in: Processors | May 22, 2020 | by: Friska Suryawinata

Review Intel Core i9-10900K dengan ASUS ROG Maximus XII Hero WiFi

Tim Jagat Review mendapatkan kesempatan untuk mencoba prosesor terbaru dari Intel, Core i9-10900K, yang disebut sebagai prosesor gaming terkencang sekaligus merupakan varian tertinggi untuk desktop kelas mainstream. Untuk membaca lebih lanjut terkait Core 10th Gen sendiri bisa disimak lewat artikel yang sudah dipublikasikan di sini.

Dalam artikel dan video kali ini, kami akan membahas lebih lanjut secara lengkap terkait Intel Core i9-10900K ini. Tapi sebelumnya, spesifikasi untuk Intel Core i9-10900K berdasarkan dari situs resmi Intel adalah sebagai berikut:

  • Fabrikasi: 14 nm
  • Core/Thread: 10/20
  • Base Frequency: 3.7 GHz
  • Max. Turbo Frequency: 5.3 GHz
    • Turbo Boost Max 3.0 Frequency: 5.2 GHz
    • Thermal Velocity Boost Frequency: 5.3 GHz
  • Cache: 20 MB Smart Cache
  • TDP: 125 Watt
  • Memory Type: DDR4
  • Number of Memory Channel: 2
  • Processor Graphics: UHD Graphics 630
  • Graphics Base Frequency: 350 MHz
  • Graphics Max Dynamic Frequency: 1.2 GHz
  • PCI Express Revision: 3.0
  • Max. Number of PCIe Lane: 16

Dengan spesifikasi yang sudah disebutkan di atas ini, tidak menjadi hal yang mengherankan jika Intel sendiri menyebut Core i9-10800K sebagai prosesor gaming terkencang di dunia, setidaknya untuk saat ini.

Core 10th Gen di desktop ini hadir dengan soket yang baru, yaitu LGA 1200. Sayangnya, soket ini tidak kompatibel dengan LGA1151 yang digunakan oleh keluarga Core generasi sebelumnya yang juga berbasis arsitektur Skylake (Skylake, Kaby Lake, Coffee Lake). Sehingga, prosesor baru ini akan membutuhkan motherboard baru karena tidak akan kompatibel dengan motherboard sebelumnya, serta prosesor generasi sebelumnya tidak bisa dipasang ke motherboard baru yang didesain untuk kompatibel dengan Core 10th Gen.

Mengatasi hal tersebut, maka dalam pengujian kali ini, kami menggunakan motherboard baru dari ASUS, yaitu ROG Maximus XII Hero (Wi-Fi). Spesifikasi singkat motherboard dijabarkan sebagai berikut:

  • Chipset: Intel Z490
  • Socket: LGA 1200
  • Memory: 4 DIMM, DDR4, Max. 128 GB
  • I/O:
    • Clear CMOS Button
    • BIOS Flashback Button
    • 2x USB 2.0
    • 1x HDMI
    • 1x GbE
    • 1x 5 GbE
    • 4x USB 3.2 (5 Gbps)
    • 3x USB 3.2 (10 Gbps) – Type A
    • 1x USB 3.2 (10 Gbps) – Type C
    • 2x konektor antena Wi-Fi
    • 1 set konektor audio
  • CPU Power Input: 4 + 8 pin
  • Storage:
    • 6x SATA 6 Gbps
    • 3x M.2
  • Expansion Slot:
    • 3x slot PCIe x16
    • 3x slot PCIe x4
  • Audio: SupremeFX S1220
  • Konektivitas: Wi-Fi 6

Testbed yang digunakan untuk menguji performa dari Core i9-10800K terdiri dari:

  • Core i9-10800K
  • ASUS ROG Maximus XII Hero (Wi-Fi)
  • RAM DDR4-3600 2x 8 GB
  • GeForce GTX 1080 Ti
  • PSU 750 Watt 80 PLUS Platinum
  • EKWB EK-Kit S360

Hasil Pengujian

Pengujian untuk Core i9-10800K ini menggunakan sejumlah set benchmark yang umum kami gunakan, di mana terdiri dari benchmark Cinebench R15 (SIngle Core & Multi Thread), Blender, Handbrake, Adobe Premier Pro CC, CS: GO, Shador of the Tomb Rider, Power, serta Performance per Watt.

Untuk hasil pengujiannya, bisa disimak lewat grafik berikut ini:

Cinebench R15 (Single Core & Multi Thread)

Blender

Handbrake

Adobe Premiere Pro CC

CS: GO

Shadow of the Tomb Raider

Power

Performance per Watt

Hasil pengujian lengkap, hasil percobaan overclocking (AI OC dan manual), serta penjelasan lebih lengkap terkait Core i9-10800K serta platform Core 10th Gen ini bisa dilihat di video dari Alva Jonathan berikut ini:

Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES