in: Motherboard | November 21, 2018 | by: Chandra Wijaya

Hands-On Review Motherboard Gigabyte Z390i Aorus Pro Wi-Fi

Kesan & Kesimpulan

Gigabyte Aorus kembali lagi menghadirkan motherboard M-ITX untuk chipset Z390. Dan ini merupakan pertama kalinya untuk motherboard M-ITX milik Gigabyte ini masuk kedalam lini Aorus, dimana pada Z270 motherboard M-ITX ini masuk kedalam seri Gigabyte Gaming, dan pada Z370 masuk kedalam Ultra Durable series. Kehadiran motherboard M-ITX dari Gigabyte Aorus setiap tahunya selalu didampingi dengan “upgrade” dari sisi tuning memory dan heatsink VRM yang semakin mumpuni.

Gigabyte Z390i Aorus Pro Wi-Fi ini mengalami perbaikan masif dari sisi VRM. Di seri pendahulunya, Gigabyte Z370N Wi-Fi digunakan mosfet dari ONSEMI yang seringkali mengalami masalah thermal runaway. Pada Z390i Aorus Pro Wi-Fi ini Gigabyte memberikan mosfet IR3553M yang memiliki kapabilitas dan effisiensi yang jauh lebih tinggi. VRM Controller yang diberikan pada motherboard ini juga mendukung fully digital VRM yaitu IR35201. Kemudian juga tidak tanggung-tanggung bahwa Gigabyte Aorus menyertakan heatsink yang jauh lebih masif dari pendahulunya.

Selain dari upgrade VRM, Gigabyte Aorus juga memperbarui desain topologi memori mereka menjadi daisy chain. Hal ini bertujuan untuk memberikan peningkatan frekuensi memori yang dapat dijalankan pada motherboard ini. Kami sendiri juga sudah membuktikan bahwa motherboard ini bisa menjalankan DDR4-4400 XMP tanpa ada masalah. Tidak tanggung-tanggung juga kami juga berhasil menjalankan DDR4-4500 pada motherboard ini tanpa masalah. PCB 8 layer yang digunakan pada motherboard ini nampaknya juga memberikan bantuan untuk menjalankan setting memori dengan frekuensi tinggi.

Secara fitur, motherboard ini masih tetap mempertahankan apa yang telah dimiliki sejak Z370 seperti Audio ALC1220, Wi-Fi AC + Bluetooth, dan Gbe Ethernet(. Dengan tambahan pada Z390i Aorus Pro Wi-Fi ini terdapat 2 buah slot M.2 yang mendukung NVME dan sebuah I/O panel port USB 3.1 Type-C.

Hal yang masih menjadi kekurangan dari motherboard ini adalah masih tidak terdapatnya debug LED, untuk sebuah motherboard Z390 menurut kami Debug LED adalah sebuah kewajiban. Kemudian peletakan VRM CPU yang menurut kami sedikit aneh. Motherboard ini memiliki 6 phase CPU VRM, dan hanya 5 diataranya yang mendapatkan pendinginan heatsink, dengan 1 phase lain nya dibiarkan terbuka tanpa ada pendinginan apa pun. Kami sendiri tidak mengerti mengapa Gigabyte Aorus memberikan desain seperti ini.

Pada pengujian singkat motherboard ini juga kami melihat bahwa heatsink yang diberikan pada motheboard ini tidak dapat menahan load yang diberikan oleh Intel Core i9 9900K 5GHz @1.25v. dan menurut kami 1 phase CPU VRM yang tidak diberikan heatsink tersebut juga memberikan dampak untuk terjadinya thermal protection shutdown. Namun bukan berarti motherboard ini memiliki VRM yang buruk, hal ini terjadi karena memang heatsink VRM motherboard ini memerlukan bantuan sedikit airflow untuk bisa menjalankan Intel Core i9 9900K kami yang di overclock. Anda hanya perlu memberikan sedikit airflow untuk menyelesaikan masalah ini. Airflow tersebut bisa berasal dari kipas extra yang anda berikan atau airflow dari heatsink tower yang anda gunakan.

Akhir kata, kami sangat senang untuk bisa melihat Gigabtye Aorus kembali lagi mau untuk memperbaiki desain motherboard yang mereka miliki. Motherboard ini sudah sangat jelas menunjukan peningkatan dari pendahulunya Gigabyte Z370N Wi-Fi dan kami juga melihat potensi dari motherboard Gigabyte Z390i Aorus Pro Wi-Fi ini sangatlah luas. Beberapa hal yang tidak bisa dipungkiri bahwa untuk bisa menjalankan Intel Core i9 9900K dengan frekuensi 5GHz++ diperlukan setup pendinginan CPU dan VRM yang mumpuni. Pada saat ini juga kami masih menunggu update BIOS dari Gigabyte Aorus untuk bisa menjalankan setting memori dengan frekuensi yang jauh lebih tinggi.

Demkianlah Hands-On review dari Gigabyte Z390i Aorus Pro Wi-Fi, sampai jumpa di pengujian berikutnya 🙂

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6
Tags:

Comments

RANDOM ARTICLES