in: Highlights - Storage Devices | August 27, 2018 | by: Dian Syarifuddin

Review Storage: WD Black NVMe SSD 1TB

Platform Pengujian WD Black 3D NAND 1 TB

  • Prosesor Intel Core i7 7700
  • CPU Cooler: Cooler Master MasterLiquid Lite 120

    • Motherboard Z270
    • RAM DDR4 16GB (4x 4GB)
    • SSD Intel NVMe 750 Series
  • Graphics Card GeForce GTX 950
  • PSU Corsair CX550M 550 watt

  • Windows 10

Pengujian

Setelah menyimak spesifikasi dari SSD WD Black 3D NAND 1 TB serta platform pengujian yang kami gunakan, kini kita telah memasuki segmen pengujiannya. Seperti biasa, kami melakukan pengujian melalui beberapa software sintetis dan real life dengan melakukan transfer file besar dan kecil berkapasitas 6 GB. Kami menyertakan dua SSD lainnya yang sejenis mulai dari teknologi NVMe yang diusungnya termasuk SSD WD Black generasi pertama. Hal ini kami lakukan hanya bertujuan sebagai pembanding saja. Dan berikut adalah hasil pengujian dari SSD WD Black 3D NAND.

HD Tune

Melalui pengujian menggunakan HD Tune, terlihat perbedaan antara SSD WD Black 3D NAND dengan SSD WD Black generasi pertama sangat signifikan. SSD WD Black ini juga tampaknya mampu untuk mengimbangi performa yang ditawarkan SSD Samsung 970 EVO 1TB.

CrystalDisk Mark

Beralih ke pengujian software sintetis lainnya,yaitu CrystalDisk Mark. Pada hasil pengujian ini pun, SSD WD Black dengan chip 3D NAND kembali tampil baik bahkan mampu menyaingi kembali SSD Samsung 970 EVO. Kecepatan sequential Write yang ditawarkan SSD WD Black ini juga berhasil mengungguli para pesaingnya.

ATTODisk Benchmark

Sama seperti hasil pengujian melalui CrystalDisk Mark, pada pengujian ATTODisk Benchmark, kecepatan Read yang ditawarkan WD Black 3D NAND dengan form factor M.2 2280 ini menyentuh hingga ke angka di atas 3000 MB/s. Begitu juga kecepatan Write yang ditawarkan mampu mencapai di atas 2800 MB/s.

Tes Transfer File 6 GB

Memasuki pengujian real life dimana kami melakukan transfer file besar dan kecil berkapasitas 6 GB. Terlihat kemampuan transfer yang ditawarkan SSD WD Black 3D NAND yang memanfaatkan jalur M.2 PCIe ini ternyata lebih baik jika dibandingkan SSD WD Black terdahulu. Dengan hasil ini tentunya SSD ini sanggup untuk meningkatkan performa pada sebuah sistem PC, baik PC profesional atau PC gaming.

Suhu

Kami turut melakukan pengujian suhu pada SSD WD Black 3D NAND ini. Pada skenario pengujian suhu ini kami menjalankan software sintetis CrystalDisk Mark hingga selesai. Pada kamera thermal imaging yang kami gunakan telah menangkap suhu mencapai 77.3 derajat C. Suhu yang dihasilkan SSD ini ternyata jauh lebih rendah dibanding SSD pesaingnya. Perlu kami ingatkan kembali bahwa hasil pengujian suhu yang kami peroleh ini mensimulasikan skenario terburuk. Jadi dalam kondisi penggunaan normal (harian), kecil kemungkinan SSD akan bekerja di temperatur setinggi ini terus-menerus.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES