in: Graphics Card | March 1, 2019 | by: Tim Jagat Review

Hands-on: Palit GeForce RTX 2080 GameRock Premium

Clockspeed – GPU Boost Clock

 

NVIDIA GPU Boost 4.0 

Rating Boost Clock Palit 2080 GameRock: 1875Mhz

 

Seperti yang sering kami angkat pada beberapa artikel sebelumnya, GPU NVIDIA modern sejak GTX 600-series memiliki konfigurasi clock GPU yang dinamis untuk menyesuaikan dengan load dan temperatur (yang dinamai GeForce GPU Boost Technology). Dengan ini, jika sensor pada GPU mendeteksi bahwa masih ada power headroom dan thermal headroom, maka si GPU akan secara otomatis meningkatkan clocknya. Tentu teknologi ini dibawa terus ke generasi berikutnya, memanfaatkan berbagai sensor untuk memaksimalkan clockspeed dan performa.

Walau meningkatkan kinerja, ada sebuah skenario dimana GPU Boost ini terasa ‘mengganggu’, karena baik pengguna dan vendor pembuat Graphics Card-nya tidak bisa secara pasti mengetahui clockspeed GPU yang digunakan, karena ini diset dinamis, bervariasi bergantung pada setidaknya 3 variabel:

  • Beban Aplikasi/Game-nya
  • GPU Temperature
  • GPU Power

Ini membuat spesifikasi clock yang tertera di label, maupun yang dibaca di GPU-Z bisa berbeda dengan yang sebenarnya sedang beroperasi.

Untuk melihat GPU Boost Clock sebenarnya dari sebuah Graphics Card, kami menjalankan 3DMark Fire Strike Ultra Stress Test, lalu mencatat hasil logging clockspeed-nya. Berikut hasilnya:

 

Catatan: SEMUA pengujian di artikel ini dijalankan menggunakan BIOS pertama (OC Mode)

 

 

 

 

3DMark Fire Strike Ultra Stress Test

*klik untuk memperbesar

 

GPU Boost Clock

 

Terlihat pada graph di atas, clockspeed Palit RTX 2080 GameRock rata-rata ada di sekitar 1969 Mhz.

 

GPU-only Power (GPU-Z reading)

Berikutnya, sensor GPU power yang dibaca dari GPU-Z mencatatkan nilai 215 – 226W, menandakan bahwa GPU ini masih berjalan di bawah power limit-nya (245W), dan ini yang membuat GPU tersebut memiliki profil GPU boost clock yang cukup stabil pada load yang agak berat seperti 3DMark Stress Test.

Di hands-on singkat ini, kami tidak mencatat analisis lengkap dari konsumsi daya keseluruhan sistem saat menggunakan GPU ini, namun saat menjalankan game berat seperti Shadow of The Tomb Raider DX12 4K, sistem kami mencatatkan konsumsi daya di sekitar 376 W-an.

 

 

GPU Temperature & Fan Speed

Pendingin Palit RTX 2080 GameRock termasuk massive (dan membuat GPU ini menjadi agak tebal di 2.5-slot), dan nampaknya solusi cooling ini sanggup menjaga suhu GPU tersebut pada 71 C-an, di 1500 RPM(AUTO fan).

 

Performance – Synthetic

Performance – 4K Gaming

*klik untuk memperbesar

 

 

Kesimpulan

Palit RTX 2080 GameRock Premium ditawarkan sebagai versi paling atas dari lini produk Palit berbasis GeForce RTX 2080, dan dirancang untuk memberikan performance out-of-the-box yang cukup optimal untuk kelas RTX 2080. Boost clock rating dari Palit diset pada angka 1875Mhz, walau pengujian kami menunjukkan bahwa GPU ini beroperasi lebih dari 1.9Ghz pada 3DMark Stress Test, dengan rata-rata ada di 1969Mhz. Clockspeed boost yang ada padanya terlihat cukup konsisten, nampaknya berkat power limit yang cukup lega, dan juga pendingin besar yang mampu menjaga suhu-nya di sekitar 70C-an. Satu hal yang cukup unik juga adalah adanya Dual BIOS yang mengizinkan dua mode operasi, yakni OC Mode(yang kami uji), dan Standard Mode.

Berbicara seputar performa gaming di resolusi 4K, Palit GameRock RTX 2080 menunjukkan performa hampir setara RTX 2080 Founders Edition yang sama-sama mendapat factory overclock (Palit GameRock unggul tipis, namun keunggulan 1.6% ini tidak cukup besar untuk bisa terasa di pengguna), dan nampak cukup kuat untuk menjadi solusi gaming pada resolusi 4K.

Dengan power limit yang masih lega (masih bisa ditingkatkan ke setidaknya 275W atau lebih), nampak bahwa Palit GameRock masih menyimpan potensi untuk di-overclock lebih jauh lagi sebelum menemui power limit-nya, namun hal tersebut ada di luar scope pengujian hands-on kami kali ini.

Sampai jumpa di hands-on kami yang selanjutnya 🙂

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES