in: Storage Devices | August 14, 2020 | by: Tim Jagat Review

Mengolah dan Mengelola Multimedia dari NAS: Apa Bisa?

Bukan Cuma untuk Video: Ada Juga Audio Station dan Photo Station

Bila kemampuan serupa dengan yang ditawarkan Video Station dibutuhkan, tetapi untuk konten audio atau foto, Synology juga menyediakan package lain dengan kemampuan serupa, yang disebut sebagai Audio Station dan Photo Station. Keduanya menawarkan kemampuan mengelola file-file audio atau foto yang ada di dalam NAS, menyajikan daftarnya dalam tampilan yang menarik, serta tentu saja streaming. Pengguna bisa memanfaatkan Audio Station dan Photo Station ini untuk mengakses file audio dan foto di dalam NAS dari mana saja, dari berbagai perangkat yang mendukung. Kemampuan sharing juga ditawarkan, sehingga pengguna bisa berbagi akses ke file audio atau foto ke pihak lain dengan mudah.

File audio di Audio Station saat diakses dari smartphone Android dengan aplikasi DS Audio.

Audio Station disebut Synology juga mendukung file-file audio kualitas tinggi, seperti DSD dan FLAC, sehingga cocok juga untuk melengkapi sistem audio kelas atas di rumah. Kemampuan untuk melengkapi tag file-file audio yang tersimpan secara otomatis, berdasarkan database di Internet, juga disediakan di Audio Station ini. Internet Radio juga didukung oleh Audio Station, dan aplikasi pendukungnya untuk perangkat mobile yang disebut sebagai DS Audio.

Fitur sharing melalui Internet tersedia di Photo Station.
Fitur highlight dan comment tersedia untuk yang ingin memberikan masukan.

Sementara untuk Photo Station, Synology menyebutnya sebagai online photo gallery kelas profesional. Photo Station bisa membuat album secara otomatis untuk foto-foto yang dipindahkan ke NAS. Album bisa juga dibuka aksesnya untuk pihak-pihak tertentu atau publik, sehingga memudahkan pengguna NAS Synology untuk memamerkan foto-foto mereka, sekaligus mendapatkan masukan dan komentar terkait foto-foto yang ditampilkan. Kemampuan membaca metadata foto juga disediakan, sesuai dengan standar yang umum digunakan, yang tentunya akan mempermudah pengguna melihat informasi lebih detail dari suatu file foto, serta memudahkan pencarian dan pengelompokan. Tidak ketinggalan, untuk pengguna yang banyak mengambil foto dengan smartphone, dengan aplikasi pelengkap DS Photo, fungsi backup foto ke NAS secara otomatis juga tersedia.

Moments: Juga untuk Foto, Tapi untuk Album Pribadi

Bila Photo Station disebut Synology merupakan galeri untuk kelas profesional, untuk kebutuhan yang lebih pribadi, mereka menyediakan package Moments. Moments bisa membuat album secara otomatis sesuai dengan beberapa kategori tertentu, seperti siapa saja yang ada di dalam foto dan objek foto dengan memanfaatkan fungsi image recognition, serta lokasi pengambilan foto. Tampilan foto di Moments ini didesain mengedepankan aspek timeline, dengan deretan foto yang ditampilkan akan lebih merepresentasikan kesan pribadi pengguna akan momen ketika foto-foto tersebut diambil.

Moments akan membuat album secara otomatis sesuai lokasi pengambilan foto, tema foto, serta orang yang ada di dalamnya.
Album yang dibagi berdasarkan tempat foto diambil.

Kemampuan sharing di Moments ini juga lebih terbatas, karena memang package ini lebih ditujukan untuk album foto pribadi. Namun, itu bukan berarti kemampuan sharing dihilangkan total. Kemampuan itu masih tersedia, walaupun lebih terbatas dan tujuannya lebih ke pengelolaan suatu album secara bersama.

Moments bisa mengenali dan mengelompokkan foto berdasarkan orang yang ada di dalam foto.
Subjek tertentu di foto pun bisa dijadikan bahan untuk membuat album, secara otomatis.

Fitur manajemen foto yang dihadirkan Moments juga memungkinkan pengguna melakukan Auto Color & Rotate untuk foto-foto yang ada. Foto-foto yang mirip juga bisa dikelompokkan, sehingga pengguna dengan mudah bisa menghapus foto-foto yang terduplikat untuk menghemat ruang penyimpanan. Moments ini juga mendukung Live Photo/moving photo dan foto 360┬░.

Ya, NAS Bukan Cuma untuk Menyimpan File Multimedia Saja

NAS, secara umum, memang merupakan sebuah media penyimpanan data. Namun, bukan hanya sekedar untuk menyimpan data saja, NAS kini juga dibekali banyak kemampuan tambahan, termasuk untuk mengolah dan mengelola file-file multimedia. Kemampuan yang satu ini tampaknya dipandang sebagai kemampuan penting yang menghadirkan nilai lebih bagi pengguna NAS oleh para produsen. Oleh karena itu, mereka pun berkreasi, menghadirkan fungsi-fungsi yang mempermudah pengguna menangani file-file video, audio, dan foto yang tersimpan di dalam NAS.

Di NAS yang kami gunakan kali ini, Synology DS420j, kemampuan untuk menangani file multimedia yang ditawarkan terbilang menarik, karena bahkan kemampuan untuk melakukan streaming konten multimedia lewat Internet juga dihadirkan. Menariknya lagi, kemampuan tersebut tidak hanya hadir di NAS kelas atas saja, tetapi juga NAS kelas entry-level, termasuk DS420j yang kami gunakan ini. Kemampuan menangani multimedia seharusnya akan terus dikembangkan lagi, dan semoga saja ke depan kita bisa melihat kemampuan yang lebih banyak lagi terkait multimedia di NAS. Menariknya, di NAS Synology, berbagai package yang tersedia di Package Center, termasuk untuk kemampuan multimedia ini, bisa didapatkan secara gratis. Jadi, tidak perlu bayar lagi, cukup beli NAS-nya dan kemampuan-kemampuan tambahan yang ditawarkan bisa didapatkan.

HDD untuk NAS: Kenapa Harus Khusus?

Masih terkait dengan NAS untuk multimedia, produsen storage umumnya menyediakan produk khusus mereka yang ditujukan untuk penggunaan di NAS. Umumnya, storage khusus untuk NAS tersebut didesain untuk mengakomodasi kebutuhan penggunaan di NAS, sehingga NAS akan lebih optimal bila menggunakan produk-produk tersebut. Kali ini, yang kami gunakan bersama Synology DS420j adalah Seagate Ironwolf 4 TB dengan logo MFI.

Lini Ironwolf merupakan storage untuk NAS dari Seagate. HDD Ironwolf memang dirancang untuk penggunaan non-stop, 24/7, sesuai yang umum terjadi di NAS. Selain itu, karakteristik performanya juga disesuaikan dengan kebutuhan di NAS, termasuk HDD harus bisa mengakomodasi penggunaan dalam mode RAID. Metode CMR (Conventional Magnetic Recording) digunakan di HDD Ironwolf karena menghadirkan performa yang lebih konsisten untuk penggunaan di NAS. Karakteristik seperti itu biasanya memang ditawarkan oleh produsen storage untuk produk khusus NAS mereka.

Khusus untuk HDD Seagate Ironwolf, terdapat RV Sensor, atau sensor getaran, yang membantu melindungi HDD dan data yang ada di dalamnya. Ketika mendeteksi adanya getaran yang tidak wajar, HDD bisa secara otomatis masuk ke mode “parkir”, sehingga kerusakan yang mungkin terjadi bisa dikurangi. Sensor ini tersedia di seluruh lini HDD Ironwolf dari Seagate.

Sementara logo MFI di HDD Seagate yang digunakan kali ini memastikan produk Seagate yang digunakan original dan dilindungi garansi resmi. Seagate dan MFI menjamin seluruh HDD Seagate dengan logo MFI ini merupakan barang baru dan dilengkapi jaminan tukar baru bila ada kerusakan. Service center resmi juga tersedia di Jakarta, Surabaya, dan Medan untuk produk Seagate dengan logo MFI ini.

Daftar Isi
Pages: 1 2 3
Tags:

Share This:

Comments

RANDOM ARTICLES