in: Processors | October 19, 2018 | by: Yufianto Gunawan

Review Prosesor Intel Core i9-9900K: 8-Core di Kelas Mainstream

Uji Performa: Benchmark Sintetis

Pengujian oleh Chandra Wijaya

Benchmark sintetis dilakukan dengan sebuah software khusus benchmark PC yang merupakan simulasi dari aplikasi/program yang kita jalankan pada kehidupan sehari-hari. Benchmark sintetis akan menghasilkan sebuah output/nilai yang mudah dibaca, serta pengujiannya mudah dijalankan dan pengujiannya mudah diulang. Namun, bisa jadi hasilnya tidak selalu mencerminkan keadaan spesifik pada aplikasi real-world.

Cinebench R15

Cinebench R15 merupakan aplikasi benchmark untuk mengukur kemampuan prosesor atau graphics card saat melakukan rendering sebuah objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, berarti semakin cepat pula PC Anda melakukan operasi rendering. Kami mengambil 2 (dua) skor, yakni skor Multi-Thread untuk melihat performa multi-threaded, dan juga skor Single-Core untuk melihat performa single-threaded.

Geekbench 3

Geekbench 3 adalah sebuah benchmark singkat yang dapat mengukur kemampuan prosesor dalam menangani beberapa workload integer dan floating-point, sekaligus juga kemampuan memori yang terdapat dalam sistem. Data disajikan dalam bentuk skor, semakin besar semakin baik.

Geekbench 4

Geekbench 4 adalah versi yang lebih baru dari keluarga Geekbench, dengan workload yang berbeda dengan yang ditawarkan di Geekbench 3. Set workload yang ditawarkan di benchmark ini lebih menggambarkan kebutuhan yang lebih modern dibandingkan Geekbench 3. Keduanya tetap cocok digunakan untuk memberikan gambaran untuk performa sistem, dari sisi CPU dan memori.

Halaman berikutnya: Produktivitas

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES