in: News | November 13, 2019 | by: Friska Suryawinata

YouTube akan Hapus Channel yang Tidak Menghasilkan Uang? Ini Konfirmasinya

Tidak lama ini, YouTube baru saja mengumumkan perubahan dari Terms of Service yang mereka miliki. Perubahan peraturan ini sempat dikirimkan melalui berbagai platform, termasuk email seperti yang penulis sempat terima juga secara resmi per 7 November 2019 kemarin. Dari hasil perubahan peraturan atau regulasi tersebut, ada sebagian pengguna yang menunjukkan poin spesifik dari peraturan baru tersebut yang sempat membuat panik, setidaknya untuk para pembuat konten di platform video milik Google tersebut.

Poin yang ditunjukkan dan sempat membuat panik tersebut adalah di bagian “Account Suspension & Termination”, sebagai berikut:

YouTube may terminate your access, or your Google account’s access to all or part of the Service if YouTube believes, in its sole discretion, that provision of the Service to you is no longer commercially viable.

Sebagian percaya bahwa peraturan ini artinya, jika sebuah channel tidak bisa “membuat uang” yang stabil secara komersil, ada kemungkinan YouTube akan menghapus channel tersebut. Namun, apakah benar demikian?

Pihak YouTube melakukan konfirmasi ulang terhadap poin krusial tersebut, di mana maksud dari penghentian akses atau penutupan layanan yang dimaksudkan dari poin ini bukan soal channel YouTube milik para pembuat atau penikmat konten, melainkan lebih ke layanan internal dari pihak YouTube sendiri. Secara garis besarnya, penutupan atau penghapusan yang dimaksudkan ini ditujukan untuk fitur dan layanan yang memiliki daya pakai rendah atau hampir tidak dipakai oleh para penggunanya, sehingga karenanya YouTube memiliki rencana untuk menghentikan layanan dari platformnya tersebut di masa yang akan datang. Dan tentu saja, karena ini lebih tertuju ke layanan atau fitur dari pihak YouTube sendiri untuk para penggunanya, penutupannya tidak akan memiliki dampak besar terhadap para pengguna platform mereka.

Menuliskan update untuk regulasi memang bukan perkara mudah, mengingat ada begitu banyak poin yang harus dijabarkan ketika seseorang hendak menggunakan sebuah platform atau layanan tertentu. Harus diakui, kalimat yang ditulis oleh pihak YouTube terkesan membingungkan jika dijermahkan secara langsung, tapi berhubung pihak YouTube telah melakukan klarifikasi lebih lanjut, Anda sebagai pengguna maupun pembuat konten tidak perlu khawatir soal penutupan channel YouTube akibat tidak mampu membuat konten komersil yang baik di masa mendatang.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES