in: News | October 7, 2019 | by: Yufianto Gunawan

AWS Bawa “Pop-Up Loft” ke Jakarta!

AWS Pop-Up Loft Jakarta hari ini resmi dibuka. Selama kurang lebih 3 minggu ke depan, hingga 1 November 2019, ruang kolaborasi yang dimotori Amazon Web Service ini akan menjadi tempat belajar, bersama-sama mengenal dan berbagi pengalaman memanfaatkan cloud untuk mendukung bisnis. Siapa saja yang berminat untuk tahu lebih banyak tentang cloud dan manfaat yang ditawarkan untuk bisnis dan kegiatan usaha bisa datang ke WeWork di Noble House, Kuningan, Jakarta, Senin – Jumat, dari jam 9.30 – 20.30, lokasi yang dipilih AWS untuk Pop-Up Loft Jakarta ini.

Bapak Gunawan Susanto, Country Leader AWS Indonesia, memberikan sambutan di pembukaan Pop-Up Loft Jakarta.

Pelajaran Cloud Gratis untuk Semua

Pop-Up Loft Jakarta ini merupakan yang kedua di Asia. Satu hal yang menjadi daya tarik utama Pop-Up Loft ini adalah sesi pengenalan dan pendalaman cloud yang diberikan di sini sepenuhnya gratis. Beberapa perwakilan pengguna cloud dari AWS pun disebut akan hadir dan berbagi pengalaman penggunaan cloud untuk siapa saja yang berminat.

Salah satu pengguna layanan AWS yang akan hadir membagikan pengalaman mereka adalah Kitabisa. Platform pendanaan ini sudah menggunakan layanan AWS sejak tahun 2015 lalu, dan berdasarkan apa yang disampaikan founder sekaligus CEO mereka, Alfatih Timur, AWS memungkinkan mereka mengembangkan apa yang mereka tawarkan dengan tingkat efisiensi yang sangat baik. Mereka yakin Pop-Up Loft Jakarta ini akan membantu banyak pihak, terutama start up, untuk lebih memahami apa yang ditawarkan oleh cloud, terutama dari AWS.

Perwakilan AWS dan Kitabisa di pembukaan Pop-Up Loft Jakarta.

Bahas Topik Cloud Terkini

Di Pop-Up Loft Jakarta ini, AWS akan membahas banyak sekali topik terkait cloud, termasuk di antaranya AI/Machine Learning, migrasi ke cloud, keamanan cloud, IoT, dan masih banyak lagi. Setiap harinya, ada sesi yang telah disiapkan oleh AWS dan siapapun yang berminat bisa mendaftarkan diri melalui situs yang disiapkan AWS. Sesi-sesi tersebut dibatasi hanya untuk 100 peserta, dengan sistem first come first serve. Bila peminat sesi ternyata lebih dari kuota, pihak AWS menyebutkan bahwa mereka akan mencoba mengakomodasinya, bila memungkinkan.

Selain mengikuti sesi-sesi tersebut, AWS mengajak perwakilan dari entrepreneur, start up, komunitas cloud, dan developer hadir ke Pop-Up Loft Jakarta ini. Selain untuk memperkaya pengetahuan terkait cloud, mereka juga bisa saling berbagi pengalaman selama menggunakan layanan cloud untuk mendukung aktivitas bisnis. Diharapkan, sharing pengalaman tersebut bisa menghadirkan pengalaman baru, membuka kemungkinan penggunaan layanan cloud yang lebih luas bagi yang sudah menggunakannya, serta memberikan jalan masuk bagi pihak yang ingin mulai menggunakan cloud, karena hal-hal yang didiskusikan merupakan contoh nyata.

Wujud Dukungan AWS untuk Indonesia

Terkait Pop-Up Loft, AWS sudah menghadirkan ruang kolaborasi ini di beberapa kota besar di beberapa negara, seperti London, Berlin, dan Munich. Di Asia, Jakarta menjadi kota kedua tempat AWS menghadirkan Pop-Up Loft, setelah Hong Kong. Sementara di Tokyo, AWS membuka Pop-Up Loft permanen.

Jakarta dipilih AWS karena mereka melihat banyak sekali pihak memiliki ide-ide bisnis menarik berkumpul, dan ide-ide itu bisa diwujudkan dengan dukungan cloud. Selain itu, melihat perkembangan start up Indonesia yang terbilang pesat selama beberapa tahun belakangan ini, AWS ingin berperan lebih aktif dalam mendorong lahirnya start up baru dan perkembangan start up Indonesia menuju kesuksesan. Pop-Up Loft Jakarta 2019 ini menjadi langkah nyata yang mereka lakukan sebagai wujud dukungan untuk Indonesia.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES