in: Networking | July 1, 2018 | by: Yufianto Gunawan

Mencoba AIMesh, Fitur “Mesh Network” di Router ASUS

Awal tahun ini, ASUS mengumumkan bahwa fitur baru, dengan nama AIMesh, hadir ke beberapa produk router mereka. Fitur ini dihadirkan ASUS untuk menawarkan fitur serupa dengan produk-produk jaringan yang menawarkan mesh networking. Produk jaringan dengan kemampuan mesh network memang menawarkan kemudahan dalam membangun sebuah jaringan WiFi yang luas di suatu tempat, umumnya di rumah, karena tidak memerlukan konfigurasi rumit dan menghasilkan jaringan WiFi seamless. ASUS tampaknya melihat bahwa dengan menghadirkan kemampuan mesh network ke jajaran router mereka, itu akan memberikan nilai lebih untuk produk-produk tersebut.

Kali ini, kami akan mencoba fitur AIMesh tersebut dan membahasnya secara singkat dalam artikel ini. Untuk kebutuhan tersebut, kami mencoba meminjam dua router dari ASUS, yaitu ROG GT-AC5300 “Rapture” dan RT-AC86U. Kedua router tersebut memang masuk ke dalam daftar perangkat ASUS yang mendukung AIMesh. Daftar lengkap perangkat ASUS yang mendukung AIMesh bisa dilihat di halaman khusus yang mereka siapkan.

ASUS ROG GT-AC5300 & RT-AC86U

Sebelum mulai mencoba membangun mesh network dengan menggunakan AIMesh dengan kedua router yang dipinjamkan ASUS tersebut, kami akan terlebih dahulu membahas secara singkat kedua perangkat yang digunakan dalam artikel ini, ASUS ROG GT-AC5300 & RT-AC86U.

ASUS ROG GT-AC5300

Router gaming dari ASUS ROG ini menawarkan kemampuan yang sangat tinggi, sesuai kebutuhan gamer masa kini, dengan tawaran data rate total untuk WiFi hingga 5300 Mbps, dengan tri-band. Sesuai namanya, router ini hadir dengan dukungan untuk WiFi AC, dengan data rate 2x 2167 Mbps, karena menawarkan dua band 5 GHz, plus 1000 Mbps di 2.4 GHz. Sementara untuk koneksi dengan kabel, router ini menawarkan delapan port Gigabit Ethernet untuk LAN, ditambah satu untuk WAN. Sepintas, perangkat ini memiliki bentuk mirip dengan RT-AC5300 yang pernah kami review sebelumnya. Namun, ASUS menambahkan berbagai fitur untuk gaming, yang membuatnya lebih cocok menyandang label Republic of Gamers.

Fitur terkait gaming yang ditawarkan oleh ASUS di router ini salah satunya adalah ROG Gaming Center, yang memungkinkan pengguna melihat berbagai detail terkait koneksi ke server game, termasuk lag. Selain fitur tersebut, ada juga Triple-Level Game Acceleration, di mana ASUS menjanjikan router ini bisa melakukan optimasi koneksi dari PC yang digunakan untuk bermain game, mulai dari PC, jaringan, hingga server online, salah satunya dengan memanfaatkan VPN khusus dari ASUS. Hal itulah, selain sedikit perbedaan warna, yang membedakan router ini dengan RT-AC5300.

ASUS RT-AC86U

Perangkat yang satu ini juga masuk ke dalam lini router gaming dari ASUS, tetapi bukan untuk jajaran ROG. RT-AC86U ini menawarkan data-rate hingga 2900 Mbps, yang terbagi ke 2167 Mbps di 5 GHz dengan WiFi AC, dan 750 Mbps di 2.4 GHz dengan WiFi N. Router yang satu ini juga menawarkan empat port Gigabit Ethernet untuk LAN, ditambah dengan satu port Gigabit Ethernet untuk WAN. ASUS juga menawarkan 3 antena eksternal di router ini.

Router ini dibekali dengan fitur MU-MIMO, yang disebut ASUS akan mendukung fungsinya sebagai router gaming. Selain itu, ASUS juga menawarkan fitur prioritas untuk paket dari game dengan memanfaatkan QoS yang tersedia di router, serta optimasi jalur ke server game melalui WTFast, yang disebut sebagai Gamers Private Network. Hal-hal ini diharapkan membuat gamer lebih nyaman memainkan game online karena hal yang mungkin mengganggu komunikasi PC ke server bisa dihindari.

Konfigurasi AIMesh

Setelah mengenal kedua perangkat yang akan digunakan, kita mulai pembahasan terkait bagaimana AIMesh ini digunakan. Sesuai dengan informasi yang diberikan oleh ASUS, pertama, hal yang perlu dilakukan adalah melakukan update firmware perangkat ke versi terbaru, atau setidaknya versi setelah fitur AIMesh ini diperkenalkan. Hal itu akan menghadirkan dukungan untuk AIMesh ke router.

Hal berikutnya yang perlu dilakukan adalah menentukan mana yang akan jadi router utama di sistem. Berdasarkan panduan dari ASUS, router dengan kemampuan yang lebih tinggi disarankan untuk digunakan sebagai router utama, oleh karena itu, di sini kami memilih ROG GT-AC5300 sebagai router utama. Setelah router utama terpilih, hal berikutnya yang perlu dilakukan adalah menghubungkan sumber Internet ke konektor WAN yang ada di router tersebut, kemudian menghidupkan router.

Karena router GT-AC5300 yang kami gunakan sudah dikonfigurasi sebelumnya, kami memutuskan untuk melakukan reset ke kondisi awal untuk mempermudah konfigurasi ulang. Setelah melalui tahap konfigurasi awal, buka menu Network Map. Di layar Nerwork Map akan terlihat opsi untuk mengakses AIMesh.

Sebagai catatan, bila router utama sudah pernah digunakan sebelumnya, kita tidak selalu harus melakukan reset ke kondisi awal. Opsi AIMesh tetap akan tersedia walaupun router utama tidak di-reset ke kondisi awal. Namun, bila dalam proses konfigurasi AIMesh terjadi masalah, sangat direkomendasikan untuk melakukan reset ke kondisi awal untuk router utama.

Hal pertama yang harus dilakukan untuk membangun mesh network dengan AIMesh ini adalah melakukan pencarian router ASUS lain di dekat router utama yang mendukung AIMesh. Sebelum memulai pencarian, tentu saja kita perlu menghidupkan router ASUS lain yang akan digunakan, kemudian melakukan reset ke kondisi awal untuk router tersebut. Setelah router ditemukan, klik entri router tersebut untuk membangun AIMesh secara otomatis, kemudian tunggu hingga proses selesai dilakukan.

ASUS juga menyediakan aplikasi ASUS Router, yang tersedia di Google Play Store dan Apple App Store, untuk membantu konfigurasi dari AIMesh ini. Aplikasi tersebut menawarkan konfigurasi awal yang lebih sederhana dari saat menggunakan dashboard berbasis web, karena ASUS hanya menampilkan opsi-opsi utama yang penting saja. Bisa dikatakan, setup AIMesh dengan aplikasi tersebut kurang lebih semudah tawaran mesh network dari beberapa produsen perangkat jaringan lain.

Secara umum, proses membangun mesh network dengan AIMesh ini bisa dikatakan cukup mudah, bahkan bisa dilakukan tanpa perlu pengetahuan terkait jaringan sama sekali, mirip dengan apa yang ditawarkan oleh paket perangkat mesh network yang ada saat ini. Setelah proses konfigurasi otomatis AIMesh selesai dilakukan, kita bisa memindahkan router kedua, dan seterusnya, ke posisi yang diinginkan. Selama WiFi router utama bisa menjangkau router kedua dan seterusnya, AIMesh akan aktif dan jaringan WiFi dari router utama akan otomatis diperluas jangkauannya.

Menggunakan AIMesh

Seperti yang dijanjikan oleh ASUS, AIMesh ini bisa memperluas jangkauan WiFi dari router utama. Perangkat seperti smartphone, laptop, dan perangkat berbasis WiFi lain, yang terhubung ke WiFi router utama bisa otomatis dialihkan ke WiFi dari router lain dalam sistem AIMesh untuk mendapatkan kekuatan sinyal yang lebih baik. Hal ini dimungkinkan karena ASUS menawarkan SSID roaming, sehingga satu SSID yang sama bisa digunakan oleh seluruh jaringan WiFi dari sistem AIMesh bersamaan.

Bila dikombinasikan dengan Smart Connect, fitur penentuan koneksi WiFi otomatis yang tersedia di router ASUS, sistem AIMesh ini benar-benar bisa menawarkan satu SSID untuk seluruh jaringan WiFi, baik di 2.4 GHz maupun 5 GHz, atau juga untuk 2x 5 GHz untuk router tri-band. Ini akan banyak membantu, karena pengguna tidak perlu mengatur harus menghubungkan perangkat ke WiFi mana. Semua akan diatur secara otomatis, sesuai dengan prediksi kebutuhan dan beban jaringan yang ada.

Selain WiFi, seperti sistem mesh network pada umumnya, port Gigabit Ethernet di router kedua dan seterusnya di sistem AIMesh juga bisa digunakan seperti port Gigabit Ethernet di switch. Kami mencoba memasang kabel Ethernet ke port yang ada di RT-AC86U dan menghubungkannya ke desktop. PC desktop kami mendeteksi seakan-akan tengah terhubung ke ROG GT-AC5300 melalui kabel.

Hal menarik lain yang ditawarkan oleh sistem AIMesh ini, ASUS juga menyebutkan bahwa koneksi antar router dalam sistem akan ditentukan secara otomatis oleh sistem, apakah menggunakan jalur WiFi 2.4 GHz atau 5 GHz, untuk koneksi antar router dual-band ke dual-band serta dual-band ke tri-band. Koneksi bisa berubah secara dinamis sesuai kebutuhan, seperti dari WiFi N 2.4 GHz ke WiFi AC 5 GHz saat pengguna mencoba melakukan transfer file antar perangkat, satu ke router utama sementara yang satu lagi ke router lain dalam sistem. Selain melalui WiFi, tersedia juga opsi membangun AIMesh melalui kabel Ethernet.

Penutup

Langkah ASUS menawarkan AIMesh untuk router mereka bisa dikatakan merupakan langkah yang baik, membawa nilai ekstra bagi pengguna router mereka. Mesh network ala ASUS dengan AIMesh ini terbilang cukup mudah dibangun. Terlebih ASUS juga menyediakan aplikasi ASUS Router untuk smartphone yang menawarkan tingkat kemudahan seperti setup untuk beberapa perangkat mesh network dari produsen lain, yang benar-benar hanya membutuhkan sedikit sekali konfigurasi dari aplikasi di smartphone.

Keunggulan lain dari AIMesh ini, karena dijalankan di atas router ASUS yang didesain menawarkan fitur melimpah, fitur-fitur tersebut juga bisa digunakan sebagaimana mestinya. Hal ini cukup berbeda dari router untuk mesh network yang kebanyakan tidak dibekali fitur berlimpah, hanya fitur-fitur dasar untuk kebutuhan di rumah. Hadirnya fitur-fitur ekstra dari router ASUS bisa jadi akan bermanfaat di beberapa kondisi penggunaan, termasuk salah satunya untuk gaming.

Secara keseluruhan, AIMesh ini merupakan fitur menarik yang akan membuat router ASUS memiliki nilai lebih untuk siapapun yang butuh membangun sebuah mesh network, terutama yang sudah memiliki sebuah router ASUS yang mendukung AIMesh sebelumnya. ASUS sendiri memang menyebutkan bahwa target mereka adalah kalangan pengguna yang sudah memiliki router ASUS sebelumnya, yang kompatibel dengan AIMesh. Memang, router ASUS + AIMesh ini bukan padanan yang benar-benar pas untuk sebuah sistem mesh network, karena masing-masing akan memiliki keunggulan tersendiri. Namun, dengan fitur AIMesh, pengguna akan mendapatkan sistem serupa dengan mesh network dengan keunggulan fitur melimpah dari router ASUS.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES