in: Graphics Card - Highlights | March 25, 2019 | by: Yufianto Gunawan

Review Graphics Card ASUS ROG Strix GeForce RTX 2070 OC

Ray-Tracing di Metro Exodus

Untuk melihat kemampuan graphics card ROG Strix GeForce RTX 2070 OC ini dalam real time ray-tracing, kami menggunakan benchmark dari game Metro Exodus. Benchmark kami jalankan dengan menggunakan beberapa konfigurasi kualitas grafis berbeda, di resolusi Full HD dan QHD. Berikut ini hasil pengujian kami, dengan ROG Strix GeForce RTX 2070 OC di Gaming Mode:

Ketika ray-tracing diaktifkan, tentu saja akan terjadi penurunan framerate yang dihasilkan. Sebagai catatan, pengujian tanpa ray-tracing kami menghasilkan average 68 fps dan 1% min. framerate di 38 fps, untuk resolusi Full HD (1080p) di preset Ultra, tanpa Gameworks. Berdasarkan hasil di atas, Metro Exodus akan bisa dinikmati dengan ray-tracing di ROG Strix GeForce RTX 2070 OC ini, bahkan hingga di resolusi QHD (1440p) sekalipun.

Overclocking dengan GPU Tweak II

Ketika menggunakan tool GPU Tweak II untuk melakukan pengubahan mode operasi graphics card, kami sempat melihat ada fitur yang memungkinkan pengguna mendapatkan konfigurasi kecepatan lebih tinggi di tool tersebut. Fitur yang disebut OC Scanner itu akan membantu pengguna melakukan tuning otomatis untuk GPU clock, untuk mendapatkan kecepatan yang lebih tinggi, tetapi masih sesuai dengan batasan yang sudah ditetapkan, seperti dari sisi suhu. Berikut ini hasil yang kami dapatkan setelah menjalankan fitur OC Scanner tersebut.

Terlihat, GPU Tweak II mengatur GPU boost clock ke 1965 MHz, sesuai dengan hasil dari OC Scanner. Angka ini lebih tinggi sekitar 115 MHz dari yang ditawarkan oleh OC Mode. Kami pun mencoba melakukan logging untuk GPU clock untuk melihat berapa actual boost clock yang didapatkan. Berikut ini hasil yang kami dapatkan:

*klik untuk memperbesar

Rata-rata boost clock yang didapatkan ketika menggunakan konfigurasi hasil OC Scanner adalah 1998 MHz. Terdapat peningkatan sekitar 60 MHz untuk rata-rata boost clock dibandingkan dengan OC Mode (Fan P Mode). Peningkatan itu tentu saja juga berimbas ke hasil yang kami dapatkan di beberapa set benchmark 3DMark yang sempat kami coba jalankan ketika graphics card ini berjalan di konfigurasi hasil OC Scanner.

Peningkatan yang didapatkan dari konfigurasi dari OC Scanner di 3DMark berkisar antara 1.6% hingga 2.3%. Hal tersebut wajar, terutama bila melihat selisih rata-rata boost clock yang memang hanya 60 MHz. Bila performa sedikit lebih tinggi itu memang dirasa dibutuhkan, tidak ada salahnya OC Scanner di GPU Tweak II ini digunakan. Namun, hal yang perlu diingat, peningkatan itu juga akan “dibayar” dengan konsumsi daya yang lebih tinggi, selain itu hasil yang bisa didapatkan mungkin saja akan berbeda antara graphics card yang kami uji dengan graphics card lain, walaupun berasal dari merek dan tipe yang sama.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5 6 7 8 9
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES