in: News | January 23, 2019 | by: Yufianto Gunawan

MSI Hadirkan Varian Terbaru “Lightning Z”

Pernah mendengar graphics card lini Lightning dari MSI? Sejak beberapa tahun lalu, MSI memang rutin merilis graphics card lini Lightning yang diposisikan sebagai senjata andalan mereka, umumnya dibekali dengan GPU terkencang di eranya masing-masing. Kali ini, MSI kembali menghadirkan varian terbaru untuk lini Lightning tersebut, dengan GPU GeForce RTX 2080 Ti, yang mereka sebut dengan nama GeForce RTX 2080 Ti LIGHTNING Z.

Lightning yang Lebih Kekinian

MSI mengusung versi terbaru dari sistem pendingin Tri-Frozr mereka untuk graphics card GeForce RTX 2080 Ti LIGHTNING Z ini. Sistem pendingin tersebut hadir dengan tiga buah kipas TORX 3.0, dengan total 8 buah heatpipe, dua di antaranya disebut MSI sebagai “superpipe”. Graphics card ini juga hadir dengan carbon backplate, yang disebut MSI bukan hanya membantu mencegah graphics card bengkok dan membuat tampilan menjadi lebih menarik, tetapi juga berfungsi sebagai heatspreader untuk komponen-komponen di graphics card, dengan sebuah heatpipe di baliknya.

Panel OLED “Dynamic Dashboard”.

RGB lighting juga dihadirkan MSI di graphics card ini untuk membuat tampilan menjadi lebih kekinian. Di kipas-kipas yang ada di sistem Tri-Frozr, MSI membenamkan beberapa RGB LED untuk menghasilkan efek yang mereka sebut sebagai Phantom of LIGHTNING. Selain itu, di sisi samping graphics card, terdapat panel OLED yang mereka sebut sebagai Dynamic Dashboard, yang bisa menampilkan berbagai informasi dan gambar tertentu sesuai keinginan pengguna. Informasi yang bisa ditampilkan di Dynamic Dashboard itu antara lain GPU & memory frequency, suhu operasi, serta tingkat putaran kipas.

Kembali Tawarkan Fitur OC

Seperti yang mereka lakukan di lini Lightning sebelumnya, MSI memberikan beberapa fitur yang mendukung pengguna melakukan overclocking untuk GeForce RTX 2080 Ti LIGHTNING Z ini. Salah satu fitur yang ada tersebut adalah switch LN2 Mode, yang disebut MSI bisa menghilangkan batasan-batasan yang menghambat overclocker mencari performa terbaik dari graphics card ini tanpa harus melakukan hardmod. Selain itu, ada juga beberapa V-Check Point untuk pengukuran voltase GPU, memory, dan PLL, serta titik-titik pengukuran suhu.

MSI juga menyebutkan bahwa mereka membangun graphics card ini dengan PCB 12-layer, dengan regulator daya 6-phase untuk GPU dan 3-phase untuk memory. Hal ini disebut akan memberikan keuntungan untuk praktik overclocking. Sementara untuk kondisi standar, GeForce RTX 2080 Ti LIGHTNING Z ini ditawarkan dengan boost clock 1770 MHz dan memory bandwidth 14 Gbps.

GeForce RTX 2080 Ti LIGHTNING Z mengusung konektor daya 3x 8-pin PCIe, lebih banyak dari GeForce RTX 2080 Ti pada umumnya. Dimensi graphics card ini mencapai 328 x 143 x 63 mm, terbilang besar, tetapi masih wajar untuk sebuah graphics card premium saat ini. MSI akan mulai menjual graphics card ini di bulan Januari 2019 ini.

Tags:

Comments

RANDOM ARTICLES