[PR] SAS dikategorikan sebagai leader dalam teknologi Basel III oleh Chartis Research

Reading time:
September 14, 2012

SAS Risk Management for Banking, in-memory analytics berada di peringkat tinggi

JAKARTA (13 September 2012) – SAS dikategorikan sebagai leader dalam laporan penelitian mengenai “Basel 3 Technology Solutions 2012” yang baru saja dipublikasikan oleh Chartis Research. SAS, pemimpin software dan layanan business analytics, berada dalam kuadran leaders untuk “kelengkapan penawaran” dan “potensi pangsa pasar.”

Hasil penelitian ini membahas teknologi yang diperlukan dalam proses adopsi dan compliance Basel III, meliputi model data, analytics yang fleksibel dan real-time, mesin kalkulasi permodalan, dan teknologi yang secara spesifik mendukung integrasi risiko dan keuangan, risiko likuiditas dan risiko rekanan kredit.

“Kategori leaders adalah vendor penyedia teknologi risiko yang memiliki fungsi, teknologi dan isi yang mendalam dan luas, digabungkan dengan karakteristik organisasi untuk menangkap pangsa pasar secara signifikan,” kata Peyman Mestchian, Managing Partner Chartis Research. “Keberhasilan SAS yang saat ini dimiliki sebagai penyedia solusi Basel II global sejalan dengan investasi yang saat ini sedang dilakukan dalam high-performance computing dan analytics risiko sehingga mampu memposisikan SAS sebagai leader dalam pangsa pasar Basel III.”

ALM Liquidity by Month small

Chartis mereview teknologi dan solusi risiko SAS termasuk SAS High-Performance Risk dan SAS Risk Management for Banking, solusi bagi perusahaan dalam menjawab risiko kredit, risiko pasar, asset liability management dan risiko perusahaan secara keseluruhan. SAS Risk Management for Banking dibangun pada struktur data terintegrasi untuk semua aplikasi. Chartis mencatat kekuatan dan pembeda SAS sebagai “data management serta memiliki model data perbankan yang detil” untuk melihat risiko secara lengkap.

Dalam model data yang spesifik untuk perbankan, SAS Detail Data Store, memberikan informasi untuk gudang data risiko. Dengan mengeliminasi atau mengurangi inkonsistensi data melalui manajemen data secara komprehensif, SAS meningkatkan kontrol dan kepemilikan data manajemen risiko.

Chartis menyampaikan jika penyedia dengan platform tunggal menawarkan efisiensi yang lebih tinggi, pernyataannya adalah, “mengurangi pengeluaran TI merupakan hal yang umum di seluruh industri keuangan  dan oleh karena itu memperbaiki manajemen risiko sambil mengurangi biaya seolah seperti cawan suci bagi banyak institusi keuangan. “Faktor lainnya adalah “kebutuhan untuk menciptakan risiko terpusat yang berkualitas atau tempat penyimpanan data keuangan, dengan definisi umum atau struktur umum serta hal-hal lain yang terkait dengan auditability.”

Chartis menekankan pada manfaat “analytics in-memory untuk mendukung pendekatan manajemen risiko secara real-time dan sesuai permintaan (on-demand)” dalam solusi SAS untuk penggunaan yang memerlukan uji tekanan on-demand, pengumpulan wilayah likuiditas dan risiko kredit counterparty secara real-time. Berkaitan dengan Credit Value Adjustment (CVA), laporan dihasilkan dari analytics in-memory untuk digunakan oleh pusat data CVA secara real-time bagi update CVA secara bertahap, mengingat “infrastruktur CVA SAS juga cukup terbuka untuk merespon persyaratan yang berubah-ubah dan dapat membuat pengguna berpindah dari standardized approach menjadi advanced approach.”

“Organisasi jasa keuangan dapat mengatur peraturan risiko dalam mode terintegrasi secara lebih baik, jika mereka memahami bagaimana risiko saling terkait dan bagaimana keterkaitan tersebut mempengaruhi bisnis,” kata David Rogers, Global Product Marketing Manager for Risk SAS. “Dengan SAS, perusahaan dapat menyempurnakan strategi manajemen risiko untuk membantu menjawab peraturan compliance dan mengarahkan pada keputusan bisnis yang lebih baik.”

Pada Juni 2012, SAS Risk Management for Banking dianugerahi penghargaan Risk Management Technology pada the Innovation in Banking Technology Awards 2012 yang diselenggarakan oleh The Banker. 

Untuk mengetahui SAS Risk Management for Banking lebih lanjut, silahkan mengunjungi solution page atau http://www.sas.com/industry/banking/risk-management.html.

Share
Load Comments

Gadget

October 19, 2025 - 0

Review Infinix GT 30: Smartphone Gaming Padahal Aslinya All-Rounder!

Ini adalah Infinix GT 30! Ya, hape ini adalah versi…
July 10, 2025 - 0

Fossil Hadirkan Dua Jam Tangan Kolaborasi Marvel Fantastic Four

Fossil mengumumkan hadrinya dua jam tangan eksklusif hasil kolaborasi Marvel…
June 18, 2025 - 0

Review “Singkat” Samsung Galaxy S25 Edge: Smartphone Pemicu Pro-Kontra! Sebaik/Seburuk Itu?

Ini hape yang memicu Pro-kontra.  Banyak orang, bahkan kami pun…
June 17, 2025 - 0

Review Amazfit Active 2 Square: Smartwatch “Kotak” yang Klasik, Canggih, dan Baterai Awet!

Kalian sedang cari smartwatch bentuk kotak yang canggih, baterai irit,…

Laptop

May 27, 2026 - 0

Review Polytron Luxia with AMD Ryzen 5: Rp 7 Jutaan, Kencang, Upgradeable, 5X USB, ADP+

Ini dia Laptop pertama Polytron dengan prosesor AMD Ryzen. Harganya?…
May 25, 2026 - 0

Review Acer TravelMate X4 14 AI: Laptop Bisnis AI Cepat, Ringan & Produktif

Kata siapa bisnis UMKM ga butuh Laptop canggih?! Apalagi sekarang…
May 21, 2026 - 0

Review ASUS Zenbook DUO 2026 (UX8407AA): Desain Baru, Makin Kokoh, Makin Kenceng!

Kerja serius pakai laptop thin and light biasa? Kurang mantap…

Gaming

June 9, 2026 - 0

Final Fantasy VII Revelation Dipastikan Hanya Punya 1 Ending

Final Fantasy VII Revelation dipastikan akan menghadirkan satu ending, meskipun…
June 9, 2026 - 0

Final Fantasy VII Revelation Mengganti VA Inggris Untuk Sephiroth

Square Enix akhirnya mengkonfirmasi akan adanya pergantian pengisi suara bahasa…
June 8, 2026 - 0

Xbox Jelaskan Strategi Game Eksklusif Terbaru Yang Mereka Adopsi

Xbox akhirnya menjelaskan arah strategi eksklusivitas mereka ke depannya, sebutkan…
June 8, 2026 - 0

Nintendo Direct Untuk Game First Party Resmi Diumumkan Tanggalnya

Setelah hampir sembilan bulan tanpa Nintendo Direct untuk game first…