in: Graphics Card | January 21, 2020 | by: Alva "Lucky_n00b" Jonathan

Review AMD Radeon RX 5600 XT : SAPPHIRE PULSE RX 5600 XT 6G GDDR6

AMD Radeon RX 5600 XT merupakan salah satu kartu grafis yang rilis untuk pertamakalinya di tahun 2020 ini.  Setelah di akhir 2019 lalu AMD meluncurkan solusi GPU Navi mainstream mereka dengan Radeon RX 5500 series, sekarang AMD melengkapi lini produk Navi mereka dengan RX 5600 series. RX 5600 series sendiri pertama diumumkan pada ajang AMD CES 2020 kemarin.

 

Cukup jelas dari namanya, RX 5600 series akan diposisikan di antara RX 5500 dan RX 5700 series. AMD sendiri menyebutkan kalau 5600 series masih akan ditujukan bagi pasar gamer 1080p, berbeda dengan 5700 series yang dirancang  untuk menghadapi 1440p.

 

RX 5600 Series

AMD menambahkan bahwa ada 3 produk di 5600-series, yakni:

  • AMD Radeon RX 5600 XT : Untuk Desktop
  • AMD Radeon RX 5600 : Untuk OEM-only (a.k.a ‘PC Branded’ seperti Dell, HP, dsb)
  • AMD Radeon RX 5600M : Untuk notebook

Belum ada info lengkap, tapi RX 5600 akan memiliki spesifikasi nyaris identik dengan RX 5600, hanya dengan jumlah Compute Unit lebih sedikit (5600 = 32 CU, 5600XT = 36 CU). Lalu RX 5600M kemungkinan akan memiliki Power Limit / TDP rendah dari 5600XT dan 5600 mengingat target desain-nya adalah notebook.

 

Spesifikasi RX 5600 XT : Navi10 dengan sebagian Memory Controller ‘hilang’

Secara singkat, AMD Radeon RX 5600XT memiliki spesifikasi sebagai berikut:

 

Dan berikut ilustrasi chip-nya

*klik untuk memperbesar

 

Nampak di atas RX 5600XT nampak menjadi sebuah versi cut-down dari RX 5700, dengan pengurangan satu bagian memory controller. Sayangnya, pemotongan bagian ini juga akan mengurangi jumlah L2 Cache pada RX 5600XT menjadi 3MB (di RX 5700 series ada full 4MB).

Total Video RAM GDDR6 yang terpasang menjadi 6 GB.  Ini mungkin terlihat sedikit ‘aneh’ karena AMD sejak 2016 lalu bahkan sudah melengkapi berbagai GPU mereka dengan konfigurasi RAM 8 GB (seperti RX 480 Polaris misalnya) , dan Radeon RX 5500 XT yang hanya memiliki memory bus 128-bit pun tetap memiliki varian 8 GB.

Poin menarik dari 5600 XT :

  • Sama-sama menggunakan 36 CU (2304 Stream Processor/Shader unit),  seperti RX 5700
  • Clockspeed rating agak rendah pada 1375 Mhz ‘Game Clock’ (Clock perkiraan load game normal), dan up to 1560 Mhz Boost Clock
  • TDP 150W nampak menjadi alasan rendahnya rating clockspeed, baik Vega maupun Navi 7nm menunjukkan bahwa pencapaian clock tinggi akan membuat TDP menjadi ‘bengkak’
  • Video RAM menggunakan 6GB GDDR6 12Gbps
  • RAM 6GB nampak terjadi karena RX 5600 memiliki memory bus 192-bit (bukan 256-bit seperti RX 5700)

Tentu, sama halnya dengan GPU keluarga Navi lainnya, RX 5600 XT mewarisi arsitektur RDNA, dibuat pada fabrikasi 7nm, dan kompatibel dengan standar PCIe 4.0.

 

Perbandingan Spesifikasi – GPU Modern 2019

*klik untuk memperbesar

 

 

Vendor / AIB : Boleh Menjual pre-overclocked 5600XT

Pada press briefing yang kami hadiri, AMD menyatakan bahwa tidak ada reference design untuk 5600XT, dan vendor/add-in board partner boleh melakukan custom design (Baca Juga: VGA Reference vs Custom Design) dengan berbagai penyesuaian, bahkan konfigurasi pre-overclock.

Salah satu yang mengejutkan untuk kami seputar factory overclocking ini adalah adanya perubahan yang cukup drastis pada spesifikasi GPU review unit yang kami terima. Saat pertamakali kami menerima review unit (Sapphire Pulse RX 5600 XT), spesifikasi card ini sama persis dengan spesifikasi AMD di atas : 1560Mhz Max Boost, 150W TDP, dan 12Gbps GDDR6. Pada konfigurasi ini juga kami sempat melakukan pre-test singkat pada card ini dan menyadari headroom overclock yang besar pada GPU dan juga Memory.

Namun yang lebih mengagetkan adalah datangnya sebuah last-minute BIOS dari AMD yang spesifikasinya jauh lebih tinggi1750Mhz Max Boost, 160W TDP, dan 14Gbps GDDR6. Dengan konfigurasi clock seperti demikian, hasil skor-nya hampir menyamai setting OC Manual kami!

Kami sendiri melihat halaman produk Sapphire RX 5600XT, dan spesifikasi yang diberikan memang tinggi – GPU ini nampak mengalami tingkat factory overclocking yang tinggi dari spesifikasi AMD, seperti yang bisa dilihat berikut ini :

Product Page: Sapphire Pulse RX 5600XT

 

Melihat bahwa factory overclocking setinggi ini agak ‘kurang wajar’ bagi produk mainstream, dan lebih sering kami temui pada produk kelas enthusiast, kami menanyakan beberapa hal ke AMD seputar hal ini.

AMD menyatakan bahwa :

  • AMD mengizinkan AIB/Vendor melakukan factory overclocking sejauh yang dirasa memungkinkan (sesuai dengan VRM, Power Limit, Thermal,etc)
  • Tidak ada aturan spesifik seputar penggunaan chip GDDR6, vendor boleh memilih untuk menyertakan versi dengan rating 12Gbps (sesuai Spec AMD), ataupun 14Gbps
  • AMD menyadari bahwa dengan factory overclocking setinggi ini, headroom untuk tuning akan berkurang, tapi tujuannya adalah semua pengguna mendapat peningkatan performa

Selain Sapphire, kami juga melihat versi 5600 XT lain mengalami tingkat overclocking cukup tinggi, walaupun kami tidak memiliki review unit lain selain Sapphire jadi tidak bisa melakukan pengujian tersebut.

 

Dengan harga SRP(suggested retail price) di kisaran 279 USD, sejauh mana Radeon RX 5600 XT sanggup memenuhi kebutuhan gamer kelas menengah? Mari kita simak hasil pengujiannya! 😉

 

Pengujian Pembanding oleh Ivan Rachmatsyah Akbar ‘IvanCupa’

Pengujian Utama, Analisis, dan Penulisan oleh Alva Jonathan ‘Lucky_n00b’

 

 

Ruang Lingkup,  Metode Pengujian & Testbed

Daftar pembahasan

Pembahasan utama Radeon 5600XT kali ini akan melingkupi : Performance Test : Benchmark Sintetis & 10 Game di 1080p. Tidak lupa, kami juga akan menyertakan beberapa hasil pengujian overclocking di JagatOC

 

Yang tidak diuji karena keterbatasan waktu pengujian adalah:

  • GPU unit Teardown & Analisa VRM GPU
  • Pengujian lengkap di resolusi 1440p dan 4K

 

Testbed

Sistem yang digunakan untuk pengujian adalah sebagai berikut:

  • Prosesor: Intel Core i9-7900X ‘Skylake-X’
  • Motherboard: MSI X299 XPOWER GAMING AC
  • RAM: G.Skill TridentZ RGB DDR4-3600CL16 4x8GB (Run @ DDR4-3200 CL16)
  • SSD: Galax SSD 256GB SATA / ADATA SX8200 Pro 1TB nvme
  • PSU: Corsair AX1200i
  • CPU Cooler: Noctua NH-C14
  • Case: No Case, Open Bench Table (suhu ambient 25C)
  • OS: Windows 10 64-bit (1903 Update)

 

GPU & Driver

GPU yang sempat kami uji untuk menambahkan data pembanding di artikel ini adalah:

Berikutnya, ini versi Driver GPU yang digunakan untuk pengujian:

  • 5600XT menggunakan driver Radeon Software Adrenalin pre-release 20.1.1 untuk 5600XT 
  • 5500XT dan 5700 menggunakan Radeon Software Adrenalin 20.1.2 
  • Semua NVIDIA GeForce menggunakan NVIDIA Forceware 441.87 DCH

 

Daftar benchmark & Game :

Benchmark sintetis yang digunakan adalah 3DMark Fire Strike (DX11,1080p), dan 3DMark Time Spy (DX12,1440p). Sedangkan game test-nya adalah:

*klik untuk memperbesar

 

GPU Setting

Untuk Sapphire Pulse Radeon RX 5600XT, kami akan melakukan benchmark pada 2(dua) konfigurasi :

  • AMD spec 150W 12bps GDDR6, dan
  • Sapphire factory-overclocked, 160W 14Gbps GDDR6

 

Perlu diketahui juga, TDP/power limit dari GPU pembanding yang kami gunakan adalah :

  • AMD Radeon RX 5500XT 8GB – MSI RX 5500XT Gaming X = 135W TDP
  • AMD Radeon RX 5700 8GB – ASUS ROG STRIX RX 5700 OC Edition = 180W TDP
  • NVIDIA GeForce RTX 2060 6GB – Founders Edition (FE) = 160W TDP
  • NVIDIA GeForce GTX 1660 SUPER 6GB – Inno3D TwinX2 OC = 125W TDP

 

Mari mulai!

 

Daftar Isi
Pages: 1 2 3 4 5
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES