in: News | October 26, 2018 | by: Yufianto Gunawan

Bhinneka Tunjukkan “Printing” Bukan Cuma Mencetak ke Kertas

Bagi kebanyakan orang, “printing” mungkin lebih banyak dibayangkan sebagai mencetak dokumen atau foto ke kertas dengan menggunakan mesin yang disebut sebagai printer. Hal itu memang tidak salah, tetapi di AllPrint 2018, Bhinneka Digital Printing Solutions (DPS) berusaha menunjukkan jauh lebih dari itu. Ya, bagian dari bisnis Bhinneka, salah satu e-commerce populer, ini merupakan salah satu yang menawarkan produk printer, khususnya large format. Mereka menunjukkan berbagai “printing” yang bisa dilakukan dengan mesin-mesin yang mereka tawarkan.

Bapak Tommy dari Bhinneka DPS saat memandu perwakilan media melihat produk-produk yang mereka bawa ke booth mereka di AllPrint 2018

Bukan Cuma Mencetak ke Kertas

Bapak Tommy Chandra, direktur Bhinneka DPS, mengajak perwakilan media yang mengunjungi booth mereka untuk melihat seperti apa solusi large format printer yang mereka bawa. Bila berkeliling booth sembari mendengarkan penjelasan Bapak Tommy, siapapun saja menganggap bahwa “printing” hanyalah mencetak dokumen atau foto ke kertas akan langsung merasa bahwa anggapan itu salah. Bhinneka DPS membawa banyak sekali large format printer mereka, yang beberapa di antaranya bukan cuma bisa mencetak di atas kertas atau media pencetakan jenis kertas, tetapi juga banyak media lain, termasuk akrilik, silikon, kain, dan lain sebagainya. Memanfaatkan mesin-mesin yang di antaranya bahkan berukuran “raksasa” itu, berbagai kreasi cetakan bisa didapatkan, bahkan yang mengarah ke industri kreatif sekalipun.

Berbagai barang yang bisa dibuat dari “cetakan” large format printer

Bukan hanya media pencetakan saja yang berbeda, “tinta” yang digunakan untuk pencetakan pun juga berbeda, dan bisa berpengaruh ke bentuk hasil cetakan. Bhinneka DPS memang printer mereka yang hadir dengan berbagai jenis tinta, seperti tinta solvent dan eco-solvent, tinta yang menggunakan teknologi UV, latex yang merupakan proprietary dari HP, serta yang mendukung dye-sublimation, di mana jenis ini dengan mesin heat transfer bisa digunakan untuk memindahkan hasil cetakan dari media khusus ke kain. Beberapa hasil cetakan mesin-mesin yang ditampilkan oleh Bhinneka DPS di antaranya hadir dalam wujud casing smartphone, tas, dompet, serta aksesori yang menggunakan cetakan dengan basis UV; sepatu dan kaos yang menggunakan teknis khusus dengan basis dye-sublimation dan heat transfer; serta beberapa barang hasil industri kreatif dengan menggunakan sticker/cutting sticker berbasis cetakan solvent. Selain itu, karena salah satu pengguna terbesar mesin large format printer adalah bidang advertising, Bhinneka DPS pun menampilkan beberapa hasil cetakan materi advertising dengan mesin-mesin yang mereka pasarkan, termasuk untuk digunakan di neon-box.

Baju pun bisa dibuat dengan kombinasi berbagai mesin yang ada di booth Bhinneka DPS, mulai dari pencetakan dengan basis dye-sublimation, heat transfer ke kain, hingga laser cutting dengan mesin khusus.
Cetakan berbasis UV untuk neon box

Menariknya, bukan hanya sekadar memindahkan tinta ke media pencetakan, “printing” yang ditampilkan oleh Bhinneka DPS di sini juga mencakup beberapa hal dengan menggunakan laser. Salah satu mesin cetak yang ditampilkan mereka bisa melakukan laser cutting & engraving, yaitu memotong bahan dan melakukan “pencetakan” ke bahan tersebut. Bahan yang digunakan bisa berupa akrilik, triplek, dan bahan keras lain, termasuk metal. Selain itu, ada juga mesin khusus laser cutting yang bisa digunakan untuk memotong hasil cetakan sesuai dengan pola yang tercetak, yang salah satunya bisa digunakan untuk memotong pola di kain, berupa desain baju hasil dari heat transfer dari cetakan dye sublimation. Hasil potongan itu bisa disatukan dengan dijahit untuk menjadi baju jadi.

Mesin yang Dukung Industri Kreatif

Setelah menunjukkan mesin-mesin yang mereka tampilkan di booth mereka, Bapak Tommy juga sempat mengajak perwakilan media menuju booth dari salah satu pelaku industri kreatif yang menggunakan printer yang dijual oleh Bhinneka DPS. Di booth milik Ronita Digital Printing, pelaku industri kreatif berbasis di BSD, Tangerang Selatan, terdapat berbagai karya mereka dengan memanfaatkan hasil cetakan berbasis tinta solvent, salah satunya dari mesin Roland yang mereka beli dari Bhinneka DPS. Menariknya, Ronita Digital Printing ini menaruh fokus di bidang otomotif, seperti yang mereka terapkan di motor yang mereka pajang dalam booth mereka.

Bapak Tommy bersama Bapak Syaroni dari Ronita Digital Printing

Menggunakan stiker yang diproduksi dengan teknik khusus dari cetakan large format printer, Ronita Digital Printing bisa melakukan modifikasi tampilan motor, memberikan livery menarik ke bodi motor. Selain itu, kreasi mereka juga bisa diaplikasikan ke helm. Terlihat di sini, printing bukan hanya sekadar mencetak dokumen atau foto ke kertas, tetapi mencakup hal yang lebih luas lagi, yang bahkan mendukung industri kreatif seperti yang satu ini.

 

Tags:

Comments

RANDOM ARTICLES