in: Direct Release | December 14, 2018 | by: Jagat Review

Direct Release: Jumlah Malware Backdoor Baru Dan Ransomware Meningkat Lebih Dari 40% Pada Tahun 2018

Dari semua file berbahaya baru yang terdeteksi pada tahun 2018, jumlah yang merupakan backdoor meningkat sebesar 44%, sedangkan volume ransomware meningkat sebesar 43%. Satu dari tiga (30,01%) komputer setidaknya mengalami sekali ancaman berbahaya online pada 2018. Data ini menunjukkan bahwa malware, backdoor dan ransomware tetap menjadi risiko signifikan bagi para pengguna komputer.

Di tahun 2018, ransomware (Trojan-Ransom) dan deteksi backdoor masing-masing terdiri atas 3,5% dan 3,7% dari semua file berbahaya baru yang dikumpulkan dalam sepuluh bulan pertama tahun ini. Fakta ini menunjukkan adanya peningkatan sebesar 43% untuk ransomware (dari 2.198.130 pada tahun 2017 menjadi 3.133.513 pada tahun 2018) dan 44% untuk backdoor (2,272,341 pada tahun 2017 menjadi 3,263,681 pada tahun 2018).

Persentase deteksi file berbahaya baru berdasarkan skema prilaku di tahun 2018

Secara keseluruhan, teknologi deteksi Kaspersky Lab menangani 346.000 file berbahaya baru setiap hari dalam sepuluh bulan pertama pada tahun ini. Jumlah dan jangkauan file berbahaya baru yang terdeteksi setiap harinya menunjukkan indikator utama tentang kepentingan para pelaku kejahatan siber yang terlibat dalam pembuatan dan pendistribusian malware. Pada tahun 2011, teknologi kami mendeteksi 70.000 file baru setiap harinya, dan pada tahun 2017, jumlahnya meningkat lima kali lipat menjadi 360.000.

“Di satu sisi, data yang kami kumpulkan mengindikasikan aktivitas pelaku kejahatan siber dalam menggunakan kembali malware lama yang telah terbukti efisien. Di sisi lain, lonjakan jumlah deteksi backdoor dan Trojan-Ransom menunjukkan kepada kita bahwa pelaku kejahatan siber terus menerus mencari cara baru untuk mennyerang perangkat korban dan menghasilkan uang dari aksi tersebut. Ketertarikan yang begitu kuat dari para pelaku kejahatan siber terhadap ransomware dan pengembangannya yang berkelanjutan menjadi peringatan bagi kita untuk tetap waspada, baik terhadap ancaman yang sudah terjadi, sudah dikenal, baru, maupun yang belum diketahui. Inilah sebabnya mengapa kami terus meningkatkan sistem deteksi dan perlindungan setiap harinya untuk memastikan pelanggan tetap aman,” kata Vyacheslav Zakorzhevsky, Kepala Penelitian Anti-Malware di Kaspersky Lab.

Poin penting liannya dari statistik ancaman tahunan di  tahun 2018, meliputi:

  • Solusi Kaspersky Lab menghadang 1.876.998.691 serangan yang diluncurkan dari sumber daya online yang berlokasi di seluruh dunia.
  • Solusi antivirus web Kaspersky Lab mendeteksi 21.643.946 obyek berbahaya yang unik.
  • 30,01% komputer pengguna mengalami serangan malware online setidaknya sekali dalam setahun.

Agar tetap terlindungi, Kaspersky Lab merekomendasikan hal-hal sebagai berikut:

  • Perhatikan dengan seksama, dan jangan pernah membuka file atau lampiran mencurigakan apa pun yang diterima dari sumber tidak dikenal.
  • Jangan mengunduh dan menginstal aplikasi dari sumber yang tidak dipercaya.
  • Jangan klik tautan apa pun yang diterima dari sumber tidak dikenal dan iklan online yang mencurigakan.
  • Buatlah kata sandi yang kuat dan jangan lupa untuk menggantinya secara teratur.
  • Selalu melakukan instalasi pembaruan. Beberapa di antaranya bertujuan untuk memperbaiki masalah keamanan penting.
  • Abaikan pesan yang meminta menonaktifkan sistem keamanan untuk perangkat lunak Office atau perangkat lunak antivirus.
  • Gunakan solusi keamanan yang kuat serta sesuai dengan jenis sistem dan perangkat Anda seperti Kaspersky Internet Security atau Kaspersky Security Cloud.

Baca lebih lanjut tentang statistik ancaman tahunan di Securelist.com.

Laporan statistik ini adalah bagian dari Kaspersky Security Bulletin 2018. Untuk mempelajari lebih lanjut tentang prediksi ancaman di tahun 2019, silahkan simak laporan kami yang tersedia di sini.

Story of the year: Penambangan cryptocurrency yang berbahaya, dan peninjauan ulang pada tahun ini juga tersedia di Securelist.com.

Tags:

Comments

RANDOM ARTICLES