in: News | March 13, 2020 | by: Friska Suryawinata

NetApp Jabarkan Pemanfaatan Disrupsi Teknologi yang Tepat untuk Pelaku Bisnis

Ana Sopia, Country Manager, NetApp Indonesia (kanan) serta Ahmad Ubaidillah, System Engineer, Netapp Indonesia (kiri)

Pada hari Kamis (12/3), NetApp sebagai salah satu penyedia solusi data hybrid cloud yang terkemuka di dunia, menjabarkan kembali bagaimana dunia tengah mengalami perubahan ke depan dengan semakin gencarnya aktivitas dan pertumbuhan digital yang mengacu kepada transformasi digital, di mana istilah ini bukan lagi sekedar jargon, tetapi sebuah hal yang penting untuk dilakukan jika ingin tetap bertahan dan bertumbuh kembang di dunia modern penuh teknologi dan IT.

Ana Sopia, Country Manager, NetApp Indonesia, menjelaskan bagaimana transformasi digital masa kini sudah menjadi sebuah urgensi terutama bagi para pelaku bisnis dan perusahaan besar tak hanya di Indonesia tetapi juga di seluruh dunia. “Transformasi digital ini sudah bukan lagi jargon semata, tetapi hal yang benar-benar terjadi dan membutuhkan perhatian lebih, di mana hal ini akan memiliki dampak dan benefit tersendiri bagi bisnis di era digital, dengan menggunakan teknologi dan kekuatan data yang diolah secara tepat untuk bisa mengembangkan perusahaan,” jelasnya.

Transformasi digital ini juga tidak hanya bergantung kepada IT saja, tetapi juga terhadap proses serta orang-orang yang terlibat di dalamnya. Namun, hal yang paling sering dan tengah dibincangkan lebih lanjut hingga saat ini adalah teknologi cloud, terlihat dari bagaimana teknologi cloud itu sendiri mulai merambat ke pasar Indonesia dengan kehadiran Amazon Web Service, Microsoft, Alibaba hingga Google. Hal ini dikarenakan bahwa Indonesia merupakan pasar teknologi yang berpotensial tinggi, dengan tingkat penetrasi dan pertumbuhan digital yang sangat pesat dibandingkan dengan bagian wilayah dunia lainnya.

NetApp melalui Ahmad Ubaidillah, System Engineer, Netapp Indonesia, juga memaparkan bagaimana transformasi digital ini sendiri mampu mendidik para konsumen untuk mengenal dan menggunakan teknologi lewat cara-cara yang lebih baru, di mana memungkinkan mereka untuk menganalisa, mengolah, serta mengaplikasikan data dengan cara yang lebih efektif, efisien, dengan biaya rendah dan waktu yang lebih singkat. Tapi tidak menutup kemungkinan bahwa perkembangan ini juga menimbulkan adanya disrupsi teknologi di masing-masing pelaku industri.

NetApp pun menyebutkan setidaknya ada tiga hal penting yang perlu diperhatikan dalam menyikapi disrupsi teknologi tersebut, di antaranya ada Software yang memungkinkan pengguna untuk bisa memproses data dengan lebih efektif, Automation di mana pelaku bisnis bisa meningkatkan kecepatan layanannya untuk hasil yang lebih optimal, serta DevOps di mana tim pengembang akan perlu menghadirkan inovasi dan pembaharuan dengan lebih cepat bersamaan dengan tetap berjalannya operasional untuk bisa memenuhi kebutuhan klien lebih baik.

Dalam menyikapi berbagai hal tersebut, NetApp juga menyebutkan bagaimana para pelaku bisnis dan IT harus memanfaatkan disrupsi teknologi dengan mengepentingkan kecepatan yang disesuaikan dengan kebutuhan para konsumennya, bagaimana untuk bisa memanfaatkan kecepatan tersebut dengan sekaligus memanfaatkan inovasi, sumber inovasi, dan eksperimen dengan arsitektur IT berupa hybrid multi-cloud, dan bagaimana mengintegrasikan data yang tersebar di seluruh platform tersebut untuk bisa dioptimalkan sehingga bisa mengambil keputusan yang lebih cepat, baik, dan tepat sasaran.

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES