in: Notebook / Laptop | January 21, 2019 | by: Gatot Tri Yuwono

Review Laptop Gaming: Dell G7 15 7588 (GTX 1060)

Hasil Pengujian – System Benchmark

CPU Clock Analysis

Untuk menganalisa karakteristik kerja Core i7 8750H pada Dell G7 15 7588, kami menggunakan aplikasi Intel XTU (Extreme Tuning Utility). Kecepatan kipas diatur pada kondisi Default (Auto)

Blender

Saat menjalankan skenario 3D-Rendering dengan menggunakan aplikasi Blender, tampak Core i7 8750H di Dell G7 15 7588 tidak mengalami gejala Thermal-Throttling dengan temperatur terjaga di bawah 90 °C. Walaupun begitu, gejala Power-Limit-Throttling terjadi pada prosesor Hexa-Core tersebut selama pengujian berjalan. Pada durasi awal pengujian, gejala power-limit-throttling hanya terjadi sesekali saja dengan kecepatan kerja prosesor tertinggi mencapai 3,79 GHz dan rating TDP mencapai 77 Watt. Memang tidak aneh jika Core i7 8750H mengalami gejala Power-Limit-Throttling mengingat ia memiliki rating TDP standar sebesar 45 Watt. Mekanisme Power-Limit-Throttling aktif untuk menurunkan rating TDP dari 76 Watt menjadi 47 Watt. Pada kondisi itu, kecepatan kerja seluruh Core prosesor turun menjadi sekitar 2,6-2,85 GHz saja.

Metro Last Light

Pada skenario gaming dengan game Metro Last Light masih terjadi gejala Power-Throttling yang terjadi mendekati akhir pengujian yang memang menjadi bagian paling membebani sistem. Jarang sekali kami menemukan laptop gaming yang masih mengalami gejala Power-Throttling pada pengujian ini. Untunglah tidak terjadi perubahan Clock Speed yang signifikan saat gejala Power-Throttling dan hanya turun dari 3,88 GHz menjadi 3,8 GHz.

Performance Consistency with Cinebench R15

Untuk menguji konsistensi performa prosesor Core i7 8750H pada Dell G7 15 7588, kami menjalankan Benchmark Cinebench R15 sebanyak 20 kali secara berturut-turut. Semakin kecil selisih skor antar pengujian maka semakin baik dan konsisten performa yang diberikan prosesor tersebut.

Tampak pada grafik di atas, performa Core i7 8750H pada Dell G7 15 7588 mencapai titik kestabilan di 1040-1050 poin pada pengujian ini. Terjadi penurunan sekitar 12-13% dari performa puncaknya. Masih tergolong lumayan baik meskipun kami berharap penurunan tersebut dibawah kisaran 10% dari performa puncaknya.

PCMark 7

Note: DC (Dual Channel) | SC (Single Channel)

PCMark 7 Creativity berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa sistem dalam melakukan viewing, editing, transcoding, dan storing file foto dan video.

PCMark 7 Entertainment berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa sistem dalam melakukan recording, viewing, streaming, dan transcoding acara televisi beserta film. Performa sistem dalam melakukan importing, organizing, dan browsing file musik beserta bermain game juga diuji disini.

PCMark 7 Productivity berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa sistem dalam melakukan loading halaman werbsite dan menjalankan aplikasi office kelas rumahan.

PCMark 7 Computation berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa komputasi CPU dan GPU.

PCMark7 Storage berisi sekumpulan pengujian untuk menilai performa komponen storage pada sebuah sistem.

PCMark 8

Note: DC (Dual Channel) | SC (Single Channel)

PCMark 8 Home berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna pada umumnya pada sistem rumahan mereka. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing, Writing, Casual Gaming, Photo Editing, dan Video Chat.

PCMark 8 Creative berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna tingkat lanjut pada sistem rumahan mereka. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing, Photo Editing, Batch Photo Editing, Video Editing, Media To Go, Mainstream Gaming, dan Video Group Chat. Pengujian ini memiliki beban lebih berat terhadap sistem dibandingkan PCMark 8 Home.

PCMark 8 Work berisi sekumpulan beban pengujian yang menggambarkan aktivitas pengguna di lingkungan perkantoran. Beban pengujian mencakup aktivitas Web Browsing dan Writing.

PCMark 8 Storage berisi sekumpulan beban pengujian untuk mengukur performa komponen storage seperti HDD, SSD, dan Hybrid Drive pada sebuah sistem. Pengujian ini akan menguji performa storage pada aplikasi Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft PowerPoint, Adobe Photoshop, Adobe After Effects, World of Warcraft, & Battlefield 3.

PCMark 10

Note: DC (Dual Channel) | SC (Single Channel)

Cinebench

CINEBENCH R15 SS

Cinebench merupakan aplikasi pengujian untuk mengukur kemampuan prosesor atau graphics card saat melakukan render sebuah objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam bentuk skor. Semakin tinggi skor yang dihasilkan, semakin baik. Grafik di bawah merupakan hasil pengujian pada komponen prosesor.

Geekbench 3

Note: DC (Dual Channel) | SC (Single Channel)

Autodesk 3DS Max

3DS Max merupakan salah satu aplikasi 3D modeling populer dan umum digunakan di industri film, game, dan masih banyak lagi. Kami menggunakan aplikasi ini untuk menguji performa prosesor dalam melakukan render pada objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam satuan waktu yaitu detik. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin baik.

Blender

Blender merupakan aplikasi 3D modeling bersifat gratis dan juga open source. Kami menggunakan aplikasi ini untuk menguji performa prosesor dalam melakukan render pada objek 3D. Hasil pengujian disajikan dalam satuan waktu yaitu detik. Semakin sedikit waktu yang dibutuhkan, semakin baik.

Handbrake

Handbrake

Handbrake merupakan salah satu aplikasi transcoding video gratis yang cukup popular. Aplikasi tersebut mampu memanfaatkan sejumlah thread prosesor dan sangat menyukai prosesor dengan clock speed tinggi. Oleh karena itu aplikasi tersebut sangat ideal untuk menguji “kekuatan” sebuah prosesor. Hasil pengujian disajikan dalam average frame per second alias jumlah frame yang dapat dikonversi/diolah prosesor setiap detiknya.

Video SourceTears Of Steel (3840 x 1714 pixels; H.264; Bitrate 73,244 Mb/s; Total Frame 17616)

Video Output: 1920 x 1080 pixels (H.264; Handbrake Normal Preset)

Video SourceTears Of Steel (3840 x 1714 pixels; H.264; Bitrate 73,244 Mb/s; Total Frame 17616)

Video Output: 1920 x 1080 pixels (H.265; Handbrake Normal Preset)

Photoshop CC

Photoshop CC merupakan aplikasi manipulasi gambar versi terbaru dari Adobe. Kami masih menguji menggunakan Action bernama Photoshop Speed Test yang telah sedikit kami modifikasi untuk lebih mencerminkan operasi-operasi yang biasa dilakukan apabila bekerja dengan Photoshop.

Storage Test

ATTO Disk Benchmark

Crystal Disk Mark

SSD

HDD

Temperature

Processor

Pada skenario Rendering 3D dengan Blender yang membenani setiap Core di kondisi 100%, tampak sistem pendingin Dell G7 15 7588 mampu menjalankan tugasnya dengan sangat baik. Temperatur kerja maksimal Core i7 8750H dapat dijaga pada kisaran 90 °C dengan temperatur kerja rata-rata di bawah 80 °C. Menariknya temperatur kerja seperti itu dicapai dengan hanya mengandalkan kecepatan kipas Auto.

Graphics Card

Dengan Clock Speed tidak setinggi varian normalnya, tidak aneh jika temperatur kerja GTX 1060 Max-Q akan serendah itu. Temperatur kerja prosesor di skenario gaming juga relatif aman dan belum menyentuh angka 90 °C.

Thermal Imaging

Untuk melihat titik panas pada permukaan bodi laptop, kami menjalankan game Metro Last Light pada selama beberapa waktu lalu melakukan pengukuran dan pemotretan Thermal Imaging. Pemotretan Thermal Imaging dilakukan dengan menggunakan perangkat FLIR ONE. Area dengan warna paling terang menunjukkan temperatur paling tinggi.

Area sebaran panas pada bodi Dell G7 15 7588. Tampak warna paling terang ada di dekat engsel layar.

Untuk laptop gaming, temperatur di area ini harus dijaga serendah mungkin agar tangan gamer tetap nyaman selama memainkan game. Untunglah saat kami uji, temperatur tombol di area ini masih berada di bawah 40 °C. Jari aman dari paparan panas yang menyebabkan rasa tidak nyaman.

Temperatur area Palmrest kiri tidak kalah rendahnya sehingga tangan tetap nyaman saat memainkan game dalam durasi yang lama.

Area PalmRest kanan dan TouchPad pun memiliki temperatur sama rendahnya seperti PalmRest kiri.

Dell menempatkan komponen prosesor dan graphics card mendekat ke daerah engsel layar sehingga temperatur kerja area tengah keyboard tidak naik terlampau tinggi sehingga tetap nyaman saat digunakan.

Temperatur area sisi kanan keyboard.

Temperatur area di antara keyboard dan engsel layar menunjukkan angka paling tinggi dibandingkan area lainnya. Tentu tidak ada masalah jika area ini memiliki temperatur setinggi itu mengingat pengguna akan jarang sekali menyentuh daerah tersebut.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7
Tags:

Comments

RANDOM ARTICLES