in: Graphics Card | November 8, 2018 | by: Tim Jagat Review

Hands-on: Gigabyte GeForce RTX 2080 Ti Gaming OC 11G

Tidak bisa dipungkiri bahwa GPU GeForce RTX 2080 Ti adalah GPU kelas consumer terkencang Dunia saat ini. Kemunculan RTX 2080 Ti ditujukan untuk menggantikan flagship GPU NVIDIA yang sebelumnya, yakni GeForce GTX 1080 Ti. GeForce RTX 2080 Ti yang mengusung arsitektur ‘Turing’ tersebut mendapat banyak peningkatan, mulai dari jumlah CUDA Cores yang lebih banyak, tambahan unit processing khusus yakni Tensor Core dan RT Core, sampai penggunaan memory GDDR6 untuk memberikan bandwidth tinggi.

Baca Juga:

Lebih Dekat dengan GeForce Turing

 

Pada kesempatan kali ini, kami mendapat kesempatan untuk menguji GeForce RTX 2080 Ti rancangan Gigabyte yakni: Gigabyte GeForce RTX 2080 Ti Gaming OC 11GB.

 

Gallery

 

Sekilas, bentuk fisik Gigabyte GeForce RTX 2080 Ti ini tidak jauh berbeda dengan Gigabyte GeForce RTX 2080 yang sempat kami uji beberapa waktu lalu. Bahkan software Utility Overclock bawaan-nya pun serupa.

 

Software Utility OC:

 

Spesifikasi (GPU-Z)

Berikut spesifikasi dari Gigabyte GeForce RTX 2080 Ti Gaming OC 11GB jika dibandingkan dengan spesifikasi referensi dari NVIDIA:

*klik untuk memperbesar

 

GeForce RTX 2080 Ti besutan Gigabyte ini diberi Boost Clock hingga 1650Mhz, sedikit lebih tinggi dari versi RTX 2080 Ti Founders Edition yang Boost Clock-nya 1635Mhz. GDDR6 yang terpasang disana memiliki rating 14 Gbps (1750Mhz).

Butuh informasi lebih jauh? Baca info spesifikasi yang tersedia di website Gigabyte berikut ini.

 

Ruang Lingkup Pengujian

Di sesi pengujian Gigabyte RTX 2080 Ti Gaming OC ini kami akan menguji beberapa aspek Graphics Card-nya, mulai dari analisis boost clock, temperatur saat load, hingga ke pengujan berbagai Game pada Resolusi 4K (3840×2160). Dan juga membandingkan Graphics Card ini dengan 3 Graphics Card NVIDIA terdahulu:

  • RTX 2080 = Gigabyte GeForce RTX 2080 Gaming OC
  • RTX 2080 Ti = GeForce RTX 2080 Ti Founders Edition
  • GTX 1080 Ti =  MSI GTX 1080 Ti Lightning-Z

 

Analisis Boost Clock

Berbicara mengenai clockspeed, rekan-rekan kami di JagatOC pernah menguji GPU GeForce RTX 2080 yang berbeda, dan menemukan bahwa label spesifikasi clockspeed  bisa  jadi kurang mencerminkan kecepatan clockspeed aslinyaDan Clockspeed GPU sebenarnya sangat bergantung pada load aplikasinya, dan juga Power Limit / Power Budget yang diberikan.

Untuk itu, kami mencoba menjalankan 3DMark Fire Strike Ultra Stress Test, dan melihat sejauh apa clockspeed real dari Gigabyte RTX 2080 Ti ini. Berikut hasilnya:

RTX 2080 Ti dari Gigabyte tersebut memiliki clockspeed boost rata-rata pada angka 1.8 Ghz-an, termasuk tinggi untuk keadaan default.

 

Konsumsi Daya GPU & Temperature

*klik untuk memperbesar

 

Saat kami mencoba melihat konsumsi daya GPU (yang dibaca sensor GPU-Z), kami mendapati bahwa GPU ini nampak diberi Power Limit dalam keadaan default di 300W. Ini adalah salah satu sebab tinggi-nya clockspeed boost rata-rata dari GPU Gigabyte RTX 2080 Ti tersebut.

Cooler yang diberikan cukup mendukung, bisa menjaga suhu GPU tersebut di bawah 70C saat full-load.

 

 

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7
Tags: