in: News | July 24, 2019 | by: Rifqi Sulthan

Facebook Tawarkan Solusi untuk Ciptakan Zero Friction Future

Pada bulan September hingga Oktober 2018 lalu, Facebook Indonesia bekerjasama dengan Boston Consulting Group (BCG) melakukan studi Zero Friction Future, yakni studi mengenai berbagai friksi yang terjadi dalam proses jual-beli online. Studi yang diikuti oleh 1600 konsumen di Indonesia tersebut menyatakan bahwa friksi yang terjadi dalam platform transaksi digital di Indonesia dapat menyebabkan kerugian hingga sebesar USD 20 Miliar setiap tahunnya.

Hasil studi yang disampaikan di Sheraton Grand Jakarta Gandaria City pada tanggal 18 Juli 2019 ini mengungkap beberapa friksi yang terdapat pada transaksi digital. Friksi tersebut antara lain iklan yang tidak relevan, iklan dengan informasi yang tidak sesuai, kurangnya ulasan/rating, konsistensi antara harga di iklan dan toko, proses registrasi yang rumit, tidak adanya update mengenai produk yang dibeli serta susahnya menjangkau customer service dan mendapatkan solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh konsumen. Berbagai friksi tersebut dapat berujung pada batalnya transaksi online, yang pada akhirnya akan menurunkan profit dari industri tersebut.

Adisti Latief, sebagai Marketing Science Lead Facebook Indonesia menambahkan bahwa Facebook sebagai penggagas studi ini juga hadir untuk memberikan rekomendasi kepada berbagai industri dan pelaku bisnis di Indonesia. Facebook memberikan solusi seperti personalisasi iklan, Collaborative Ads dan Dynamic Ads, fitur stories, Instagram Branded Content, Lead Ads dan Whatsapp Business. Berbagai fitur yang ditawarkan oleh Facebook tersebut dinilai mampu mengurangi adanya friksi, dan menciptakan “Zero Friction Future”, karena Facebook mampu menjangkau banyak calon konsumen, dengan personalisasi yang sangat rinci.

Acara yang dihadiri oleh Haikal Siregar sebagai MD  & Partner dari BCG dan Duardi Prihandiko sebagai VP Digital Marketing di  BCA ini juga memaparkan beberapa kendala yang dihadapi oleh suatu perusahaan saat ingin menciptakan lingkungan tanpa friksi, seperti rendahnya kemampuan adaptasi suatu industri/bisnis terhadap transformasi digital dan kemauan untuk terus mempelajari pengembangan teknologi untuk bisnisnya. Di penghujung acara, Aldo Rambie, Client Partner dari Facebook Indonesia juga menambahkan bahwa mereka berharap bahwa studi mengenai Zero Friction Future ini dapat membantu meningkatkan kesadaran berbagai pelaku bisnis dan industri di Indonesia serta membantu dalam penyusunan dan rencana untuk menghilangkan friksi tersebut.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES