in: News | May 30, 2019 | by: Pladidus Santoso

Computex 2019: Ngobrol Bareng Matt McGowan – Director Product Planning Dell!

 

Matt McGowan – Director, Product Planning and Marketing Dell

Di Computex 2019, Dell memang tampil habis-habisan. Setelah penampilan di CES 2019 beberapa bulan lalu yang sudah memberikan sedikit gambaran terkait jajaran produk teranyar mereka, Dell ternyata masih menyimpan beberapa “senjata” untuk salah satu event pameran komputer terbesar dunia, yang bertempat di Taipei, Taiwan ini. Hampir semua lini produk mereka kini dipersenjatai dengan varian baru yang tidak sekedar lebih kencang atau indah, tetapi juga hadir dengan fitur baru yang memang pantas untuk dibicarakan. Dell juga sempat menyempatkan waktu untuk berbicara soal isu lingkungan, sekaligus memperlihatkan langkah apa saja yang sudah mereka ambil untuk membantu bumi “bernapas” sedikit lega.

Tentu saja, tidak lengkap rasanya untuk tidak berbicara langsung dengan orang-orang penting Dell soal kemana perusahaan ini hendak bergerak. Kami sudah bincang-bincang dengan Eduardo Goyanes sebelumnya, salah satu orang penting Alienware yang di kesempatan ini, memang sempat berbicara soal varian teranyar laptop gaming penuh prestige ini. Tidak berhenti sampai di sana saja, kami juga sempat berbincang-bincang dengan Matt McGowan – Product Planning dan Marketing Dell. Ia membawahi pesan untuk brand seperti G-Series, XPS, dan juga Alienware.

Berangkat dari latar belakang engineer dan pengetahuan yang cukup dalam terkait produk Dell terbaru dan lawas, kami punya mengajukan beberapa pertanyaan yang sempat membuat kami penasaran, termasuk soal G-Series.

Mengingat begitu banyak kompetitor Dell mulai memberikan nama yang solid untuk produk lini gaming entry-level mereka, seperti TUF untuk ASUS misalnya, kami menanyakan apakah Dell tertarik untuk melakukan hal yang sama dengan G-Series. Matt menyebut bahwa untuk saat ini, tidak ada rencana untuk mengubah nama G-Series sama sekali. Mereka tetap akan bertahan dengan nama yang satu ini, sekarang dan di masa depan. Tidak ada rasa terdesak untuk mengganti dan mengubahnya. Sementara perihal implementasi teknologi Alienware seperti Command Center yang akhirnya tiba di G-Series, Matt mengaku bahwa ini adalah “awal” kolaborasi dua buah brand ini. Ia tertarik untuk membawa lebih banyak teknologi Alienware di masa depan. Ia menyebut Dell tidak cemas bahwa “campur sari” teknologi seperti ini akan membuat konsumen bingung.

Pernyataan terakhir ini tentu saja menggelitik rasa ingin tahu kami lebih jauh. Kami bertanya pada Matt soal identitas G-Series itu sendiri. Apakah ia, mewakili Dell, tidak berkeberatan jika G-Series yang memang selalu datang dengan varian harga lebih terjangkau kemudian berakhir disebut, dipanggil, dan menyandang identitas sebagai “Alienware versi murah”. Matt tertawa dan menyebut bahwa ia sangat tidak berkeberatan dengan hal tersebut, dibandingkan dan membawa nama sebuah brand laptop gaming yang prestisius. Namun ia menegaskan bahwa pelan tapi pasti, seiring dengan usia G-Series yang menua, brand ini akan punya identitas uniknya sendiri. Ia tidak akan selamanya berada di bawah bayang-bayang Alienware.

“Kami saat ini lebih mementingkan masalah konsumsi daya” – Matt McGowan, saat ditanya soal potensi dual layar untuk XPS di masa depan.

Sementara untuk brand XPS, tentu sedikit unik melihat bahwa sebagian besar produk XPS yang Anda lihat di pasaran saat ini semuanya ditenagai oleh prosessor Intel. Absennya AMD di sini tentu saja memancing rasa penasaran. Matt menegaskan bahwa untuk saat ini, rencana untuk menggunakan teknologi AMD di produk XPS memang belum ada. Namun ia juga menyebut bahwa tidak ada apa-apa dengan hubungan mereka dengan AMD, mengingat AMD masih menjadi sumber tenaga untuk produk Dell yang lain.

Berbicara soal inovasi dari produk kompetitor yang misalnya, mulai menyuntikkan sistem Dual-Layar di produk laptop mereka, yang tentu saja menggoda, Matt memahami daya tarik dari sistem tersebut. Namun bagi Dell saat ini, mereka lebih mempertimbangkan soal konsumsi daya yang disebut Matt, menjadi prioritas yang lebih tinggi. Mereka masih belum melihat bahwa teknologi dual-layar adalah sesuatu yang harus diimplementasikan XPS saat ini juga. Tentu saja, ia tidak otomatis mematikan ide tersebut dan tetap membuka potensinya untuk produk di masa depan.

Matt juga meluangkan waktu untuk berbicara soal komitmen Dell pada proses daur-ulang untuk meningkatkan nilai ekonomis pada produk Dell sekaligus di saat yang sama, membantu bumi menjadi tempat yang lebih baik. Ia menyatakan bahwa komitmen yang satu ini tetap akan didorong Dell, sembari menyediakan lebih banyak resource untuk memastikan proses penyerapannya lebih masif dan baik.

Untuk saat ini, dari semua limbah yang mereka olah, memang hanya cukup untuk bisa diimplementasikan di XPS saja. Namun jika investasi mereka berjalan mulus dan lebih banyak sumber daya didapatkan di masa depan, ia menyebut bahwa bukannya tidak mungkin bahwa produk Dell lainnya, seperti Alienware sekalipun, akan mulai dibungkus, dicetak, atau bahkan diisi dengan konten daur ulang di dalamnya.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES