in: Storage Devices | August 21, 2018 | by: Yufianto Gunawan

Hands-On Review NAS Synology DS218j

Pengujian

Penasaran dengan kemampuan dari NAS DS218j ini, kami juga melakukan pengujian singkat untuk melihat kecepatan baca-tulis yang ditawarkan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan testbed storage yang biasa digunakan untuk pengujian berbagai perangkat storage yang biasa kami lakukan. Kami juga memasang 2x WD Red 3 TB sebagai storage di dalam NAS ini.

Berikut ini adalah spesifikasi testbed tersebut:

  • Prosesor: Intel Core i7 7700
  • CPU Cooler: Cooler Master MasterLiquid Lite 120

  • Motherboard Z270
  • RAM DDR4 16GB (4x 4GB)
  • SSD Intel NVMe 750 Series
  • Graphics Card GeForce GTX 950
  • PSU Corsair CX550M 550 watt

  • Windows 10

Di pengujian ini, seperti yang biasa kami lakukan, dua HDD WD Red 3 TB yang digunakan dikonfigurasi untuk berjalan di RAID 0. Kami menggunakan benchmark Crystal DiskMark 5.5.0 untuk mendapatkan gambaran terkait seperti apa kecepatan baca-tulis yang bisa ditawarkan oleh DS218j ini. Hasilnya:

Kecepatan baca-tulis yang dicatatkan DS218j dengan 2x WD Red 3 TB di pengujian ini terlihat mencapai batas atas dari yang bisa diberikan oleh Gigabit Ethernet, konektor yang digunakan untuk menghubungkan NAS ke testbed kami. Hal ini wajar terjadi di sebuah NAS 1 GbE. Angka baca-tulis sequential ini bisa dikatakan baik. Sementara untuk Random 4K, hasilnya terbilang tidak terlalu tinggi, tetapi masih memadai untuk kebutuhan penggunaan pribadi atau di rumah.

Sebagai pembuktian dari kecepatan yang didapatkan di Crystal DiskMark tersebut, kami juga melakukan tes transfer file. Terdapat dua tes yang kami lakukan, yaitu dengan melakukan transfer 80 GB file besar dan 80 GB file kecil dari SSD NVMe di testbed ke NAS. Hasilnya, untuk file besar, transfer file membutuhkan waktu 12 menit 35 detik, dengan kecepatan tulis yang terbilang stabil, di kisaran 112 MB/s. Sementara untuk transfer file kecil, waktu yang dibutuhkan adalah 25 menit 6 detik. Bila dibandingkan dengan DS218+ yang pernah kami uji beberapa waktu lalu, kecepatan transfer data untuk file besar dari NAS DS218j ini hampit tidak berbeda, dengan catatan waktu yang serupa. Sementara untuk file kecil, NAS yang kami uji kali ini menghasilkan catatan waktu lebih lambat, terpaut cukup jauh dari DS218+, yang tampaknya disebabkan oleh I/O dari NAS ini yang memang tidak setinggi DS218+, yang memang berada di kelas high-performance. Namun, secara keseluruhan, performa yang ditawarkan tetap masih bisa dikatakan baik.

Kesimpulan

(+)

  • Performa terbilang baik untuk NAS 1 GbE
  • DiskStation Manager dengan banyak paket untuk opsi perluasan kemampuan
  • Setup mudah

(-)

  • Pemasangan storage masih belum tool-less
  • Tidak ada port USB 3.0 di bagian depan

Sebagai NAS Synology, DS218j ini hadir juga dengan sistem operasi andalan mereka, DSM, yang menawarkan banyak sekali opsi perluasan kemampuan. Memanfaatkan berbagai aplikasi yang tersedia, DS218j ini, seperti NAS Synology yang lain, bisa menawarkan fungsi lebih dari sekadar tempat penyimpanan data yang terpasang ke jaringan lokal, termasuk di antaranya beberapa yang cocok untuk kebutuhan personal atau rumahan, sesuai dengan posisinya di jajaran produk Synology, seperti beberapa set multimedia server (Video Station, Audio Station, dan Photo Station), Moments, serta Drive. Seperti pendahulunya dari lini J Series, NAS ini menawarkan kemampuan yang terbilang memadai untuk kebutuhan sesuai dengan kelasnya, dengan performa yang terbilang baik untuk NAS 1 GbE.

Setup mudah tentu saja ditawarkan Synology untuk NAS DS218j ini, seperti yang selalu mereka lakukan untuk jajaran NAS mereka beberapa tahun terakhir ini. Synology Hybrid RAID pun tersedia untuk membantu mengoptimalkan kinerja storage di dalam NAS ini untuk pengguna yang masih belum paham mengenai NAS dan RAID. Sayangnya, NAS ini masih belum hadir dengan desain yang mendukung kemudahan instalasi awal lebih dari pendahulu-pendahulunya, di mana pemasangan storage masih harus dilakukan dengan membuka bodi NAS terlebih dahulu, dan storage pun dipasang masih belum dengan sistem tool-less.

NAS ini hadir dengan desain minimalis yang memang sudah digunakan Synology dalam beberapa seri terakhir NAS mereka, untuk J Series dan beberapa varian kelas menengah 2-bay lain. Desain ini memang masih terlihat menarik, tetapi sayangnya masih belum mengakomodasi suatu hal yang mungkin makin dibutuhkan saat ini, yaitu port USB 3.0 di sisi depan, yang bisa digunakan pengguna untuk menghubungkan perangkat storage USB ke NAS ini. Namun, terlepas dari hal tersebut, DS218j tetap bisa jadi pilihan yang menarik untuk yang membutuhkan NAS untuk kebutuhan personal di rumah, ataupun juga di kantor kecil, yang dibekali banyak fitur dan opsi perluasan kemampuan, jauh lebih dari sekadar tempat penyimpanan data saja.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES