in: Processors | October 19, 2018 | by: Yufianto Gunawan

Review Prosesor Intel Core i9-9900K: 8-Core di Kelas Mainstream

Platform Pengujian

Berikut spesifikasi dari sistem kami gunakan untuk pengujian ini:

Sistem 1

  • Prosesor: Core i9-9900K, Core i7-8086K
  • Motherboard: ASUS ROG Maximus XI Hero WiFi

Sistem 2

  • Prosesor: Core i7-7700K
  • Motherboard: ASUS ROG Maximus IX Apex

Komponen Umum

  • RAM: HyperX DDR4 2x 8 GB
  • Graphics Card: MSI GeForce GTX 1080 Ti Lightning
  • SSD: Samsung 950 Pro M.2 256 GB
  • SSD: HyperX Fury 240 GB
  • PSU: Corsair HX850
  • CPU Cooler: Cooler Master MasterLiquid 240
  • OS: Windows 10 Pro 1803
  • Monitor: Dell S2340L

 

Penjelasan Konfigurasi RAM

Sejak Core 8th Gen., Intel menyebutkan bahwa prosesor mereka menawarkan dukungan “resmi” untuk DDR4-2666, sedikit lebih tinggi dari sebelumnya yang “hanya” DDR4-2400. Untuk pengujian kali ini, karena dua dari tiga prosesor yang digunakan telah mendukung “resmi” DDR4-2666, kami memutuskan untuk menggunakan konfigurasi tersebut. Ketiga prosesor akan diuji dengan sistem yang menjalankan DDR4-2666. Ya, ini memang ada di atas dukungan “resmi” yang ditawarkan oleh Core i7-7700K. Namun, hal itu tidak jadi masalah karena sebenarnya prosesor itu pun dapat dengan mudah menjalankan konfigurasi tersebut.

Kit DDR4 yang kami gunakan dalam pengujian ini sebenarnya mengusung XMP (Extreme Memory Profile) dengan kecepatan di atas DDR4-2666. Oleh karena itu, kami melakukan pengaturan manual untuk RAM agar berjalan di DDR4-2666, dengan timing sesuai dengan timing yang umum di RAM DDR4 dengan kecepatan tersebut. Timing yang kami gunakan adalah DDR4-2666 16-16-16-35 1T.

Metode Pengujian

Kami menggunakan beberapa aplikasi benchmark dan aplikasi produktivitas untuk melihat kemampuan dari Core i7-8700K, bila dibandingkan dengan prosesor Core i7-7700K. Selain itu, kami juga menguji prosesor-prosesor tersebut di beberapa game. Pengambilan data untuk ketiga prosesor tersebut kami lakukan dalam rentang waktu yang sama. Berikut ini adalah penjelasan terkait benchmark dan game yang kami gunakan.

Benchmark

Berikut daftar benchmark yang kami gunakan:

  • Cinebench R15 (Single Core dan Multi Thread)
  • Geekbench 3 (Single Core dan Multi Thread)
  • Geekbench 4 (Single Core dan Multi Thread)
  • Blender 2.78a & Blenchmark 1.0.6 (Render Time)
  • Handbrake 1.0.2 (Transcode Time)
  • 7-Zip (LZMA Compression Time)
  • FSResizer (Conversion Time)
  • 3DMark Fire Strike (Graphics Score, Physics Score, Total Score)
  • 3DMark Time Spy (Graphics Score, CPU Score, Total Score)

Deretan aplikasi di atas menurut kami sudah bisa memberikan gambaran performa yang diberikan oleh Core i9-9900K, dibandingkan dengan pendahulunya, baik untuk beban single-threaded maupun multi-threaded, serta melibatkan benchmark sintetik dan real-world. 3DMark juga kami gunakan dalam pengujian kali ini, yaitu dengan benchmark Fire Strike dan Time Spy. Keduanya menurut kami sudah sangat mewakili kebutuhan untuk era saat ini, di mana Fire Strike mewakili kebutuhan untuk game-game DirectX 11, sementara Time Spy untuk game-game DirectX 12.

Game

Berikut daftar game yang kami gunakan:

  • GTA V
  • Battlefield 1
  • Far Cry 5
  • Ashes of the Singularity

GTA V dan Battlefield 1 dimainkan seperti biasa kemudian di-capture framerate + frametime-nya oleh tool FRAPS untuk mengambil nilai average FPS dan 99th percentile FPS (1% Minimum FPS). Sedangkan untuk Ashes of the Singularity, kami memanfaatkan tool benchmark yang ada di dalam game tersebut, dan menjalankannya di mode DirectX 12. Sementara untuk Far Cry 5, kami juga menggunakan benchmark internal di dalam game.

Motherboard: ASUS ROG Maximus XI Hero WiFi

Pengujian untuk Core i9-9900K kami lakukan di motherboard dengan chipset Intel Z390, yaitu ASUS ROG Maximus XI Hero WiFi. Motherboard tersebut merupakan salah satu motherboard Intel Z390 yang pertama kali hadir di lab. tim Jagat Review. Pembahasan mengenai motherboard tersebut bisa dilihat di artikel yang sudah kami tayangkan sebelumnya, Hands-On: Motherboard ASUS ROG Maximus XI Hero.

Karena motherboard Intel Z390 juga bisa digunakan untuk menjalankan prosesor Core 8th Gen., kami juga menggunakan motherboard tersebut untuk Core i7-8086K, salah satu pembanding yang digunakan. Untuk Core i7-7700K, karena motherboard Intel Z390 sudah tidak mendukung prosesor tersebut, kami menggunakan motherboard lain, dengan chipset Intel Z270, untuk prosesor tersebut. Motherboard yang kami gunakan juga berasal dari merek yang sama, yaitu ASUS ROG Maximus IX Apex.

Mari kita lihat performa seperti apa yang ditawarkan oleh prosesor Core i9-9900K ini!

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES