in: HSF - Cooling Devices | July 11, 2018 | by: Yufianto Gunawan

Review HSF Cooler Master Hyper H411R

Pemasangan ke Sistem Pengujian

Berikut ini adalah spesifikasi sistem pengujian yang digunakan dalam artikel review kali ini:

  • Processor: Intel Core i5 7600K
  • Motherboard: MSI Z270 Gaming M7
  • Graphics Card: GeForce GTX 1070 Ti Founders Edition
  • Memory: 4x 4 GB HyperX Fury DDR4-2666
  • Storage: Samsung 950 Pro 256 GB M.2 NVMe
  • PSU: Corsair CX550M 550 Watt
  • CPU Cooler: Cooler Master Hyper H411R
  • Display: Viewsonic VP3268-4K
  • Input: Generic Keyboard & Mouse
  • OS: Windows 10

Proses pemasangan HSF Cooler Master Hyper H411R ini ke sistem kami tampilkan dalam bentuk video. Berikut ini adalah video cara pemasangan HSF tersebut:

Pemasangan Hyper H411R ini ke sistem tidaklah terlalu sulit, terutama bila pengguna terlebih dahulu membaca cara pemasangan di booklet yang disertakan Cooler Master di paket penjualan. Kami tidak merasakan adanya kesulitan tertentu ketika memasang HSF ini ke sistem pengujian kami. Memang, pengaturan posisi baut mounting sesuai soket yang digunakan bisa berpotensi membingungkan pengguna. Namun, bila kita memperhatikan petunjuk pemasangan dengan benar, hal itu seharusnya bisa diatasi dengan mudah, karena panduan yang diberikan Cooler Master termasuk detail dan memberikan gambaran yang benar terkait proses pemasangan.

Desain dari heatsink Hyper H411R memang membuat kita hanya bisa memasang fan dari satu bagian sisi saja. Di HSF dengan ukuran besar dan tebal, hal ini mungkin bisa menimbulkan sedikit masalah, di mana HSF akan menutupi slot RAM, sehingga ada slot yang tidak bisa digunakan, dan bila hal ini terjadi di motherboard Mini-ITX, akan terasa sangat mengganggu. Namun, di Hyper H411R, karena ukuran ringkas dari HSF ini, HSF tidak akan menutupi slot RAM sekalipun arah heatsink membuat fan harus berada di area dekat dengan RAM.

Pengujian Performa

Terdapat LED warna putih di kipas Hyper H411R ini.

Program yang Digunakan

Berikut ini adalah program yang kami gunakan dalam pengujian kali ini:

  • Intel XTU Aplikasi ini kami gunakan untuk memberikan beban ke CPU selama proses pengujian berlangsung. Kami menjalankan Intel XTU dalam mode Stress Test untuk prosesor.
  • Core Temp – Aplikasi yang digunakan untuk memantau suhu maksimum dan melakukan pencatatan suhu prosesor selama pengujian.
  • CPU-Z – Aplikasi yang digunakan untuk memberikan informasi mengenai sistem yang sedang berjalan.

Skenario Pengujian

Skenario pengujian kami sebagai berikut:

  • Memberikan full load kepada CPU selama +/- 20 menit melalui Intel XTU Stress Test
  • Membiarkan sistem dalam keadaan idle selama +/-10 menit setelah pengujian berlangsung
  • Suhu ruangan pengujian dijaga agar selalu berada di kisaran 25.0 °C ~ 26.0 °C

Hasil Pengujian

Terlepas dari ukurannya yang cukup ringkas, Hyper H411R ini menawarkan kemampuan yang terbilang baik, bisa menahan panas Core i5-7600K di kisaran suhu 57 °C selama prosesor berada dalam kondisi full load dari stress test di Intel XTU. Suhu tersebut cukup jauh di bawah suhu yang didapatkan saat menggunakan Intel Stock HSF, di mana suhu dalam keadaan full load berada di kisaran 74 °C. Kondisi ini membuat HSF ini termasuk mumpuni untuk menjaga suhu dari prosesor Core i5 yang kami gunakan di kondisi yang terbilang ideal untuk penggunaan sehari-hari, termasuk ketika mendapatkan beban berat pun. Sebagai catatan, suhu rata-rata yang kami tampilkan di grafik adalah suhu rata-rata semua core selama proses pengujian berlangsung, dengan beban prosesor konsisten di atas 95%.

Sementara untuk kondisi idle, Hyper H411R ini bisa menjaga suhu Core i5-7600K di kisaran 33.8 °C, atau lebih rendah sekitar 1.8 °C dibandingkan Intel Stock HSF. Hasil yang disebutkan itu didapatkan dengan fan berada dalam kondisi auto, sesuai dengan pengaturan “default” di BIOS dari motherboard MSI Z270 Gaming M7 yang kami gunakan, di mana putaran kipas diatur secara otomatis sesuai dengan suhu prosesor. Di konsisi ini, kami merasa fan di Hyper H411R ini masih tidak menghasilkan suara yang mengganggu, bahkan cenderung hening.

Saat beroperasi ke kecepatan kipas 100%, HSF ini bisa memberikan performa yang lebih baik lagi. Di pengujian CPU load, kami berhasil mendapatkan suhu rata-rata yang lebih rendah, yaitu 52.5 °C. Angka ini lebih rendah sekitar 4.5 °C dari saat kipas di Hyper H411R ini berjalan di kecepatan otomatis sesuai dengan pengaturan dari sistem. Namun, di konfigurasi kipas 100% ini, HSF mulai mengeluarkan suara yang terdengar cukup jelas saat beroperasi. Walaupun begitu, berdasarkan apa yang kami alami selama pengujian ini, suara tersebut masih terbilang tidak mengganggu.

Kesimpulan

(+)

  • Performa terbilang baik untuk HSF dengan kipas 92 mm
  • Perakitan cukup mudah
  • Mounting lengkap di paket penjualan
  • Ukuran ringkas, menawarkan kompatibilitas tinggi ke sistem
  • Tidak berisik saat beroperasi, termasuk saat kipas diatur ke 100%

(+/-)

  • Mendukung Core i X Series, tetapi kami kurang merekomendasikan penggunaan HSF ringkas seperti ini untuk prosesor dengan TDP tinggi

(-)

  • Kipas hanya bisa dipasang di salah satu sisi HSF

 

Hyper H411R ini ditawarkan Cooler Master dengan harga di bawah Rp 400 ribu. Harga tersebut seharusnya membuat HSF ini menjadi produk yang menarik, yang mungkin akan banyak dilirik pengguna PC yang ingin mengganti HSF bawaan prosesor mereka, terutama Intel Stock HSF, ke pendingin yang lebih mumpuni tanpa harus mengeluarkan dana banyak. Performa yang ditawarkan pun terbilang baik, sesuai dengan apa yang bisa diharapkan dari HSF ringkas besutan produsen ternama di harga tersebut.

HSF ini dibekali dengan mounting yang membuatnya bisa digunakan untuk berbagai platform modern yang ada saat ini, baik dari Intel maupun AMD, dengan pengecualian untuk AMD TR4. Itu berarti HSF ini pun bisa digunakan untuk Core i X Series. Namun, kami merasa untuk Core i X Series tertinggi yang ada saat ini, lini Core i9, kapasitas pendinginan yang ditawarkan HSF ini masih belum memadai. Walaupun begitu, bukan berarti HSF ini sama sekali tidak bisa digunakan untuk LGA2066, karena HSF ini seharusnya tetap bisa memberikan kemampuan yang baik untuk menjinakkan panas dari Core i5/Core i7 yang ada di LGA2066.

Ukuran ringkas dari HSF ini membuatnya akan menawarkan kompatibilitas yang tinggi dengan berbagai motherboartd, RAM, dan casing. Pengguna yang ingin menggunakan casing ringkas pun bisa menggunakan HSF Cooler Master ini untuk sistem mereka. Memang, ukuran ringkas ini juga akan sedikit meninggalkan kekurangan, seperti dari posisi pemasangan kipas yang hanya bisa dari satu sisi saja. Namun, hal itu tidak terlalu mengurangi fungsionalitas dari Hyper H411R ini.

 

Produsen: Cooler Master
Distributor: PT NJT
MSRP:

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES