in: News | November 22, 2019 | by: Dian Syarifuddin

Intel Siap Bantu Transformasi Digital Indonesia di Sektor Pendidikan

Pemerintah Indonesia saat ini terus menggenjot pembangunan kapabilitas digital di semua sektor melalui rancangan Industry 4.0. Hal ini dilakukan demi mengejar ketertinggalan Indonesia dari negara-negara lainnya yang lebih maju dan berkembang.

Pada ajang Indonesia Economic Forum (IEF 2019) yang digelar Rabu lalu (20/11), beberapa pemimpin bisnis, pemerintah, politik dan masyarakat sipil, membahas bagaimana Indonesia bisa menghadapi tantangan utama di era digital ini selama lima tahun ke depan. Intel sebagai perusahaan multinasional penyedia chip semikonduktor yang turut hadir dalam acara IEF 2019 mengungkapkan bahwa Indonesia harus menggenjot pengetahuan teknologi sejak dini di sektor pendidikan.

Sumner Lemon, selaku GM Digital Transformation, Intel, APJT, mengatakan bahwa, “Intel berkomitmen penuh dalam mendukung upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kualitas dan aksesibilitas pendidikan melalui teknologi, baik itu penggunaan lingkungan belajar yang terintegrasi melalui konten yang mendalam untuk siswa, kurikulum pembelajaran yang dipersonalisasi atau cara yang lebih baik untuk menilai kemajuan belajar siswa menggunakan analisis data“.

Upaya yang sudah dilakukan Intel dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia adalah dengan memberikan pelatihan digital terlebih dahulu ke lebih dari 100 guru di Indonesia. Para guru akan diajarkan menggunakan beraneka perangkat teknologi di ruang kelas. Dengan begitu, para murid pun akan mendapatkan pelajaran yang lebih berkualitas.

Transformasi digital yang banyak digaungkan oleh perusahaan tentunya juga bisa menyasar ke sektor pendidikan di Indonesia. Terlebih beberapa perusahaan ada yang tengah menyongsong kehadiran teknologi baru seperti AI (Artificial Intelligent).

Pembelajaran dan pengaplikasian mengenai teknologi AI dianggap oleh Intel akan sangat berperan dalam pendidikan. Para guru dapat lebih memahami dan menganalisa bagian mana pada satu mata pelajaran yang dianggap lemah di sebuah kelas melalui teknologi AI. Hal ini diklaim dapat meningkatkan efektivitas suasana belajar mengajar.

Saat ini Intel sudah banyak membahas dan bekerja sama dengan pemerintah dan beberapa perusahaan swasta lain yang juga ingin terlibat untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. “Kami senang menjadi bagian dari IEF 2019 dalam diskusi kritis tentang bagaimana kami dapat membantu memberikan keterampilan abad ke-21 kepada generasi inovator untuk para siswa sebagai generasi penerus bangsa”, Tambah Sumner.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES