in: Motherboard | July 11, 2019 | by: Yufianto Gunawan

Hands-On Motherboard ASUS Crosshair VIII Hero (Wi-Fi)

Di Computex 2019 lalu, berbagai motherboard dengan chipset AMD X570 diperkenalkan untuk menyambut hadirnya Ryzen 3rd Generation. ASUS merupakan salah satu produsen motherboard yang memperkenalkan beberapa produk baru mereka dengan chipset tersebut. Salah satu motherboard AMD X570 yang diperkenalkan ASUS di Computex 2019 lalu, ROG Crosshair VIII Hero (Wi-Fi) beberapa waktu lalu mendarat di lab. Jagat Review dan dalam artikel hands-on ini kami akan membahas secara singkat motherboard tersebut!

Datang dari keluarga ROG, motherboard ini tentunya hadir sebagai sebuah motherboard kelas atas, dengan fitur yang terbilang melimpah. Memang, ROG Crosshair VIII Hero (Wi-Fi) ini bukanlah produk tertinggi di jajaran ROG dengan chipset AMD X570. Namun, ASUS tetap membekalinya dengan berbagai hal menarik, yang akan coba kami bahas di artikel ini.

Paket Penjualan

Karena motherboard ini datang bersama dengan paket penjualan lengkapnya, mari kita bahas terlebih dahulu paket penjualannya. Kemasan paket penjualan ROG Crosshair VIII Hero (Wi-Fi) ini masih menggunakan desain khas dari produk ASUS ROG selama beberapa tahun belakangan ini, dengan warna dasar hitam-merah. Ketika kemasan dibuka, terlihat sambutan “Welcome to the Republic” di balik penutup yang memang menjadi ciri khas berbagai produk lini ASUS ROG.

Di dalam kemasan tersebut, selain terdapat unit motherboard, juga terdapat beberapa perlengkapan pendukung. Berikut ini adalah perlengkapan yang disertakan ASUS untuk motherboard mereka yang satu ini:

  • 1x User Manual
  • 1 set stiker ROG
  • 1x badge ROG
  • 1x ROG Coaster
  • 1x ROG Thank You Card
  • 1x DVD Driver/App
  • 4x kabel SATA 6Gb/s
  • 1 set baut M.2 (2 baut & 2 spacer)
  • 1x antena WiFi (2T2R)
  • 1x Q-Connector
  • 1x Extension Cable untuk RGB strips (80 cm)
  • 1 x Extension Cable untuk Addressable LED

Selain perlengkapan pendukung penggunaan motherboard, seperti biasa, ASUS juga menyertakan beberapa perlengkapan lain untuk pengguna menunjukkan bahwa dia adalah pengguna produk ROG. Hal seperti ini bisa dikatakan wajar, mengingat ASUS ROG seringkali dianggap sebagai suatu kelas tersendiri. Apa yang ditawarkan ASUS untuk ROG Crosshair VIII Hero (Wi-Fi) ini bisa dikatakan lengkap.

Tampilan Fisik Motherboard (Part 1)

ASUS ROG Crosshair VIII Hero (Wi-Fi) ini merupakan motherboard dengan form factor ATX, dengan ukuran penampang 30.6 cm x 24.4 cm. Motherboard ini menggunakan chipset AMD X570, tentu saja dengan soket AM4. Berdasarkan penjelasan di situs resmi ASUS, motherboard ini mendukung CPU Ryzen 2nd Gen & 3rd Gen, serta APU Ryzen with Vega Graphics 1st Gen dan 2nd Gen. Memang, AMD sendiri tidak menawarkan dukungan untuk Ryzen 1st Gen (non APU) di AMD X570.

Seperti motherboard dari keluarga ASUS ROG lain, ROG Crosshair VIII Hero (Wi-Fi) ini juga hadir dengan nuansa gelap, dengan warna dasar hitam, abu-abu, dan perak. Motherboard ini dilengkapi dengan shroud di area I/O, yang juga menutupi sebagian area VRM. Terdapat tulisan “CROSSHAIR VIII” di shroud tersebut, dengan tulisan “HERO” disembunyikan di bagian berwarna perak di bawahnya. Tulisan “HERO” tersebut akan muncul saat sistem dihidupkan.

Di area tersebut, terdapat juga heatsink VRM dengan ukuran yang cukup besar, dengan heatpipe, yang tentu saja ditujukan untuk menjinakkan panas dari komponen-komponen pemasok daya ke CPU/SoC. Terkait komponen pemasok daya CPU/SoC, ASUS menyebutkan bahwa motherboard ini menggunakan 16 power stage, dengan konfigurasi 14+2 phase. MOSFET yang digunakan adalah IR3555 PowIRstages, dengan rating 60 A. Seperti yang disebutkan ASUS saat perkenalan jajaran ROG Crosshair VIII di Computex 2019 lalu, jajaran motherboard itu menggunakan desain teamed PowIRstages untuk respon akurat terhadap perubahan kebutuhan daya prosesor.

Daya untuk CPU/SoC masuk ke motherboard melalui konektor 8-pin + 4-pin. Untuk konektor 8-pin, ASUS menyebutkan bahwa motherboard ini mengusung desain ProCool II. Kedua konektor tersebut ditempatkan di area kiri atas, di celah antara heatsink area VRM dengan shroud area I/O. Ruang untuk kedua konektor tersebut bisa dikatakan cukup terbatas, sehingga ketika dipasang ke dalam casing, mungkin saja pengguna harus sedikit memberikan usaha ekstra untuk memasang konektor dari PSU dengan baik ke tempat yang seharusnya.

Konektor ProCool II untuk 8-pin.

Konektor daya utama motherboard, ATX 24-pin, ditempatkan di kanan slot DIMM. Di atas konektor tersebut, terdapat dua tombol, yaitu untuk “Power” dan “Reset”. Khusus untuk tombol “Reset”, ASUS menyebutkan bahwa tombol itu merupakan FlexKey yang fungsinya bisa diubah oleh pengguna bila dibutuhkan. Pengubahan bisa dilakukan melalui menu yang ada di UEFI/BIOS. Sementara, di sisi kanan konektor 24-pin, terdapat beberapa voltage measurement point, yang di lini ROG sebelumnya disebut sebagai Probelt.

Terdapat Q-Code di dekat tombol “Power” untuk menampilkan debug code saat proses booting, yang akan membantu mengidentifikasi bila terjadi masalah. Bila pengguna tidak terbiasa dengan debug code, ada juga Q-LED, yaitu deretan 4 LED kecil yang akan memberitahu pengguna bila terjadi masalah saat proses booting terkait 4 komponen penting, yaitu RAM (kuning), CPU (merah), VGA (putih), dan boot device (hijau). Tiga LED merah untuk indikator masalah juga ditempatkan di beberapa tempat, untuk memberitahu pengguna bila ada masalah di CPU, konektor daya 8-pin untuk CPU, serta storage yang terpasang.

DIMM di motherboard ini menggunakan desain Q-DIMM, di mana klip pengunci hanya ada di salah satu sisi saja.

Untuk memori, ASUS menggunakan layout memory trace khusus yang disebut Optimem III. Hal tersebut disebut ASUS bisa memberikan kemampuan tweaking memori yang lebih baik untuk ROG Crosshair VIII Hero (Wi-Fi). Terdapat 4 DIMM untuk DDR4 di motherboard ini, yang mendukung kapasitas hingga 128 GB, dengan memanfaatkan modul “double capacity“.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES