatan sebuah laptop gaming umumnya lebih ditentukan oleh spesifikasi hardware yang digunakan, bukan oleh tebal tipisnya bezel layar. Lalu, mengapa sekarang banyak produsen yang menawarkan laptop gaming dengan bezel layar setipis mungkin. Ini dia alasannya.

Memangkas Ukuran Bodi

Dengan “merampingkan” bezel layar laptop gaming, produsen dapat memangkas dimensi panjang sekaligus lebar sehingga membuat ukuran keseluruhan bodi ikut menyusut. Manfaatnya tentu saja membuat mobilitas laptop gaming menjadi lebih mudah karena ia dapat dibawa dengan menggunakan tas ukuran sedang yang tidak terlalu menarik perhatian. Bodi laptop gaming yang lebih kecil juga membuat ia tidak memakan banyak tempat di meja saat digunakan.

Bodi Mengecil, Layar Tetap Besar

Jika produsen ingin menciptakan laptop gaming dengan bodi kecil tetapi dengan bezel layar tebal, otomatis ukuran layar akan dikorbankan. Akan tetapi dengan menipiskan bezel layar, produsen dapat menciptakan laptop gaming dengan bodi kecil sambil tetap menggunakan layar besar seperti 15,6 inci atau 17,3 inci yang populer dijumpai saat ini. Bahkan laptop gaming dengan layar 15,6 inci akan memiliki penampilan seperti laptop 14 inci dengan memangkas ketebalan bezel layar. Bermain game di layar ukuran besar tentu lebih mengasyikkan bukan?!

Merampingkan Bobot

Pemangkasan pada ukuran bodi dengan menipiskan bezel layar memungkinkan produsen untuk mengurangi bobot laptop gaming seringan mungkin. Sejauh apa produsen dapat memangkas berat laptop gaming memang akan ditentukan oleh perbedaan material dan juga konfigurasi hardware yang digunakan. Pengurangan berat bisa saja hanya beberapa puluh gram saja tetapi bisa juga mencapai beberapa ratus gram. Tentu saja pengurangan bobot sekecil apapun pada laptop gaming akan memberikan dampak cukup signifikan terlebih sudah menjadi rahasia umum jika laptop gaming umumnya tidak dapat dikatakan enteng bahkan yang memiliki bodi paling tipis sekalipun. Laptop gaming akan lebih “menyenangkan” saat dibawa dan tidak membebani tubuh pemiliknya dengan bobot seringan mungkin.

 

Di tahun 2018, Omen by HP kembali menelurkan produk laptop gaming generasi terbaru mereka yang ditenagai prosesor Core i 8th Gen H-Series “Coffee Lake”. Menariknya, meskipun masih menggunakan basis desain yang mirip seperti generasi sebelumnya, Omen by HP mengambil langkah besar dengan menciutkan bezel layar produk laptop gaming edisi tahun 2018 mereka. Hasilnya dapat dengan mudah ditebak. Laptop gaming Omen by HP generasi terbaru ini memiliki ukuran dan bobot lebih ringan dibandingkan pendahulunya sambil tetap mempertahankan penggunaan layar 15,6 inci.

Laptop gaming Omen by HP 15 2018 dengan layar 15,6 inci kini memiliki ukuran bodi hanya sebesar 36 x 26,3 x 2,5 cm. Padahal produk generasi sebelumnya dengan ukuran layar yang sama memiliki dimensi bodi mencapai 38,85 x 27,55 x 2,48 cm. Terjadi pemangkasan sisi panjang dan lebar yang sukses menciutkan ukuran bodi laptop.

Bezel layar tipis pun membuat laptop gaming Omen by HP 15 2018 dengan layar 15,6 inci terasa seperti laptop dengan layar 14 inci akibat menyusutnya dimensi bodi. Menariknya lagi, laptop gaming Omen by HP 15 2018 kini memiliki bobot yang lebih ringan dibandingkan pendahulunya. Sebagai contoh, laptop gaming Omen by HP 15-ce086TX (i7 7700HQ+GTX 1050Ti), memiliki bobot sekitar 2,568 kg sementara varian terbarunya, Omen by HP 15-dc0002ng (i7 8750H+GTX 1050 Ti), sekarang memiliki berat hanya 2,38 kg. Keduanya sama-sama menggunakan layar 15,6 inci.

Dalam merampingkan bezel layar laptop gaming mereka, Omen by HP ternyata juga mempertimbangkan penempatan kamera. Bezel layar sisi atas tetap dirancang setipis mungkin sambil tetap mempertahankan komponen kamera pada posisi itu.

Omen by HP menyadari jika kamera dipindahkan ke sisi bawah layar akan membuat lawan bicara saat melakukan video chat melihat gambar seperti di atas.

Sepele tetapi ternyata memiliki dampak yang tidak dapat diremehkan begitu saja. Tidak aneh jika banyak produsen laptop gaming menghadirkan desain bezel layar tipis pada produk generasi terbaru mereka tidak terkecuali Omen by HP. Bahkan dengan bezel layar yang nyaris tidak terlihat membuat tampilan layar terasa lebih memukau dan impresif terlebih saat memainkan game. Penampilan laptop gaming pun terasa lebih eksklusif saat dilihat.

Tags:

COMMENTS

comments!

RANDOM ARTICLES