in: Motherboard | September 23, 2018 | by: Chandra Wijaya

Hands-On Motherboard Gigabyte B450 Aorus Elite

Tampilan Fisik – Lanjutan

Pada sisi VRM, motherboard ini menggunakan desain VRM 4+3 (4 CPU dan 3 SOC). Anda akan melihat bahwa motherboard ini memiliki 11 buah choke/induktor, tetapi jumlah choke ini bukanlah penentu jumlah VRM phase. Untuk VRM controller motherboard ini menggunakan Intersil ISL95712.

Di motherboard ini, setiap 1 phase VRM untuk CPU akan memiliki 2 buah choke. MOSFET yang digunakan di motherboard ini terdiri dari 2 buah Low-Side Mosfet ONSEMI NTMFS4C06N, dan 1 buah High-side Mosfet ONSEMI NTMFS4C10N. Sedangkan untuk SOC, hanya menggunakan masing-masing 1 buah mosfet High-side dan Low-side

Power phase untuk CPU, dengan per phase menggunakan 1 buah high-side dan 2 buah low-side mosfet
Power phase SOC

Datasheet:

VRM Controller Intersil ISL95712

ONSEMI NTMFS4C10N

ONSEMI NTMFS4C06N

Kami sendiri sudah pernah melihat konfigurasi VRM seperti ini pada motherboard B450 Gigabyte Aorus lainnya, seperti B450 Aorus PRO WiFi, B450 Aorus PRO, dan X470 Aorus Ultra Gaming. Kontrol VRM yang dimiliki motherboard ini diakatakan sebagai ‘hybrid digital’ yang merupakan istilah untuk analog. Motherboard ini hanya menyediakan opsi offset untuk voltage control.

Di atas komponen VRM ini, terdapat heatsink yang berukuran besar dan memiliki surface area yang cukup luas. Desain heatsink VRM ini akan sangat membantu untuk menahan panas yang dihasilkan VRM.

Heatsink yang digunakan ini menggunakan metode mounting push-pin. Metode ini umumnya akan membuat heatsink terasa tidak terpasang kokoh di posisinya. Namun, di motherboard ini, kami merasa bahwa metode mounting heatsink yang digunakan pada motherboard ini sudah cukup firm, membuat heatsink terasa cukup kokoh.

Motherboard ini menyediakan 4 buah header 4-pin untuk fan. Dengan header 4-pin ini, Anda dapat menggunakan fan dengan mode PWM ataupun DC regulated. Jumlah fan header dan peletakan fan header untuk motherboard tergolong sangat minimalis. Fan header tersebut terletak di: 1 di bagian tengah atas motherboard, 1 di tengah motherboard, 1 di sisi kanan atas motherboard dan 1 di bagian bawah motherboard.

Sebagai sebuah standar motherboard modern, Gigabyte Aorus menyertakan Debug LED, yang merupakan sebuah fitur essential dalam proses troubleshooting. Motherboard ini memiliki 4 buah LED yang menunjukan proses booting sistem. Fitur ini tentunya sudah didesain sedemikian rupa untuk mempermudah user dalam mengetahui masalah yang terdapat pada sistem. Hal yang masih menjadi kekurangan dari Debug LED dari motherboard ini adalah tidak digunakannya warna berbeda untuk setiap debug LED. Namun, peletakan dengan bentuk grid 2 x 2 ini sangat mempermudah user dalam membaca Debug LED.

Sangat disayangkan, motherboard ini tidak memiliki fitur Dual BIOS. Gigabyte B450 Aorus Elite ini hanya menyediakan 1 buah BIOS. Fitur Dual BIOS ini sendiri menurut kami sangatlah krusial, terutama bagi pengguna yang ingin melakukan tuning sistem.

Di sisi slot ekspansi PCIe, motherboard ini memiliki slot ekspansi yang sudah lebih dari cukup. Terdapat 2 slot PCIe x16 Gen 3, dengan konfigurasi x16 untuk slot pertama, dan x8 untuk slot ke-2.; serta 2 slot PCIe x1. Baik pada PCIe x16 slot 1 dan 2, Gigabyte Aorus tidak memberikan metal shielding PCIe, tetapi mereka memberikan double locking bracket untuk untuk memperkokoh slot PCIe pada saat harus menahan graphics card berukuran besar dan berat.

Untuk konektivitas storage, tersedia 2 slot M.2 yang masing-masing akan berjalan pada kecepatan PCIe x4. Perbedaan keduanya adalah M.2 pertama akan langsung menggunakan jalur PCIe dari CPU, sedangkan untuk slot M.2 kedua akan menggunakan chipset X470. Gigabyte juga menyediakan sebuah heatsink M.2 yang menutupi seluruh bagian dari SSD M.2 yang akan Anda gunakan untuk M.2 yang terletak dekat dari soket prosesor. Heatsink M.2 ini juga dilengkapi dengan thermal pad.

Untuk storage berbasis SATA, terdapat 6 port SATA III 6Gbps, dengan hanya 2 diantaranya memiliki angle 90°. Untuk konektivitas I/O Gigabyte B450 Aorus Elite memiliki 1 header USB 3.0, dan 2 buah header USB 2.0 dan semuanya header tersebut hanya terdapat bada bagian bahwa motherboard.

Untuk bagian back panel I/O, motherboard ini menwarkan berbagai jenis konektor berikut ini:

  • 4x USB 3.0
  • 4x USB 2.0
  • 1x DVI-D Out
  • 1x HDMI Out
  • 1x Gigabit Ethernet
  • 1x PS/2 Combo
  • 1x Set Audio 7.1 Channel

Gigabyte B450 Aorus Elite ini hadir dengan pre-mounted I/O shield yang bertujuan untuk memberikan kenyamanan bagi user untuk proses instalasi motherboard ke dalam casing.

Soulsi Audio yang ditawarkan motherboard ini dimotori oleh ALC892. Menurut kami solusi ini sudah sedikit outdated. Namun, ALC892 ini sendiri masih cukup mumpuni untuk digunakan tetapi tidak ada yang spesial dari sisi audio motherboard ini.

Gigabyte B450 Aorus Elite

CPU Support AMD AM4 Socket Ryzen Series CPUs (Summit Ridge, Raven Ridge and Pinnacle Ridge)
CPU Socket AM4 (PGA-1331)
Chipset AMD B450
Graphics Interface 2x PCIe 3.0 x16 slot
Display Interface HDMI
Memory Type Dual Channel DDR4
Memory DIMM 4 DIMMS
Expansion Slot 2x PCIe 3.0 x1
SATA/M.2 6 SATA III / 2 M.2 for SSD
Audio ALC1220-VB
Form Factor ATX

 

Dan berikut ini adalah layout lengkap dari motherboard Gigabyte B450 Aorus Elite berdasarkan manual book:

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES