in: Motherboard | November 21, 2018 | by: Chandra Wijaya

Hands-On Review Motherboard Gigabyte Z390i Aorus Pro Wi-Fi

Tampilan Fisik (Lanjutan)

Analisa Singkat VRM

Untuk VRM CPU, motherboard ini hadir dengan konfigurasi 6 phase untuk CPU dan 2 phase untuk IGP, dan VRM yang digunakan pada motherboard ini sudah fully digital. Bagian VRM motherboard ini didinginkan dengan sebuah heatsink. Menurut kami, ukuran heatsink ini cukup besar untuk sebuah motherboard M-ITX.

Heatsink VRM ini menggunakan desain berlekuk-lekuk untuk memperluas surface area. Hal ini juga bertujuan untuk mempercepat pelepasan panas dari heatsink.

Saat kami melepas heatsink VRM motherboard ini, terlihat 5 buah IR3553M, serta 1 buah IR3553M yang terletak disamping 8-pin ATX, sehingga pada motherboard ini dari 6 mosfet hanya 5 diantaranya yang didinginkan dengan heatsink. Terdapat 1 buah mosfet dibiarkan terbuka. Konfigurasi seperti ini kami rasa sangat aneh, melihat motherboard ini masih memiliki sedikit ruang untuk meletakan heatsink. Kami sangat berharap bahwa Gigabyte Aorus mau meletakan heatsink kecil untuk 1 mosfet yang terbuka tersebut. Dengan desain 6 phase, maka motherboard ini akan dapat memberikan suplai maksimal 240A kepada CPU, dengan 1 buah IR3553M dapat memberikan suplai maksimal 40A.

Perlu diingat bahwa untuk VRM IGP pada motherboard ini, Gigabyte Z390i Aorus Pro Wi-Fi mengunakan 2 phase yang dicapai dengan menggunakan doubler IR3598, dengan per-phase nya menggunakan ONSEMI 4C06N (Low Side) dan ONSEMI 4C10N (High Side).

Untuk mengontrol 6 phase CPU VRM dan 2 phase IGP VRM, motherboard ini menggunakan IR35201 yang dijalankan pada konfigurasi 6+1.

Berikut ini adalah kompoenen VRM yang digunakan untuk memori:

Dan berikut ini adalah foto VRM untuk VCCIO dan VCCSA

Datasheet:

IR 35201

IR 3533M

ONSEMI 4C06N

ONSEMI 4C10N

Pada bagian slot ekspansi PCIe x16, motherboard ini hanya memiliki 1 buah, standar untuk sebuah motherboard M-ITX.

Untuk konektivitas storage, motherboard ini menyediakan 2 buah slot M.2 yang dapat berjalan pada kecepatan PCIe Gen 3.0 x4. Slot pertama M.2 ini terletak tepat di atas heatsink PCH, dan juga dilengkapi dengan sebuah heatsink.

Kemudian slot M.2 kedua motherboard ini terletak di balik motherboard.

Dan tentunya seluruh heatsink M.2 pada motherboard ini dilengkapi dengan thermal pad untuk membantu heat transfer dari M.2 menuju heatsink.

Selain opsi storage M.2, motherboard ini juga menawarkan 4 buah port SATA III 6Gbps yang menghadap ke atas.

Kemudian, motherboard ini juga menawarkan opsi front I/O port 1x USB 3.0 dan 1x USB 3.1 Type-C

Gigabyte Z390i Aorus Pro Wi-Fi ini juga menawarkan fitur dual BIOS, fitur yang sangat membantu pengguna jika harus melakukan recovery BIOS yang mengalami corrupt

Gigabyte Z390i Aorus Pro Wi-Fi ini tidak menawarkan fitur on board button, cukup kami maklumi untuk sebuah motherboard M-ITX. Namun, yang menjadi nilai kurang untuk motherboard ini adalah Gigabyte Aorus kembali lagi tidak menyertakan debug LED untuk motherboard ini. Sangat disayangkan bahwa fitur ini menurut kami sangatlah penting untuk untuk sebuah motherboard Z390.

Untuk bagian back panel I/O motherboard ini menawarkan berbagai macam konektor di bawah ini:

  • 1x USB 3.1 Gen 2 Type-C
  • 1x USB 3.1 Gen 2 Type-A
  • 4x USB 3.1 Gen 1
  • 1x RJ-45
  • 1x Display Port Output
  • 1x HDMI Output
  • 2x Wi-Fi Antenna
  • 1 set Audio Jack 7.1

Wi-Fi yang terdapat pada motherboard ini juga menggunakan Intel Wireless-AC CNVi yang berasal dari chipset Z390.

Solusi audio yang ditawarkan untuk motherboard Gigabyte Aorus menggunakan ALC1220-VB. Audio yang diberikan untuk motherboard ini sudah sangat mencukupi untuk sebuah audio onboard.

Kemudian jika Anda juga tertarik melihat motherboard ini tanpa heatsink, kami menyediakannya di bawah ini:

Dan berikut ini adalah gambar chipet Z390 Intel dengan fabrikasi 14nm

Dan ini adalah gambar chipset heatsink Gigabyte Z390i Aorus Pro Wi-Fi

Sekarang mari kita lihat BIOS dan Utility yang ditawarkan motherboard ini pada halaman berikut

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6
Tags: