in: Processors | October 19, 2018 | by: Yufianto Gunawan

Review Prosesor Intel Core i9-9900K: 8-Core di Kelas Mainstream

Kesimpulan

Hadirnya prosesor Core i9-9900K, pertama di desktop kelas mainstream dengan konfigurasi octa-core dari Intel, bisa dikatakan merupakan langkah yang menarik dari Intel. Sebelumnya, untuk pengguna platform dari Intel, prosesor octa-core baru bisa didapatkan di kelas HEDT, yang harga keseluruhan sistemnya akan relatif lebih tinggi dari kelas mainstream. Kini, prosesor octa-core pun bisa dirasakan pengguna desktop di kelas mainstream dari Intel. Hal ini juga membuat Intel memiliki senjata yang membuat mereka bisa bersaing makin ketat dengan pesaingnya, AMD, di desktop kelas mainstream. Namun, untuk perbandingan dengan produk dari AMD, kami akan membahasnya di artikel terpisah. Kali ini, kita hanya akan fokus di perbandingan antara Core i9-9900K dengan pendahulunya.

Performa

Hadirnya core lebih banyak di Core i9-9900K terlihat bisa membuat prosesor ini bisa mengungguli pendahulunya di benchmark yang membutuhkan kemampuan proses multi-threading. Terlihat, di pengujian yang lebih menitikberatkan di performa multi-threading prosesor, Core i9-9900K terlihat unggul cukup jauh, bahkan bisa mencapai sekitar 2x lipat dari Core i7-7700K di beberapa pengujian, salah satunya di Cinebench R15 Multi Threading dan Geekbench 3 Multi Core. Hal ini wajar, mengingat prosesor ini hadir dengan jumlah core 2x lipat Core i7-7700K, dengan clock yang relatif lebih tinggi, dengan arsitektur yang serupa.

Bila dibandingkan dengan Core i7-8086K pun, keunggulan dua core dari prosesor ini berhasil membuatnya memiliki menawarkan kelebihan tersendiri. Perbedaan performa hingga hampir 30% pun masih mungkin dirasakan, di skenario multi-threading. Tidak bisa dipungkiri, untuk desktop kelas mainstream, Core i9-9900K ini merupakan prosesor terkencang yang ditawarkan oleh Intel, yang bahkan langsung meninggalkan pendahulunya dengan jarak yang cukup jauh.

Sementara untuk pengujian yang hanya menuntut kemampuan single-thread, prosesor ini hanya unggul sekitar 10% dari Core i7-7700K, yang tampaknya didapatkan karena boost clock single thread yang lebih tinggi, serta di kisaran yang sama dengan Core i7-8086K, karena kemiripan boost clock. Hal ini wajar terjadi, karena Intel memang belum menghadirkan arsitektur baru yang memiliki efisiensi lebih baik di prosesor Core i9-9900K ini. Sebagai catatan, prosesor ini masih menggunakan litografi sama dengan Core i7-7700K dan Core i7-8086K, yaitu 14 nm.

Beralih ke game, dari pengujian yang kami lakukan, Core i9-9900K terlihat punya kemampuan untuk memungkinkan penggunanya mendapatkan performa yang lebih baik di berbagai game. Terlihat, average fps dan min. fps yang didapatkan di game yang digunakan dalam pengujian kali ini, hasil tertinggi didapatkan dengan Core i9-9900K ini. Prosesor baru ini terlihat bisa membuat graphics card menghasilkan framerate relatif lebih tinggi, terlebih lagi di game bukan GPU-bound.

Kemungkinan besar, performa yang lebih baik di game ini disebabkan karena Core i9-9900K ini memiliki boost clock yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan Core i7-8086K dan Core i7-7700K. Jadi, walaupun di game seluruh core/thread dari prosesor tidak bisa digunakan secara maksimal, clock yang relatif lebih tinggi membuat prosesor bisa memproses data dan memasok data ke GPU dengan lebih baik, sehingga fps di game pun meningkat. Hal tersebut tampaknya menjadi dasar mengapa Intel berani menyebutkan bahwa prosesor ini adalah prosesor terbaik untuk gaming.

Konsumsi Daya

Memang, konsumsi daya dari prosesor ini terlihat lebih tinggi bila dibandingkan dengan kedua pendahulunya, Core i7-7700K dan Core i7-8086K. Namun, performa yang lebih tinggi tentunya juga bisa didapatkan dengan menggunakan Core i9-9900K. Di beberapa bagian pengujian, dengan konsumsi daya sekitar 10% ~ 13% lebih tinggi, Core i9-9900K bisa menawarkan peningkatan performa relatif yang lebih tinggi dari peningkatan konsumsi dayanya. Bila dibandingkan dengan Core i7-7700K, dengan perbedaan konsumsi daya yang ada, peningkatan performa yang didapatkan menurut kami sudah jauh menutupi peningkatan konsumsi daya. Sementara dengan Core i7-8086K, dengan performa relatif yang memang lebih baik, dan juga potensi gaming yang lebih baik, Core i9-9900K ini masih tetap layak dipertimbangkan.

Penutup

Upaya Intel untuk mendorong prosesor desktop kelas mainstream mereka ke titik yang lebih tinggi dari yang dicapai sebelumnya terlihat cukup sukses dengan hadirnya Core i9-9900K. Bila sebelumnya Intel hanya menawarkan prosesor hexa-core dengan “premium performance”, kini Intel menghadirkan prosesor octa-core yang menawarkan performa lebih tinggi dari yang ditawarkan pendahulunya. Intel menyebutkan bahwa prosesor baru mereka ini, Core 9th Gen., terutama Core i9-9900K, akan bisa mengakomodasi kebutuhan content creator dan gamer sekaligus, dan hal tersebut memang terlihat bisa dibuktikan dari hasil pengujian yang telah kami lakukan.

Kami cukup mengerti mengapa Intel memutuskan untuk menggunakan nama “Core i9” untuk prosesor desktop kelas mainstream di Core i9-9900K ini. Memang, bila dibandingkan dengan prosesor desktop kelas mainstream Intel yang ada sebelumnya, prosesor ini terbilang “selangkah di depan”, yang tampaknya menjadi dasar mengapa mereka menggunakan nama “Core i9” itu. Jadi, bila Anda ingin merasakan performa prosesor Intel yang sebelumnya hanya bisa didapatkan di kelas HEDT (High-End Desktop), Core i9-9900K ini adalah jawaban untuk keinginan tersebut.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES