in: News | December 14, 2019 | by: Dian Syarifuddin

Huawei: Harga Smartphone 5G Bisa Di Bawah USD 300

 

Teknologi seluler 5G terus digaung-gaungkan oleh para vendor penyedia jaringan telekomunikasi, termasuk salah satunya adalah Huawei. Produsen penyedia solusi jaringan telekomunikasi ternama dunia asal Tiongkok ini menyatakan bahwa 5G yang merupakan penerus dari jaringan 4G memiliki beberapa keunggulan lebih baik seperti jangkauan yang lebih luas, bandwidth lebih besar, latency lebih rendah dan efisiensi yang lebih baik.

Pada event Huawei MediaCamp 2019 yang berlangsung di Labuan Bajo Rabu lalu (11/12), Mohamad Rosidi, selaku Direktur ICT Strategy Huawei Indonesia memaparkan bahwa kehadiran teknologi selular 5G ini berbeda dengan teknologi sebelumnya seperti 3G dan 4G. “Kita tahu bahwa hadirnya teknologi selular 3G dan 4G tidak beriringan dengan perangkat pendukungnya. Namun untuk teknologi selular 5G ini akan beriringan dengan perangkat-perangkat pendukungnya. Seperti kita ketahui, Huawei saat ini sudah memiliki smartphone 5G yang sudah diperkenalkan, yaitu Huawei Mate X dan Huawei Mate 30 versi 5G”.

Rosidi menambahkan bahwa memang saat ini smartphone dengan dukungan teknologi 5G masih dibanderol dengan harga yang cukup mahal. Hal tersebut cukup wajar mengingat bahwa teknologi 5G masih terhitung baru.

Sejumlah smartphone 5G yang ditawarkan saat ini tergolong masih cukup tinggi untuk pasar smartphone Indonesia. Seperti Huawei Mate 30 versi 5G misalnya yang saat ini masih dibanderol dengan harga USD 1.199 dan Samsung Galaxy Note 10 5G yang memiliki harga USD 1.299.

Namun Huawei memprediksi bahwa dalam tiga tahun ke depan, harga smartphone 5G bisa di bawah USD 300. Hal ini dikarenakan seiring dengan pemerataan pengadopsian teknologi 5G, baik di Negara maju maupun berkembang, sehingga akan banyak konsumen yang akan beralih ke smartphone 5G.

Sejumlah negara di dunia saat ini tengah memperbarui perjalanan transformasi mereka menuju digelarnya teknologi jaringan 5G di negara masing-masing termasuk di Indonesia. Seiring dengan mulai meriahnya penetrasi 5G yang hadir dengan kecepatan tinggi dan latensi yang amat rendah, secara teoritis, kehadiran teknologi tersebut diharapkan dapat membawa manfaat di setiap lini kehidupan manusia.

Pada Oktober 2019 lalu, Huawei pun sempat mengumumkan kerjasamanya dengan para operator lokal, yaitu Telkomsel, tepatnya pada saat Asian Games 2018 berlangsung di Indonesia. Dalam uji coba jaringan 5G tersebut, pihak Huawei mengutarakan bahwa pengujian jaringan 5G berada pada frekuensi 26 GHz, sehingga mendapatkan rekor kecepatan hingga 70 Gbps.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES