in: Memory - RAM | December 12, 2018 | by: Chandra Wijaya

Review RAM HyperX Predator RGB DDR4-3200 32GB Kit (4x 8GB)

Galeri HyperX Predator RGB DDR4-3200 32GB Kit (4x 8GB):

Packaging yang ditawarkan HyperX Predator RGB ini terlihat sangat sederhana. Box penjualan ini berbasikan warna hitam merah. Di bagian depan hanya terdapat logo HyperX, nama produk (HyperX Predator RGB), kit model, dan cut-out window untuk menampilkan modul memori.

Di bagian belakang box hanya terdapat label informasi serial number.

Membuka Box HyperX Predator RGB ini, 4 modul HyperX Predator RGB ini hadir dengan 2 blister pack. Masing-masing blister berisi 2 buah modul HyperX Predator RGB. Paket penjualan yang disertakan oleh HyperX adalah selembar manual installation guide dan sticker HyperX yang berukuran cukup besar.

Modul memori HyperX Predator RGB datang dengan heatsink aluminum bewarna hitam. Secara penampilan, kami langsung merasa bahwa heatsink milik HyperX Predator RGB ini sangatlah premium. Dan saat kami memegang modul memori ini, kami merasa terkejut kerana build quality sangat kokoh, di luar ekspektasi kami.

Desain ‘edgy’ yang diberikan HyperX kepada heatsink memori ini juga sukses membuat tampilan HyperX Predator RGB terlihat sangat agresif. Secara keseluruhan, tampilan heatsink ini terlihat sangat menarik dan hanya terdapat logo HyperX di bagian tengahnya.

Di balik heatsink HyperX Predator RGB ini, HyperX menggunakan thermalpad untuk membantu pelepasan panas dari IC memori yang digunakan. Namun, sangat disayangkan bahwa terdapat 1 buah IC di masing-masing sisi kanan dan kiri tidak terkena thermalpad. Sehingga kami merasa bahwa heatsink besar milik HyperX Predator RGB ini tidaklah berguna secara maksimal. Sangat disayangkan bahwa heatsink yang sangat kokoh ini tidak didukung dengan pengaplikasian thermal pad yang benar.

Di bagian atas heatsink HyperX Predator RGB ini terdapat sebuah diffuser untuk meratakan dan meredam ketajaman cahaya dari LED yang berada tepat di bawah diffuser ini. Tidak lupa juga terdapat tulisan HYPERX di tengah diffuser.

Berbicara mengenai RGB lighting, kami juga akan menunjukan transceiver dan receiver infra merah milik memori HyperX Predator RGB ini. Di sisi modul memori dengan label spesifikasi terdapat transceiver dan receiver infra merah, dan pada sisi sebaliknya hanya terdapat receiver infra merah. Komponen kecil inilah yang digunakan oleh HyperX untuk sinkronisasi RGB lighting.

 

RGB Show

Berikut ini adalah tampilan RGB lighting yang ditawarkan oleh HyperX Predator RGB secara out of the box.

Pemberian RGB lighting di lini HyperX Predator cukup memberikan efek positif untuk memori ini. Efek pencahayaan yang diberikan oleh HyperX Predator RGB ini tidaklah berlebihan.

Dikarenakan HyperX Predator RGB ini menggunakan infra merah untuk melakukan sinkronisasi RGB lighting antar modul, maka Anda bisa membuat modul memori ini tidak tersinkronisasi dengan menutup transceiver dan receiver infrared di modul memori ini. Ketika modul memori HyperX Predator RGB ini berada pada error state, yaitu dalam kondisi infrared tidak terhubung, maka modul memori akan masuk ke RGB lighting mode ‘pause’.

Jika Anda menutup infrared transceiver dan receiver, kemudian mengganti mode lighting, maka yang akan Anda dapatkan adalah modul di sebelah kiri Anda akan tidak memberikan efek pencahyaan.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES