in: Computex 2019 - Notebook / Laptop | June 1, 2019 | by: Gatot Tri Yuwono

Computex 2019: Hands-On Laptop Gigabyte Aero 15 OLED

Tidak disangka sebelumnya, gelaran Computex 2019 menjadi penanda dimulainya era Laptop dengan layar OLED. Menariknya, Laptop layar OLED tersebut tidak menargetkan segmen Gaming melainkan Content Creation. Tidak aneh memang mengingat betapa pentingnya tingkat akurasi warna layar untuk mereka yang berkutat di bidang pekerjaan itu.

Gigabyte menjadi salah satu peserta pameran Computex 2019 yang menghadirkan Laptop layar OLED untuk segmen Content Creation dengan menggunakan lini Aero Series mereka. Dari segi desain, penampilan Gigabyte Aero 15 OLED tampak mengalami perubahan yang kentara. Salah satunya tampak pada komponen engsel yang mengalami perubahan dari satu engsel panjang menjadi dua engsel. Pada bagian ekor Laptop juga kini diberikan undakan yang menjadi poros dari engsel layar. Desain seperti ini membuat posisi engsel tidak lagi sejajar dengan lubang ventilasi sehingga seluruh udara panas dapat ditembak langsung ke arah belakang. Sebelumnya sebagian udara panas akan melewati permukaan atas layar akibat posisi engsel yang sejajar dengan lubang vetilasi.

Desain seperti itu memang membuat tebal bodi Gigabyte Aero 15 OLED bertambah dari 1,89 cm menjadi 2 cm. Tetapi hal ini bukan menjadi masalah berarti karena Gigabyte justru dapat menggunakan sistem pendingin dengan ukuran lebih besar untuk Laptop ini. Sementara untuk ukuran panjang dan lebar Gigabyte Aero 15 OLED tidak banyak berbeda dengan pendahulunya – 35,6 x 25 cm. Bobotnya pun masih dapat dijaga di tingkat yang sama yaitu sekitar 2 kg.

Perubahan desain juga dapat dijumpai pada permukaan sisi belakang layar. Logo Gigabyte kini digantikan logo Aero yang memancarkan warna putih saat sistem menyala. Motif garis membentuk amplop pun kini diganti dengan desain yang lebih keren. Jumlah lubang ventilasi pembuangan panas tampak mengalami penambahan signifikan dengan ukuran lebih besar yang membuat penampilan Gigabyte Aero 15 OLED terasa beda dengan pendahulunya.

Selain mengalami perubahan desain bodi, Gigabyte Aero 15 OLED kini tidak hanya tersedia dalam warna hitam tetapi juga Silver yang menurut kami tampil cantik dan Stylish.

Layar 15,6 inci ini memang menjadi daya pikat utama Gigabyte Aero 15 OLED. Tampilan layar seindah terlihat pada gambar dimungkinkan berkat penggunaan panel OLED resolusi 4K (3840 x 2160 piksel). Gigabyte mempercayakan panel OLED/AMOLED dari Samsung untuk produk Laptop yang satu ini. Panel yang digunakan diklaim memiliki tingkat Color Gamut 100% DCI-P3 dan telah mendukung standar DisplayHDR 400. Istimewanya lagi, warna setiap layar yang digunakan telah dikalibrasi secara akurat oleh X-Rite Pantone dan menawarkan Response Time 1 MS yang tergolong sangat cepat untuk jenis panel yang digunakan. Tentunya Laptop ini tetap mempertahankan desain bingkai layar super tipis setebal 3 mm yang membuat tampilan bebas distraksi dan membuat Footprint terasa seperti Laptop layar 14 inci.

Layout dan desain Keyboard Gigabyte Aero 15 OLED tampak mirip dengan Gigabyte Aero 15 generasi sebelumnya. Fitur Per-Key RGB juga dipertahankan disini.

Gigabyte Aero 15 OLED kini menghadirkan fitur keamanan pengenalan sidik jari yang tidak ditemukan pada pendahulunya. Fingerprint Sensor ditempatkan menyatu dengan area TouchPad.

Sayang sekali posisi kamera pada Gigabyte Aero 15 OLED tetap ditempatkan di sisi bawah layar. Menariknya kamera kini dilengkapi penutup untuk mencegah “pengintip”. Tampak pula pada gambar di atas posisi Speaker yang kini ditempatkan pada sisi sebelah atas Keyboard yang membuat suara dapat lebih lantang terdengar karena mengarah langsung ke penggunanya.

Kelengkapan konektor Laptop ini mencakup 1X HDMI 2.0, 1X Type-C USB 3.1 Gen 2 (Mendukung Display Port 1.4), 1X USB 3.1 Gen 1, 1X Audio Jack, dan 1X Ethernet (RJ-45) pada sisi kiri.

Sementara pada sisi kanan dapat dijumpai 2X USB 3.1 Gen 1, 1X Thunderbolt 3.0, 1x UHS-II SD Card Reader, dan 1X DC-IN. Tampak pada sisi kanan dan kiri lubang ventilasi pembuangan udara panas.

Lubang ventilasi pembuangan udara panas pada sisi belakang. Tampak ukurannya jauh lebih besar dibandingkan yang dimiliki Gigabyte Aero 15 generasi sebelumnya.

Di antara dua lubang ventilasi pembuangan udara panas dapat dijumpai logo Aero yang akan disinari lampu dari atas saat sistem menyala seperti plat nomor kendaraan pada malam hari.

Dapur pacu Gigabyte Aero 15 OLED menggunakan prosesor Core i 9th Gen “Coffee Lake-R” dengan pilihan i9 9980HK (8-Core/16-Thread) atau i7 9750H (6-Core/12-Thread). Laptop ini mendukung Memory/RAM DDR4-2666 MHz dengan kapasitas maksimal 32 GB. Gigabyte menyebutkan jika mereka menggunakan keping Memory/RAM buatan Samsung. Sementara untuk Storage tersedia dua slot M.2 PCIe 3.0 x4 dan memakai tipe Intel SSD 760p. Sedangkan kartu grafis yang digunakan adalah RTX 2080 Max-Q, RTX 2070 Max-Q, RTX 2060, GTX 1660 Ti, atau GTX 1650. Laptop ini juga telah mendukung standar terbaru Wi-Fi 6 dengan Chip Killer Wi-Fi 6 AX1650 yang menyediakan konektivitas Wi-Fi ax dan Bluetooth V5.0.

Untuk menjinakkan panas yang dihasilkan komponen-komponen itu Gigabyte Aero 15 OLED menggunakan sistem pendingin Supra Cool 2 dengan dua kipas yang masing-masing memiliki 71 bilah serta lima buah Heatpipe. Meanriknya lagi, Gigabyte menggunakan Thermal Paste khusus dari Thermal Grizzly untuk kemampuan pendinginan maksimal.

 

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES