in: News | June 10, 2019 | by: Rifqi Sulthan

Dampak Perang Dagang: Harga DRAM Anjlok 15% Hingga Akhir 2019

DRAMeXchange, sebuah divisi dari TrendForce yang mengamati pasar DRAM menyatakan bahwa harga jual di kuartal tiga, DRAM akan turun hingga 15% di akhir tahun 2019. Penurunan ini selain disebabkan oleh tingginya suplai yang ada, juga disebabkan oleh ketegangan perang dagang yang terjadi antara Amerika Serikat dan China. Perang dagang ini membuat banyak perusahaan China yang melakukan “boikot” terhadap berbagai produk asal Negeri Paman Sam.

Sebelum adanya perang dagang ini, TrendForce telah melakukan prediksi bahwa harga DRAM akan turun hingga 10% di kuartal ketiga tahun 2019, dan 2-5% di kuartal keempat tahun 2019. Penurunan ini hanya dipengaruhi oleh nilai perbandingan antara suplai dan permintaan pasar, serta kompetisi dari berbagai produsen DRAM. Setelah adanya perang dagang ini, TrendForce melakukan revisi pada prediksi mereka mengenai harga DRAM, menjadi turun 10-15% di kuartal ketiga tahun 2019, dan turun 10% di kuartal keempat tahun 2019.

Prediksi ini dapat jadi acuan bagi berbagai produsen DRAM untuk menyesuaikan kecepatan produksi DRAM mereka. TrendForce juga memperingatkan agar suplier DRAM bersiap-siap menghadapi masalah ini. Hingga saat ini, belum ada tanggapan dari berbagai produsen DRAM terkait masalah ini.

Di akhir prediksinya, TrendForce menambahkan bahwa pada tahun 2020, akan ada kemungkinan peningkatan harga DRAM. Peningkatan ini dipengaruhi oleh elastisitas harga, turunnya suplai dan berbagai faktor lainnya. Akan tetapi, hal tersebut baru terjadi setelah penurunan signifikan yang akan terjadi pada akhir tahun ini.

Sumber: TrendForce

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES