in: Notebook / Laptop | August 7, 2018 | by: Gatot Tri Yuwono

Review ASUS ROG Zephyrus-M (GM501S): Zephyrus Murah yang Kencang

Konsumsi Daya

 

Note: Total system power consumption (In Watts) | Discrete Mode

Battery Life

Setting: Windows Power Option – Balanced | Windows Brightness – 50% | Speaker Volume – 25 % | Airplane Mode – On (Video Playback) | WiFi On & Bluetooth Off (YouTube)

 

Mengaktifkan mode Optimus terbukti berhasil menambah panjang durasi pemakaian ROG Zephyrus-M GM501S saat menggunakan tenaga baterai. Ada peningkatan durasi pakai di atas 50% saat menggunakan mode Optimus dibandingkan Discrete Graphics. Akan tetapi cukup disayangkan, meskipun sudah menggunakan mode Optimus, daya tahan baterai ROG Zephyrus-M GM501S masih tergolong singkat dengan durasi pakai tidak sampai empat jam pada pengujian kami.

Perlu diperhatikan pengujian di atas menggambarkan skenario daya tahan baterai untuk aktivitas yang dilakukan secara terus menerus tanpa henti. Untuk aktivitas yang dilakukan tidak secara terus menerus dengan memberikan jeda, daya tahan baterai seharusnya dapat bertahan lebih lama. Pengaturan tingkat kecerahan lebih rendah seharusnya dapat membuat daya tahan baterai bertambah lebih panjang lagi.

Sementara daya tahan baterai di skenario gaming, ROG Zephyrus-M GM501S hanya dapat bertahan tidak lebih dari satu jam (Battery Boost Off). Memang tergolong normal dan wajar untuk sebuah laptop gaming. Untunglah durasi pemakaian dengan tenaga baterai meningkat 45% dengan mengaktifkan fitur Battery Boost dengan limitasi frame rate di 30 fps.

Kesimpulan

Core i7 8750H – Performa prosesor hexa core dari Intel di laptop gaming ROG Zephyrus-M GM501S memang mengejutkan sekali. Tidak disangka ASUS mampu meracik sebuah laptop gaming yang mampu menampilan performa Core i7 8750H yang begitu tinggi dan juga stabil. Padahal tipisnya bodi ROG Zephyrus-M GM501S sempat membuat kami ragu akan kemampuan sistem pendinginnya, apakah mampu menjaga prosesor dari gejala thermal throttling. Tidak sampai disitu saja, performa prosesor sekencang itu mampu dikeluarkan meskipun masih menggunakan konfigurasi single channel memory. Bukan tidak mungkin performa Core i7 8750H di ROG Zephyrus-M GM501S akan semakin optimal saat menggunakan konfigurasi dual channel memory.

Dengan DUA BELAS thread, Core i7 8750H membuat ROG Zephyrus-M GM501S sangat ideal dalam menangani komputasi modern yang membutuhkan prosesor dengan kemampuan tinggi. Membuatnya cocok untuk mereka yang berkutat di dunia 3D-modelling, editing kelas profesional untuk gambar/video/audio, pembuatan animasi, CAD, dan masih banyak lagi. SSD PCIe sebagai storage utama pun membuat kemampuan Core i7 8750H kian optimal. Laptop gaming terasa responsif dan gesit saat digunakan dengan waktu loading data ukuran masif yang cepat.

 

GTX 1070 – Laptop gaming tipis akan ideal jika menggunakan graphics card NVIDIA versi Max-Q tetapi tidak untuk ROG Zephyrus-M GM501S. Laptop gaming ini datang dengan kekuatan penuh graphics card laptop GeForce GTX 1070 8 GB GDDR5. Dan tidak dapat disangka, sistem pendingin ROG Zephyrus-M GM501S mampu menjaga temperatur di batas normal sehingga performa GTX 1070 tersebut dapat dikerahkan sepenuhnya.

Dikombinasikan dengan layar Full HD membuat GTX 1070 dapat menghasilkan frame rate sangat tinggi dengan kualitas visual maksimal. Bahkan di game tertentu tingkat frame rate dapat dengan mudah menembus angka ratusan fps di sejumlah game yang kami uji. Tingkat frame rate setinggi itu sangat ideal dengan digunakannya layar 144 Hz yang membuat pengalaman memainkan game semakin sempurna dengan tampilan animasi pergerakan yang lebih mulus. Bahkan ditanamkannya teknologi NVIDIA G-SYNC membuat pengalaman memainkan game semakin sempurna dengan hilangnya gejala image tearingstuttering, dan input lag.

GTX 1070 memang membuat ROG Zephyrus-M GM501S siap menjalankan game modern terbaru sekalipun dengan lancar di tingkat kualitas visual maksimal. Kapasitas masif memori/VRAM 8 GB pun membuat ROG Zephyrus-M GM501S siap menangani game yang memakan banyak tempat di dalam chip GDDR5. Dan tentu saja ROG Zephyrus-M GM501S siap menjadi sistem untuk menampilkan konten VR (Virtual Reality) secara sempurna, yang dapat dibawa kemana saja dengan mudah.

 

 

 

 

Overall – Laptop gaming ASUS ROG Zephyrus-M GM501S dijual pada kisaran harga Rp. 40.299.000,- dengan menyertakan sistem operasi Windows 10. Dengan level performa dan kelengkapan fitur seperti itu, rasanya memang pantas ROG Zephyrus-M GM501S ditawarkan di kelas harga. Terlebih semua itu dikemas ke dalam bodi laptop setebal 1,75 cm saja dengan bobot di bawah 2,5 kg membuat ideal untuk mobilitas tinggi. Posisi keyboard dan TouchPad yang lebih “normal” juga membuat ROG Zephyrus-M GM501S menjadi pilihan menarik dibandingkan ROG Zephyrus GX501 selain karena harganya yang lebih murah.

(+) Bodi super tipis 1,75 cm

(+) Bobot cukup ringan di bawah 2,5 kg

(+) Bodi dengan material logam

(+) Prosesor 6-Core/12-Thread

(+) Performa prosesor kencang dan stabil

(+) Gejala thermal throttling tidak terjadi di prosesor

(+) GTX 1070 non Max-Q menghasilkan performa tinggi di skenario gaming

(+) Temperatur kerja graphics card dalam batas aman

(+) GPU Mode

(+) Sistem pendingin unik AAS (Active Aerodynamic System)

(+) Mendukung kapasitas memori/RAM hingga 32 GB di 2666 MHz

(+) Layar IPS 144 Hz dengan NVIDIA G-SYNC

(+) SSD PCIe 3.0 x4

(+) Backlit keyboard dengan empat zona warna

(+) Keyboard dengan n-key rollover

(+) Tombol hotkeys untuk volume suara serta mikrofon

(+) Area tombol ASDW bebas paparan panas tinggi

(+) Empat port USB 3.1 Gen 2 (10 Gbps)

(+) Thunderbolt 3.0

(+) HDMI

(+) Wi-Fi ac

(+) Bluetooth V5

(+) Utility pendukung melimpah dengan fungsi lengkap

Kekurangan

(-) Ukuran tombol panah cukup kecil

(-) Daya tahan baterai singkat meskipun menggunakan mode Optimus

(-) Kecepatan kipas tidak dapat diatur secara manual

(-) Tidak ada memory card reader

(-) Resiko paparan udara panas pada kabel power adapter dan tangan akibat ventilasi samping

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES