in: Notebook / Laptop | August 7, 2018 | by: Gatot Tri Yuwono

Review ASUS ROG Zephyrus-M (GM501S): Zephyrus Murah yang Kencang

The Notebook

Basis desain untuk bodi ASUS ROG Zephyrus-M GM501S tampak mirip sekali dengan ROG Zephyrus GX501. Bentuk bodi kotak sempurna dengan lekukan 90° di sudut kembali ditampilkan pada ROG Zephyrus-M GM501S, sambil tetap mempertahankan warna Black Titanium sekaligus garis Plasma Cutter pada sisi pinggir. Akan tetapi ada perbedaan yang sangat mencolok dibandingkan ROG Zephyrus GX501 dimana ASUS mengubah posisi keyboard dan TouchPad seperti laptop pada umumnya, tidak lagi pada sisi pinggir sebelah bawah. Tentu saja hal ini membuat pengoperasian laptop gaming ini lebih terasa normal.

Desain elemen garis diagonal yang membagi dua area dengan posisi logo ROG pada sisi pinggir layaknya sebuah mata kembali dijumpai pada ROG Zephyrus-M GM501S. Permukaan metal brush finish pun menambah elegan penampilan saat dilihat dari sisi ini.

Logo ROG pada permukaan sisi belakang layar akan memancarkan cahaya saat sistem sedang menyala. Menambah keren penampilan terutama saat kondisi gelap.

Penggunaan material logam jamak sekali digunakan pada laptop tipis tidak terkecuali ROG Zephyrus-M GM501S yang menggunakan magnesium alloy. Penggunaan bahan logam membuat laptop dapat diciptakan dengan dimensi sekecil mungkin, tanpa mengorbankan faktor kekuatan bodi.

Bodi super tipis memang menjadi salah satu daya pikat laptop gaming ASUS ROG Zephyrus, tidak terkecuali di ROG Zephyrus-M GM501S. Dalam keadaan layar ditutup, tebal bodi ROG Zephyrus-M GM501S hanya sebesar 17,5 mm saja. Memang tidak setipis ROG Zephyrus GX501 dengan 16,9 mm tetapi tetap terhitung sangat tipis untuk ukuran laptop gaming, terlebih dengan spesifikasi hardware yang ditawarkan.

Sementara untuk dimensi panjang dan lebar ROG Zephyrus-M GM501S memang tidak terasa istimewa dengan ukuran 38,4 x 26,2 cm. Desain bezel layar yang tebal memang membuat footprint laptop gaming ini masih terasa cukup besar. Untunglah bobot ROG Zephyrus-M GM501S tidak terlampau berat dengan 2,4 kg.

ASUS mengerti dengan benar jika graphics card performa tinggi seperti GTX 1070 tidak dapat tampil sempurna tanpa layar yang mampu memaksimalkannya. Oleh karena itu ROG Zephyrus-M GM501S langsung dilengkapi layar gaming “kekinian” dengan tingkat refresh rate 144 Hz yang menjamin animasi pergerakan dapat ditampilkan jauh lebih mulus dibandingkan layar konvensional 60 Hz. Layar pun dapat menampilkan sepenuhnya 144 gambar per detik saat game dijalankan pada tingkat frame rate 144 fps. Pada laptop gaming konvensional dengan layar 60 Hz, layar hanya dapat menampilkan 60 gambar per detik meskipun game mampu menghasilkan frame rate lebih dari 60 fps.

Istimewanya lagi, ASUS tidak melakukan kompromi dengan menggunakan panel TN pada layar 144 Hz mereka. Walaupun ASUS menyebutkan jika panel yang digunakan adalah IPS-Level (NTSC 72%), kami melihat jika kualitas tampilan ROG Zephyrus-M GM501S sama baiknya seperti pernah kami jumpai pada layar IPS. Penyebutan IPS-Level kemungkinan dilakukan untuk menghindari tuntutan dari pihak pemilik paten teknologi IPS karena layar laptop gaming ini tidak diproduksi oleh pihak tersebut. Lebih jauh lagi layar ini juga memiliki tingkat response time 3 ms yang tergolong sangat hebat untuk panel sekelas itu. Permukaan layar pun diberi lapisan anti-glare sehingga tidak memiliki sifat memantul seperti cermin yang membuat pemakaian menjadi lebih nyaman. Layar LCD LED ukuran 15,6 inci tersebut memiliki tingkat resolusi Full HD/1920 x 1080 piksel yang menghasilkan tingkat kepadatan piksel mencapai 141 PPI.

Layar ROG Zephyrus-M GM501S pun semakin sempurna dengan dibenamkannya teknologi NVIDIA G-Sync. Pengalaman memainkan game pun semakin sempurna dengan menghilangnya gejala image tearing, input lag, dan stutteringRefresh rate 144 Hz pun membuat “ruang gerak” teknologi NVIDIA G-Sync semakin luas dengan mampu ditanganinya frame rate hingga 144 fps.

Pada sisi kanan bodi ROG Zephyrus-M GM501S dapat ditemukan konektor 1X USB 3.1 Gen 2 (10 Gbps), 1X USB 3.1 Gen 2/Thunderbolt 3 Type-C (40 Gbps), lubang Kensington Security Lock.

Sementara pada sisi kiri kami menjumpai 1X DC-IN, 3X USB 3.1 Gen 2 (10 Gbps), dan 1X Headphone Microphone Combo Jack. Sangat mengejutkan kami dapat menemukan setidaknya LIMA buah konektor USB dengan standar kecepatan USB 3.1 Gen 2 di ROG Zephyrus-M GM501S. Umumnya laptop gaming hanya menyediakan satu atau dua buah konektor USB 3.1 Gen 2.

Cukup disayangkan posisi konektor DC-IN membuat kabel power adapter menjadi rentan paparan udara panas dari lubang ventilasi sisi samping.

Desain dan tata letak tombol keyboard ROG Zephyrus-M GM501S terasa lebih “normal” dibandingkan ROG Zephyrus GX501 sebelumnya. Tombol keyboard ROG Zephyrus-M GM501S terasa empuk dan nyaman saat ditekan dengan respon yang baik. Tidak memerlukan waktu lama untuk beradaptasi dengan keyboard ROG Zephyrus-M GM501S. Teknologi ROG Overstroke memastikan input tombol dikenali lebih cepat dibandingkan keyboard konvensional. Keyboard pun dilengkapi teknologi N-Key Rollover dan diklaim memiliki daya tahan hingga 20 juta kali tekanan.

Keyboard dengan lampu backlit aneka warna lengkap dengan efek cahaya menjadi standar laptop gaming masa kini tidak terkecuali ROG Zephyrus-M GM501S. Lampu backlit keyboard ROG Zephyrus-M GM501S dibagi dalam empat zona yang dapat diatur warna dan efeknya masing-masing dengan menggunakan aplikasi ROG Aura Core. Selain membuat penampilan makin meriah, lampu backlit pada keyboard juga memudahkan pengguna mengenali tombol dalam kondisi gelap.

ASUS memberikan warna putih pada sisi pinggir tombol ASDW sehingga mudah dibedakan dari tombol lainnya. Tombol huruf W juga diberikan tonjolan kecil sehingga pengguna dapat langsung mengenalinya hanya dengan meraba.

Tombol panah di ROG Zephyrus-M GM501S memiliki ukuran jauh lebih kecil dibandingkan tombol lainnya dan ditempatkan agak menjauh sehingga menghindari resiko kesalahan tekan.

Tombol Power On/Off memiliki bentuk segi enam yang unik dengan garis memancarkan cahaya saat sistem menyala.

ROG Zephyrus-M GM501S menyediakan tombol khusus untuk akses cepat pada fungsi Volume Down, Volume Up, Microphone On/Off, dan mengakses ROG Gaming Center. Yap! Pengguna memang dapat menghubungkan langsung kontroler XBOX mereka dengan ASUS ROG G703VI karena di dalamnya laptop ini telah ditanamkan receiver kontroler XBOX.

ROG Zephyrus-M GM501S menggunakan TouchPad tipe ClickPad tanpa tombol khusus untuk klik kiri dan kanan.

Posisi lampu indikator ROG Zephyrus-M GM501S seperti pada gambar memudahkan pengguna untuk melihatnya. Lampu indikator juga dirancang untuk tetap dapat dilihat meskipun layar ditutup.

Sistem pendingin AAS (Active Aerodynamic System) menjadi keunikan yang hanya ditemukan pada laptop gaming ASUS ROG Zephyrus Series tidak terkecuali ROG Zephyrus-M GM501S. Sistem pendingin ini akan mengangkat sisi belakang bodi laptop beberapa milimeter, menciptakan ventilasi udara masuk dengan ukuran masif dari sisi bawah. Untuk membuang udara panas, terdapat empat ventilasi dimana dua mengarah ke belakang dan dua lainnya ke sisi kanan dan kiri.

Tidak hanya menarik udara masuk dari sisi bawah, udara juga dihisap masuk melalui lubang-lubang kecil yang ada pada sisi sebelah atas keyboard.

Sistem pendingin AAS ala ASUS membuat permukaan sisi bawah laptop tidak memiliki lubang ventilasi kecuali dimana komponen speaker ditempatkan di sebelah samping kaki penyangga depan.

Alas penyangga laptop ROG Zephyrus-M GM501S yang dapat dilepas dengan mudah dengan membuka empat baut. Desain sistem pendingin AAS seperti ini membuat perawatan kipas menjadi lebih mudah karena tidak perlu melepas penutup sisi bawah laptop.

Seperti inilah desain dan tata letak komponen internal ROG Zephyrus-M GM501S.

Sistem pendingin ROG Zephyrus-M GM501S memiliki LIMA buah heatpipe dimana dua di antaranya memiliki diameter paling besar. Tampak satu heatpipe dikhususkan untuk mendinginkan komponen VRM prosesor dan graphics card. Desain heatpipe terhubung membuat panas dari prosesor dan graphics card dapat mengalir ke dua area pelepasan panas di sisi belakang kiri dan kanan sehingga beban kerja setiap area pendinginan menjadi seimbang. Sayangnya desain seperti ini membuat panas dari satu komponen dapat memanaskan komponen lainnya.

 

Area pelepasan panas untuk sisi graphics card memiliki fungsi ganda yang tidak hanya menerima pasokan kalor dari komponen GTX 1070 serta Core i7 8750H tetapi juga dari VRM prosesor dan graphics card.

Untuk komponen kipas, ROG Zephyrus-M GM501S telah menggunakan kipas 12 Volt yang menawarkan kecepatan 20% lebih tinggi dan tingkat aliran udara 41% lebih baik dibandingkan kipas 5 Volt kovensional. Komponen kipas juga dilengkapi teknologi anti debu dengan penambahan sebuah “terowongan” untuk menangkap sekaligus membuang debu. Mengurangi penumpukan debu pada kipas sehingga memperpanjang umur kipas.

Sirip-sirip heatsink pun dibuat dengan ketebalan hanya 0.1 mm sehingga ASUS dapat memampatkan sirip-sirip heatsink sebanyak mungkin pada area yang terbatas. Alhasil area pelepasan panas menjadi lebih luas dimana ASUS mengklaim terjadi penambahan sekitar 16%.

Engsel layar ROG Zephyrus-M GM501S yang mendorong naik bodi laptop saat layar dibuka.

ROG Zephyrus-M GM501S menyediakan dua slot SO-DIMM yang mendukung memori/RAM DDR4 (1,2 Volt) dengan kapasitas maksimal 32 GB (2X 16 GB) dengan kecepatan 2666 MHz. Konfigurasi satu keping memori/RAM membuat pemilik ROG Zephyrus-M GM501S dapat dengan mudah melakukan upgrade saat dibutuhkan tanpa perlu menyingkirkan yang telah ada.

ROG Zephyrus-M GM501S menyediakan satu slot M.2 yang mendukung SSD SATA atau PCIe 3.0 x4 dan satu konektor SATA III 6 Gbps untuk storage HDD/SSD 2,5 inci. Untuk pasar Indonesia ASUS menggunakan SSD 256 GB Samsung MZVPW256HEGL-00000 dengan SSHD Seagate FireCuda.

Chip/PCH Intel HM370.

ROG Zephyrus-M GM501S menggunakan wireless card generasi terbaru yaitu Intel Wireless-AC 9560 yang menyediakan konektivitas Wi-Fi ac dengan dukungan MU-MIMO sekaligus Bluetooth V5.

Baterai ROG Zephyrus-M GM501S memiliki kapasitas sebesar 55 Wh.

Perangkat catu daya ROG Zephyrus-M GM501S mampu memasok daya listrik ke laptop hingga 230 Watt.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES