in: Highlights - Notebook / Laptop | December 3, 2018 | by: Gatot Tri Yuwono

Perhatikan Hal Sepele Ini Saat Memilih Laptop Gaming

Dengan harga jual belasan hingga puluhan juta rupiah, pengguna tentu tidak ingin salah dalam mengambil pilihan saat membeli laptop gaming. Sejumlah hal harus dipertimbangkan mulai dari spesifikasi, penampilan, merk, layanan purna jual, dan kebutuhan pengguna itu sendiri. Bukan tidak mungkin kesalahan dalam mempertimbangkan hal tersebut akan menyebabkan penyesalan berkerpanjangan di kemudian hari.

Sejumlah hal di atas memang wajib menjadi perhatian utama calon pembeli laptop gaming. Walaupun begitu, ternyata ada saja hal sepele yang juga perlu diperhatikan saat memilih laptop gaming. Kami mencoba merangkum hal sepele apa saja yang tidak ada salahnya untuk diperhatikan calon pembeli laptop gaming. Hal sepele di bawah ini memang tidak akan mempengaruhi performa keseluruhan laptop gaming yang akan dipilih. Walaupun begitu bukan tidak mungkin hal di bawah ini akan memberikan pengalaman lebih baik saat menggunakan laptop gaming tersebut.

Posisi Konektor

Saat membeli laptop gaming, jarang sekali calon pembeli akan memperhatikan hal ini. Umumnya perhatian mereka akan terfokus pada jumlah dan tipe konektor USB, konektor Display apa saja yang ada, dan semacamnya. Biasanya laptop gaming akan menempatkan konektor pada sisi samping kanan dan kiri sehingga mudah dijangkau saat dibutuhkan. Akan tetapi penempatan seluruh konektor pada sisi samping justru akan membuat pergerakan tangan terganggu saat konektor tersebut digunakan baik untuk menancapkan perangkat USB, kabel Display, atau kabel LAN. Belum lagi pengguna juga kesulitan menempatkan peralatan yang mereka butuhkan di dekat laptop gaming.

Oleh karena itu, ada baiknya memilih laptop gaming dengan posisi konektor tidak terpusat pada sisi samping saja tetapi juga sisi belakang. Dengan meminimalisir konektor pada sisi samping membuat area kanan dan kiri laptop gaming lebih leluasa untuk pergerakan Mouse atau menaruh peralatan yang dibutuhkan saat pengguna serius menikmati game kesayangan mereka. Tata letak konektor pada sisi samping dan belakang memang bukan hal yang baru tetapi biasanya ditemukan pada laptop gaming kelas High End/Enthusiast. Untunglah sejumlah laptop gaming kelas Entry Level keluaran terbaru sudah menerapkan tata letak konektor seperti itu.

Posisi Lubang Exhaust

Tingginya performa laptop gaming memang sejalan dengan panas yang dihasilkan. Semburan udara panas menjadi hal yang lumrah dijumpai pada laptop gaming saat digunakan terlebih saat menjalankan game. Tentunya pengguna laptop gaming tidak ingin semburan udara panas tersebut terus-menerus mengenai tangan mereka akibat posisi lubang ventilasi yang kurang tepat. Posisi lubang ventilasi pembuangan panas pada sisi samping kanan maupun kiri memang menimbulkan resiko paparan udara panas pada area sekitar laptop gaming. Bukan tidak mungkin semburan udara panas tersebut akan mengenai tangan ataupun benda-benda di sekitar laptop gaming.

Memilih laptop gaming dengan posisi lubang ventilasi pembuangan udara panas pada sisi belakang akan menjadi pilihan yang baik. Tidak ada resiko tangan atau benda di sekitar laptop gaming menghangat akibat semburan udara panas. Posisi lubang ventilasi pembuangan panas pada sisi belakang juga membuat posisi Heatsink Fins menjauh dari area keyboard sehingga meminimalisir panas pada area yang sering disentuh pengguna.

Tebal Bingkai Layar

Dahulu, siapa yang peduli dengan seberapa tebal bingkai layar sebuah laptop gaming. Akan tetapi untuk saat ini, tebal bingkai layar menjadi hal yang juga perlu diperhatikan saat membeli laptop gaming. Siapa menyangka dengan mengurangi tebal bingkai layar, produsen dapat menciptakan laptop gaming dengan ukuran bodi lebih kecil tanpa perlu mengorbankan ukuran layar. Sebagai contoh laptop gaming tetap dapat menggunakan layar 15,6 inci dengan bodi tidak berbeda dengan laptop 14 inci. Produsen pun dapat memangkas bobot laptop gaming meskipun memang tidak signifikan sekali. Bodi lebih kecil dan ringan tentu membuat mobilitas pengguna dengan laptop gaming-nya menjadi lebih nyaman.

Posisi Kamera

Salah satu efek samping mengurangi tebal bingkai layar adalah pindahnya posisi kamera laptop gaming dari sisi atas ke sisi bawah layar. Tentu saja perpindahan posisi tersebut membuat kamera menangkap gambar pengguna dari posisi bawah yang membuat tampilan terasa aneh dan tidak biasa. Terlebih jika pengguna laptop gaming tersebut ingin mengandalkan kamera bawaan untuk melakukan Live Streaming permainan game mereka. Penonton akan melihat tampilan seperti pada gambar jika posisi kamera laptop gaming ada pada sisi bawah layar. Oleh karena itu pastikan laptop gaming yang akan dipilih menempatkan kamera pada sisi atas layar untuk menghidari tampilan seperti itu juga terjadi saat melakukan Video Chat atau Conference Call.

Hal-hal sepele seperti itu tampaknya menjadi perhatian serius tim desain HP saat merancang laptop gaming Omen by HP 15 2018. Penempatan konektor pada laptop gaming Omen by HP 15 2018 diperhatikan dengan baik. Konektor pada sisi samping diminimalisir dengan hanya menempatkan konektor USB, Audio Jack, dan DC-IN saja. Bahkan posisi konektor tersebut diletakkan menjauh ke belakang sehingga saat ada kabel atau perangkat ditancapkan, area kanan kiri laptop gaming menjadi tidak terganggu.

Konektor dengan kabel ukuran besar seperti Ethernet/LAN, HDMI, Mini Display port ditempatkan semua pada sisi belakang. Dua konektor USB tambahan (Type-A & Type-C) juga ditempatkan pada sisi belakang.

Dua lubang ventilasi pembuangan udara panas pada laptop gaming Omen by HP 15 2018 pun dirancang mengarah ke belakang. Tidak ada semburan udara panas ke area kanan dan kiri laptop. Membuat tangan dan benda di sekitar laptop aman dari terpaan panas yang cukup tinggi.

Bingkai layar ramping menjadi standar baru laptop gaming masa kini tidak terkecuali Omen by HP 15 2018. Tidak hanya membuat bodi terasa lebih kecil daripada ukuran layarnya, bingkai layar lebih ramping juga membuat pandangan mata pengguna bebas distraksi atau gangguan. Untunglah pemangkasan tebal bingkai layar tidak berujung pada pindahnya posisi kamera ke sisi bawah layar.

Tags: