in: News | October 9, 2018 | by: Dian Syarifuddin

Teknologi AI dari Google Ini Dapat Deteksi Kanker Paru

Teknologi Artificial Intelligent (AI) atau bisa disebut juga kecerdasan buatan, seiring waktu semakin berkembang pesat. Mulai dari smartphone, automotif bahkan berlanjut ke kompetisi E-Sport sudah mulai menggunakan peran AI dalam berbagai kegiatan. Peran AI semakin berlanjut hingga ke beragam kegiatan yang lebih penting seperti medis.

Belum lama ini, tim riset dari New York University dikabarkan telah sukses melakukan riset deteksi kanker paru menggunakan teknologi AI yang hasil indentifikasinya tergolong sangat akurat. Sistem AI mereka disebut DeepPath yang dibangun berdasarkan framework Deep Learning dari Google yakni Google Inception V3.

Sample Kulit Paru (Kiri) & Hasil Deteksi AI (Kanan)

Teknologi AI dari tim riset ini akan menggantikan peran ahli Patologi yang mendeteksi 2 jenis kanker paru pertama adalah LUAD dan kedua adalah LUSC. Penyakit ini umumnya disebabkan oleh rokok, minuman beralkohol dan pola hidup tidak sehat lainnya.

Berdasarkan uji dari tim, menghasilkan tingkat akurasi deteksi hingga 97%. Peran AI untuk deteksi kanker paru ini sangatlah penting bagi dunia kesehatan. Mengingat berdasarkan data WHO dari 2.09 Juta penderita sekitar 1.76 juta meninggal dunia akibat kanker paru. Teknologi ini diharapkan bisa membantu dunia medis.

Untuk spesifikasi perangkat keras yang digunakan, para tim riset menggunakan sistem yang ditenagai oleh Nvidia Tesla K20M. Tim riset juga menggunakan akselerasi GPGPU yang sudah didukung oleh Google Inception. Akselerasi GPGPU akan mempercepat waktu proses deteksi menjadi hanya 20 detik. Tim riset pun kabarnya membuka bagi siapa saja untuk menggunakan DeepPath melalui Github.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES