in: Graphics Card | December 23, 2019 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Test : Content Creation dengan CUDA di INNO3D GeForce RTX 2060 SUPER GAMING OC X2

GeForce RTX 2060 SUPER hadir sebagai alternatif kartu grafis yang lebih kencang dari pendahulunya, yakni GeForce RTX 2060. GPU yang hadir di pertengahan 2019 ini dibekali konfigurasi shader unit (a.k.a ‘CUDA’ Cores), memory bus width, hingga ukuran Video RAM lebih besar. Dengan sebagian besar specs upgrade ini, NVIDIA nampak ingin menghadirkan performa lebih tinggi pada kelas ‘RTX 2060’, terutama sekali pada aplikasi yang menggunakan resource berat, seperti game dengan Real-time Ray Tracing.

Video Review yang dulu pernah kami kerjakan pada sebuah model NVIDIA GeForce RTX 2060 SUPER versi NVIDIA Founders Edition, menunjukkan bahwa untuk gaming dengan refresh rate tinggi di 1080p, 2060  SUPER secara rata-rata unggul setidaknya 10% dari RTX 2060.

 

Pada pengujian kali ini, kami ingin meng-highlight sebuah aspek pengujian performa berbeda, yakni melihat beberapa performa dalam skenario Content Creation, khususnya pada aplikasi yang menggunakan akselerasi CUDA. GPU yang digunakan pada pengujian ini adalah Inno3D GeForce RTX 2060 SUPER Gaming OC X2.

Spesifikasi Singkat

*klik untuk memperbesar

 

RTX 2060 SUPER dari Inno3D ini memiliki spesifikasi Boost Clock 1695 Mhz (yang pada 3DMark Stress Test bisa meningkat ke sekitar ~1880Mhz), dengan TDP / Power Limit default pada 185 W. Untuk kebutuhan overclocking, Power Limit ini juga bisa ditingkatkan ke 230W jika Anda menginginkan power headroom ekstra untuk melakukan overclocking.

Inno3D juga melengkapi unit kartu grafis mereka dengan 6+8-pin PCIe Power input, dan  2x 10cm fan untuk airflow maksimal, serta tentunya heatsink besar + 4 heatpipe untuk pendinginan maksimal.

 

 

Ruang Lingkup, Metode Pengujian, Testbed

 

Serangkaian pengujian akan dilakukan, mulai dari benchmark sintetis, hingga ke beberapa aplikasi Content Creation yang meliputi :

Blender

 

Lumion

 

OctaneBench

 

BlackMagic RAW Speed Test

 

Di pengujian ini kami akan menggunakan spesifikasi PC berbasis prosesor AMD Ryzen 5 2600 di motherboard ASRock B350 Gaming K4, dengan RAM DDR4-2933 2x8GB. Sebagai data pembanding, kami juga akan menyertakan GPU GeForce GTX 1080 ‘Pascal’.

 

Hasil – Video

Video lengkap hasil pengujian dapat dilihat pada :

 

Time Stamp
0:27 Opening – Membahas sisi lain dari RTX 2060 SUPER

0:59 2060 SUPER yang dipakai: Inno3D RTX 2060 SUPER GAMING OC X2

1:58 Rated TDP 185W – Max 230W

2:29 Average Boost Clock & Temperature

3:08 Pembanding : GTX 1080 Pascal

3:48 Benchmark Sintetis – 3DMARK

5:49 Pengujian/Update DXR Performance – Control

6:33 DXR Performance – Pascal vs Turing

8:03 Personal Thoughts mengenai performa Game DXR

8:30 Pengujian Content Creation

9:43 Test 1A: Blender – CUDA

11:02 Test 1B : Blender – OptiX

12:09 Test 2 : LUMION 10

13:07 Test 3 : RTX Octane Bench 2019

15:13 Test 4 : Blackmagic RAW Speed Test

15:46 OC vs Content Creation?

17:26 Penutup

 

 

 

 

 

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES