in: Highlights - Motherboard | May 24, 2019 | by: Yufianto Gunawan

Hands-On Review ASRock B450M Steel Legend

Penutup

(+)

  • Desain baru yang terlihat menarik
  • RGB lighting yang tidak berlebihan
  • Posisi peletakan komponen cukup baik

(+/-)

  • Memiliki 2 slot M.2, tetapi hanya satu yang mendukung PCIe NVMe
  • Paket penjualan “lebih” dari kebanyakan kelas menengah, tetapi bukan di komponen esensial

(-)

  • Bantuan troubleshooting sangat kurang
  • Belum ada USB 3.1 Gen. 2

 

ASRock mencoba menawarkan lini baru dari motherboard mereka untuk kelas menengah, dalam wujud lini Steel Legend ini. Salah satu produk dari lini itu, B450M Steel Legend, menurut kami hadir sebagai sebuah motherboard yang patut dilirik di kelas menengah. Motherboard ini sendiri dipasarkan dengan harga kisaran Rp 1.5 juta di Indonesia, yang membuatnya bisa dikatakan tidak terlalu mahal untuk apa yang ditawarkan.

Sesuai kelasnya sebagai motherboard kelas menengah, ASRock tidak banyak menyertakan perlengkapan di paket penjualan motherboard ini. Memang, perlengkapan yang diberikan terlihat lebih banyak dari rata-rata motherboard kelas menengah. Namun, perlu diperhatikan, perlengkapan “lebih” itu hanya berupa tambahan yang tidak terkait dengan penggunaan langsung motherboars, seperti stiker dan postcard.

Apa yang ditawarkan motherboard ASRock B450M Steel Legend ini memang sesuai dengan posisinya di kelas menengah. Poin ekstra kami berikan karena ASRock terlihat cukup serius memperhatikan komponen pendingin di motherboard ini. Heatsink yang disertakan terbilang cukup kokoh, sementara pemasangannya ke motherboard pun menggunakan baut, bukan push pin. Selain itu, shroud juga tersedia, membuatnya terlihat cukup berbeda.

RGB tersedia di motherboard ini, di area I/O Shroud dan di sekitar heatsink chipset. Menurut kami, RGB yang ditawarkan di motherboard ini tidak terlalu berlebihan, cukup untuk yang menyukai RGB, tetapi tidak mengganggu untuk yang tidak menyukai RGB. Opsi untuk menambahkan RGB LED Strip tersedia, karena ASRock menawarkan header RGB LED di motherboard ini. Kontrol RGB LED pun bisa dilakukan melalui Polychrome Sync.

Stainless steel untuk slot PCIe bisa dikatakan merupakan suatu hal menarik di motherboard di kelas harga ini. Tidak banyak motherboard di kelas harga ini yang menawarkannya. ASRock juga terbilang meletakkan komponen-komponen motherboard ini dengan baik.

Motherboard ini hadir dengan dua buah M.2. Sayangnya, hanya satu saja yang mendukung SSD PCIe NVMe. Slot M.2 kedua hanya mendukung SSD M.2 SATA saja. Chipset B450 yang digunakan juga seharusnya mendukung USB 3.1 Gen. 2, tetapi ASRock tidak menyediakannya di motherboard ini.

Sayang sekali, ASRock belum memberikan bantuan troubleshooting di motherboard ini. Tidak ada debug LED yang membantu pengguna apabila terjadi masalah saat booting. Memang, di kelas ini, kita tidak mungkin mengharapkan POST Code Debug LED, tetapi setidaknya beberapa LED untuk menunjukkan masalah saat booting sudah sangat membantu.

Memang, motherboard ini bukan ditujukan untuk power user yang menuntut kemampuan terbaik dari PC yang mereka gunakan. Motherboard ini lebih cocok untuk yang ingin membangun sebuah PC kelas menengah dengan komponen kekinian, dengan basis prosesor dari AMD. ASRock B450M Steel Legend ini juga masih cukup untuk yang ingin mencoba praktik overclocking ringan, baik untuk CPU maupun RAM mereka.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES