in: Graphics Card - Highlights | March 25, 2019 | by: Yufianto Gunawan

Review Graphics Card ASUS ROG Strix GeForce RTX 2070 OC

Hasil Pengujian – GPU Boost Clock

Karena boost clock di GPU NVIDIA keluaran baru, termasuk GPU Turing, seperti yang digunakan di ROG Strix GeForce RTX 2070 OC ini, bisa saja tidak sesuai dengan informasi yang ditampilkan di spesifikasi, kami melakukan pencatatan clock untuk melihat rata-rata boost clock di graphics card ini. Pencatatan kami lakukan dalam empat konfigurasi, yaitu Gaming Mode – Fan P Mode, Gaming Mode – Fan Q Mode, OC Mode – Fan P Mode, serta OC Mode – Fan Q Mode. Berikut ini adalah hasil yang kami dapatkan:

 

*klik untuk memperbesar

Terlihat, penggunaan OC Mode memang menghasilkan boost clock yang relatif lebih tinggi dibandingkan Gaming Mode. Namun, jarak antara boost clock di OC Mode dengan di Gaming Mode bisa dikatakan tidak terlalu jauh. Hal tersebut memang tetap bisa berimbas ke performa yang ditawarkan, tetapi perbedaan itu, menurut kami, akan sangat sedikit. Sebagai informasi tambahan, berikut ini adalah rata-rata boost clock berdasarkan pengujian kami dalam empat konfigurasi tersebut:

  • Gaming Mode – Fan P Mode: 1910 MHz
  • Gaming Mode – Fan Q Mode: 1904 MHz
  • OC Mode – Fan P Mode: 1938 MHz
  • OC Mode – Fan Q Mode: 1938 MHz

Berdasarkan hasil di atas, terlihat juga bahwa mode fan tidak terlalu berpengaruh terhadap boost clock yang didapatkan oleh graphics card ini. Perbedaan antara P Mode dan Q Mode bisa dikatakan sangat tipis, bila ada. Hal ini sesuai dengan janji dari ASUS, di mana kedua mode fan tersebut tidak akan berpengaruh ke performa, hanya Q Mode akan menghasilkan tingkat kebisingan yang relatif lebih rendah, karena fan bisa saja tidak berputar bila suhu graphics card masih rendah.

Mari kita lihat seperti apa efek dari clock tersebut ke hasil pengujian!

Hasil Pengujian – 3DMark

Benchmark populer, 3DMark, kami gunakan untuk mendapatkan gambaran terkait performa yang ditawarkan graphics card yang digunakan dalam pengujian kali ini. 3DMark sendiri berisi berbagai set benchmark, yang bisa memberikan gambaran performa di kondisi tertentu. Set benchmark yang kami gunakan kali ini adalah Fire Strike, Fire Strike Ultra, Time Spy, dan Time Spy Extreme. Selain itu, kami juga menjalankan tes Port Royal untuk mendapatkan skor terkait fitur ray-tracing.

Catatan: kami hanya menampilkan Graphics Score dari masing-masing graphics card di grafik pengujian 3DMark

Fire Strike

Fire Strike Ultra

Time Spy

Time Spy Extreme

Berdasarkan pengujian yang kami lakukan terhadap ROG Strix GeForce RTX 2070 OC, dalam Gaming Mode dan OC Mode, di mana keduanya kami jalankan masing-masing dengan konfigurasi fan P Mode dan Q Mode, performa yang ditawarkan di mode-mode tersebut sangatlah dekat. Hal tersebut tidaklah mengherankan, mengingat rata-rata boost clock dari keempat konfigurasi itu memang tidak berbeda jauh. Sayangnya kami tidak memiliki hasil dari GeForce RTX 2070 Founders Edition, sehingga kami tidak bisa membandingkan efek dari peningkatan boost clock di graphics card ini dengan hasil yang seharusnya bisa diharapkan dari sebuah GeForce RTX 2070. Menariknya, pengujian 3DMark menunjukkan bahwa GeForce RTX 2070 ini menawarkan performa bahkan melebihi GeForce GTX 1080, salah satu andalan NVIDIA dari generasi Pascal.

Port Royal

3DMark Port Royal hanya bisa dijalankan di graphics card yang mendukung ray-tracing, sehingga untuk saat ini, dengan konfigurasi pengujian saat review ini ditulis, tidak bisa dijalankan di GeForce GTX 1070 Ti dan GeForce GTX 1080 yang digunakan sebagai pembanding di artikel ini. Oleh karena itu kami hanya menampilkan hasil dari GeForce RTX 2060 dan GeForce RTX 2070 saja. Set benchmark itu memang ditujukan khusus untuk ray-tracing.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES